Atlet Triatlon Korea Selatan Meninggal, Diduga Tak Kuat Dilecehkan

Rendy Adrikni Sadikin | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 06 Juli 2020 | 08:32 WIB
Atlet Triatlon Korea Selatan Meninggal, Diduga Tak Kuat Dilecehkan
ilustrasi kekerasan terhadap perempuan [shutterstock]

Suara.com - Seorang atlet triatlon asal Korea Selatan ditemukan tak bernyawa pekan lalu di asramanya di Busan. Menyadur SCMP pada Senin (06/07/2020), Choi Sook Hyun, atlet 22 tahun ini bunuh diri karena tak kuat dengan tekanan.

Sebelum bunuh diri, ia sempat mengeluh tentang kekerasan dan pelecehan yang dilakukan oleh pelatih dan seorang dokter, selama bertahun-tahun.

Ia diduga putus asa dan marah karena penyelidikan berjalan lambat. Ditambah, rekannya menolak memberikan kesaksian karena khawatir dengan balas dendam.

Rekaman audio yang dirilis oleh YTN TV dari orangtua Choi menguatkan tuduhan itu. Kala itu, tim berada di kota Gyeongju dan ia mengalami pelecehan dari pelatih, dokter dan atlet senior lainnya.

"Kamu! Kemari. Jepit rahangmu bersama-sama," sebuah suara pria terdengar di rekaman, diikuti oleh suara tamparan yang berulang-ulang. "ku akan memberimu pelajaran jika kamu merajuk besok. OK?"

Ilustrasi kekerasan. (Shutterstock)

Dalam buku hariannya, Choi menulis sering menangis dengan tekanan seperti ini. Ia juga mengatakan lebh baik mati setelah berulang kali dipukul seperti anjing.

Dengan beratnya beban yang dirasakan, kematian Choi Sook Hyun menimbulkan kemarahan di masyarakat.

Federasi Triatlon Korea Selatan berjanji mengambil tindakan terhadap para pelaku pelecehan itu dan menyatakan belasungkawa mendalam untuk keluarga dan teman-teman Choi, yang dipilih untuk tim triatlon nasional tahun 2015 saat masih remaja.

Bendera Korea Selatan. (Shutterstock)
Bendera Korea Selatan. (Shutterstock)

Komite Olahraga dan Olimpiade Korea Selatan mengatakan sangat menyesal ats kepergian atlet berprestasi ini, terlebih pihak berwenang sudah mendengarkan keluhan Choi dan penyelidikan sedang berlangsung kala Choi meninggal.

"Komite merasa sangat menyesal, kejadian seperti itu terjadi lagi bahkan ketika kami telah melakukan upaya untuk mencegah kekerasan dan kekerasan seksual untuk melindungi hak asasi manusia para atlet."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Detik-detik Driver Ojol Ditendang, Diduga Gegara Tak Terima Diklakson

Detik-detik Driver Ojol Ditendang, Diduga Gegara Tak Terima Diklakson

News | Minggu, 05 Juli 2020 | 11:52 WIB

Puluhan Korban Predator Anak di Sukabumi Gampang Marah dan Mengurung Diri

Puluhan Korban Predator Anak di Sukabumi Gampang Marah dan Mengurung Diri

Jabar | Minggu, 05 Juli 2020 | 04:00 WIB

Rifka Annisa Bikin Film, Angkat Kisah Nyata Penyintas Kekerasan Seksual

Rifka Annisa Bikin Film, Angkat Kisah Nyata Penyintas Kekerasan Seksual

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2020 | 13:20 WIB

Terkini

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

Tahan Kenaikan Ongkos Haji, Pemerintah Rogoh Kocek Negara Rp1,77 Triliun

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:48 WIB

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

Bukan Cuma AI, Petugas Dishub Jaksel Diduga Curangi Laporan JAKI Pakai Modus 'Timestamp'

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:44 WIB

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

Kuasa Hukum Ungkap Kunjungan Gibran Saat Jenguk Andrie Yunus: Mendadak dan Tak Ada Komunikasi

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:01 WIB

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

Oposisi Israel Ngamuk! Sebut Netanyahu Gagal Total Usai Sepakati Gencatan Senjata dengan Iran

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:57 WIB

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

Tak Dibantu NATO saat Perang Iran, Trump Kembali Ingin Caplok Greenland

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:46 WIB

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

Cerita Prabowo Keliling Banyak Negara untuk Amankan Suplai Minyak Indonesia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:42 WIB

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

Prabowo: Kalau Terjadi Perang Dunia III, Indonesia Termasuk Negara Aman

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:36 WIB

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

Efisiensi Haji, Prabowo Perintahkan Bentuk Perusahaan Patungan Garuda IndonesiaSaudia Arabia

News | Rabu, 08 April 2026 | 19:33 WIB