74,4 Persen Warga di Zona Merah Akui Perekonomiannya Memburuk karena Corona

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 07 Juli 2020 | 18:43 WIB
74,4 Persen Warga di Zona Merah Akui Perekonomiannya Memburuk karena Corona
Peneliti LSI Adrian Sopa. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Lembaga Survei Indonesia (LSI) menemukan 74,8 persen responden yang tinggal di kawasan zona merah mengatakan bahwa kondisi perekonomian hidupnya memburuk saat pandemi Covid-19. Bahkan semakin rendah tingkat ekonomi, maka buruknya kondisi perekonomian rumah tangga akan semakin terasa.

Peneliti LSI Adrian Sopa mengatakan, presentase tersebut menunjukkan responden yang merasakan kondisi ekonomi rumah tangganya jauh lebih buruk ketika dilanda pandemi Covid-19. Sementara itu 22,4 persen responden merasa kondisi ekonominya tidak berbeda dengan sebelum adanya pandemi.

2,2 persen responden lainnya malah merasa kondisi perekonomiannya jauh lebih baik dan 0,6 persen responden memilih tidak tahu.

"Sebesar 74,8 persen publik menyatakan bahwa kondisi ekonomi mereka saat ini, saat pandemi Covid-19, lebih buruk dan bahkan jauh lebih buruk dibandingkan masa sebelum Covid-19," kata Adrian saat mempaparkan melalui aplikasi Zoom, Selasa (7/7/2020).

Selain itu, LSI juga menemukan bahwa semakin rendahnya tingkat ekonomi, dampak buruk akibat pandemi Covid-19 pun semakin terasa kencang. Sebanyak 81,3 persen responden yang berpendapatan di bawah Rp 1,5 juta merasakan pandemi Covid-19 membuat kondisi ekonominya jauh lebih buruk.

Ada 77,8 persen responden dari yang berpenghasilan Rp 1,5 juta-Rp 3 juta juga merasa perekonomiannya kian memburuk. Lalu dalam kelompok pendapatan Rp 3 juta-Rp 4,5 juta setidaknya ada 77,5 persen yang merasakan hal yang sama. Begitu juga bagi yang memiliki pendapatan di atas Rp 4,5 juta di mana ada 62,5 persen responden yang merasa kondisi ekonominya turut memburuk.

Survei di atas dilakukan mulai 8 hingga 15 Juni 2020 dengan melibatkan 8.000 responden. Metode survei yang dilakukan ialah multistage random sampling di delapan provinsi besar dan margin of error pada survei tersebut ialah kurang lebih 2,05 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LSI: 84,2 Persen Warga di Zona Merah Khawatir Tak Bisa Beli Bahan Pokok

LSI: 84,2 Persen Warga di Zona Merah Khawatir Tak Bisa Beli Bahan Pokok

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:04 WIB

Survei LSI Denny JA Himpun 5 Alasan Warga Tak Cemas Lagi Terpapar Covid-19

Survei LSI Denny JA Himpun 5 Alasan Warga Tak Cemas Lagi Terpapar Covid-19

News | Jum'at, 12 Juni 2020 | 18:06 WIB

LSI Denny JA Klaim Wabah Corona Landai, Juni Bisa Kerja di Luar Rumah

LSI Denny JA Klaim Wabah Corona Landai, Juni Bisa Kerja di Luar Rumah

News | Sabtu, 16 Mei 2020 | 18:01 WIB

Terkini

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

Gus Kikin Umumkan Susunan Pengurus PBNU: Gus Ipul Waketum, Gudfan Arif Jadi Sekjen

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:50 WIB

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

Sidang Ijazah Gibran di MK, Mantan Komisioner KPU: Verifikasi Dokumen Itu Harus Datang Langsung!

News | Rabu, 30 September 2026 | 21:28 WIB

×