Ada Wacana Belajar dari Rumah Permanen, Tagar #MendikbudSalahUrus Menggema

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 08 Juli 2020 | 15:08 WIB
Ada Wacana Belajar dari Rumah Permanen, Tagar #MendikbudSalahUrus Menggema
Nadiem Makarim (Instagram/Kemdikbud.RI)

Suara.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengeluarkan wacana akan menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau belajar dari rumah secara permanen. Wacana tersebut langsung mendapatkan penolakan keras dari publik hingga muncul tagar #MendikbudSalahUrus menggema di linimasa Twitter.

Dari pantauan Suara.com, Rabu (8/7/2020), tagar tersebut mulai muncul sejak Selasa (7/7/2020) malam. Hingga Rabu siang, ribuan cuitan menggunakan tagar Mendikbud Salah Urus masih menghiasi daftar trending topic Twitter.

Wacana belajar dari rumah permanen muncul dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI pada Kamis (2/7/2020). Dalam rapat tersebut, Nadiem mengatakan Kemendikbud sedang mempersiapkan rumusan kurikulum, modul pembelajaran hingga asesmen PJJ.

"PJJ nantinya akan menjadi permanen, tidak hanya pada saat pandemi Covid-19 saja," kata Nadiem.

Wacana tersebut langsung disambut kritik keras dari publik. Banyak warganet yang menyayangkan sikap Mendikbud hendak menjadikan PJJ secara permanen.

Tak sedikit publik yang menilai PJJ merugikan mereka. Sebab, pelajar tidak bisa bersosialisasi secara langsung terlebih PJJ juga menguras kuota internet dan menyebabkan para pelajar kecanduan gadget.

"Aku sebagai salah satu pelajar mengeluh dengan adanya pembelajaran jarak jauh ini. Karena, uang yang dikeluarkan untuk membeli paket internet sudah sangat banyak, jika ini berkelanjutan atau dipermanenkan, apakah Mendikbud mau membiayai paket internet kita?" kata @pmsiti.

"Amerika saja yang taraf pendidikannya jauh di atas kita nuntut buat dipercepat dibukanya sekolah, lah menteri kita malah bikin wacana daring jadi permanen," ucap @maulanakamaldu.

"Ya sudah mas, tutup semua sekolah kita beralih ke Quiper, Zenius, Ruang Guru dan lain-lain kan lebih hemat cuma bayar kuota nggak perlu bayar SPP lagi. Ketahuan cerdasnya," kata @vinggadani.

baca juga

"Ke mall boleh, ke sekolah nggak boleh. Jadi niat mencerdaskan anak bangsa gimana nasibnya?" ujar @mas_dika_oi.

Sementara itu, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Kemendikbud Iwan Syahril memberikan klarifikasi ihwal wacana belajar dari rumah akan permanen. Ia menegaskan PJJ hanya akan dilakukan di satuan pendidikan yang berada di zona kuning, oranye dan merah serta tidak akan permanen.

Adapun makna permanen yang dimaksud oleh Mendikbud Nadiem adalah tersedianya platform PJJ, termasuk yang bersifat daring dan luring seperti Rumah Belajar.

Nantinya, model pembelajaran akan dirancang berbasis model kombinasi atau hybrid. Model hybrid adalah pembelajaran yang menggabungkan model daring dan tatap muka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gedung Diisolasi karena 15 Pegawai Positif Corona, Kemendikbud Langsung WFH

Gedung Diisolasi karena 15 Pegawai Positif Corona, Kemendikbud Langsung WFH

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 11:52 WIB

Kak Seto: Orangtua Berhak Tolak Sekolah yang Terapkan Sistem Offline

Kak Seto: Orangtua Berhak Tolak Sekolah yang Terapkan Sistem Offline

Health | Rabu, 08 Juli 2020 | 08:30 WIB

Sekolah di Zona Hijau Covid-19 Boleh Kembali Buka, Kak Seto Bilang Begini

Sekolah di Zona Hijau Covid-19 Boleh Kembali Buka, Kak Seto Bilang Begini

Health | Selasa, 07 Juli 2020 | 13:39 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×