Penambahan Kasus Positif Covid Capai 2.657, DPR: Ada Penularan Lewat Udara?

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:38 WIB
Penambahan Kasus Positif Covid Capai 2.657, DPR: Ada Penularan Lewat Udara?
Virus Corona Covid-19 masih menjadi momok di China, dengan jumlah korban terus mengalami peningkatan. (Shutterstock)

Suara.com - Anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati memandang ada indikasi penyebaran virus corona covid-19 menular lewat udara sebagaimana pernyataan terbaru Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Mengingat, penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia per Kamis (9/7/2020) kemarin mencapai 2.657 kasus baru.

Karena itu, lanjut Mufida, baik pemerintah atau masyrakat perlu meningkatkan kewaspadaan lantaran risiko penularan Covid-19 yang kini disebut bisa melalui udara.

"Semakin meluasnya temuan kasus Covid-19 dalam sehari dan secara akumulasi mengarah pada dugaan kuat WHO jika Covid-19 bisa menular melalui udara adalah pertanda kita harus meningkatkan kewaspadaan lebih tinggi," ujar kepada wartawan, Jumat (10/7/2020).

Menurutnya, kebijakan transisi menuju new normal saja tidak cukup kalau tidak diiringi dengan protokol kesehatan yang disesuaikan dengan tingkat ancaman penularan Covid-19.

"Perlu protokol pencegahan baru karena WHO menyebut Covid-19 sudah bisa menular lewat udara. Protokol yang lama tentu harus berubah. Pemerintah perlu mengencangkan kembali aturan sebab kebijakan pemerintah untuk pencegahan penularan ini semakin tidak jelas setelah kampanye new normal dengan hasil lonjakan kasus rata-rata naik lebih dari 1.000 per hari," kata Mufida.

Selain itu ia meminta pada pemerintah untuk mempertimbangkan kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) guna menakan angka penularan Covid-19. Sebab. Ia menilai sejauh ini kebijakan transisi menuju new normal, masyarakat belum sepenuhnya bisa beradaptasi.

"Karena banyak komponen masyarakat belum bisa menjalankan norma adaptasi kebiasaan baru dengan baik. Pemerintah juga belum secara tegas mengawal penerapan norma-norma baru di masa pandemi ini," ujar Mufida.

Diketahui, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklaim memiliki bukti baru bahwa virus corona atau Covid-19 menyebar lebih luas di udara daripada yang disarankan sebelumnya.

Sehari setelah sekelompok ilmuwan mengatakan badan global itu kurang memperhitungkan risiko penularan melalui udara di antara orang-orang, seorang pejabat senior WHO mengatakan ada "bukti yang muncul" dari penularan virus korona melalui udara, tetapi tidak pasti.

baca juga

"Kemungkinan penularan melalui udara dalam pengaturan publik - terutama dalam kondisi yang sangat spesifik, ramai, tertutup, berventilasi buruk pengaturan yang telah dijelaskan, tidak dapat dikesampingkan," kata, Benedetta Allegranzi, pimpinan teknis WHO untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, seperti dilansir dari The Guardian.

"Namun, bukti perlu dikumpulkan dan ditafsirkan, dan kami terus mendukung ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang ke Bioskop, Pengelola Bingung

Anak di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang ke Bioskop, Pengelola Bingung

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:30 WIB

DPR Desak Pemerintah Lakukan 4 Hal Soal Tapera

DPR Desak Pemerintah Lakukan 4 Hal Soal Tapera

DPR | Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:23 WIB

Kecewa Kasus COVID-19 Melonjak, HNW: Jangan Hanya Marah, Pak Jokowi

Kecewa Kasus COVID-19 Melonjak, HNW: Jangan Hanya Marah, Pak Jokowi

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 10:26 WIB

Transformasi saat Pandemi, Dirut BRI Dinobatkan sebagai CEO Paling Visioner

Transformasi saat Pandemi, Dirut BRI Dinobatkan sebagai CEO Paling Visioner

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2020 | 09:49 WIB

Terkini

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Single Life Bukan Kegagalan: Saat Perempuan Tak Lagi Takut Hidup Melajang

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:45 WIB

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Emil Audero Debut 7 Penyelamatan Saat Rayo Vallecano Dipermalukan Kylian Mbappe

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 08:40 WIB

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

7 Cara Memilih Kompor Portable untuk Camping dan Traveling yang Aman Sekaligus Praktis

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:25 WIB

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 08:15 WIB

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Apakah Puff Cushion yang Lembap Bisa Memicu Timbulnya Jerawat Baru?

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 08:13 WIB

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

Iran Berjuang Menjadi Anggota NDB BRICS Demi Lepas dari Sanksi Amerika Serikat

News | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Harga HP Tecno RAM 8 GB Terbaru, Mulai Rp1 Jutaan Spek Menawan

Tekno | Minggu, 13 September 2026 | 08:05 WIB

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Ponsel Lipat Harga Mulai Rp30 Juta! Apa Saja Kehebatan iPhone Duo?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palangka Raya

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 08:00 WIB

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Hiu Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Pengeragoan, Mati dan Dikubur

Bali | Minggu, 13 September 2026 | 07:58 WIB

×