Neno Warisman soal Doa yang Dinilai Ancam Tuhan, Refly: Kok Terkait Anies?

Rendy Adrikni Sadikin

Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:59 WIB
Neno Warisman soal Doa yang Dinilai Ancam Tuhan, Refly: Kok Terkait Anies?
Neno Warisman. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Neno Warisman sempat membuat heboh ketika melantunkan puisi dan doa yang dinilai mengancam Allah dalam acara Munajat 212 di Monas, Jakarta Pusat, Kamis 21 Februari 2019. Ketika itu, publik tengah larut dalam euforia Pemilihan Presiden 2019.

Dalam doanya di atas panggung, Neno Warisman yang saat itu menjadi anggota tim sukses calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno gentar jika pasangan calonnya kalah dalam Pilpres 2019, kekacauan bakal melanda umat Islam.

“Dan jangan, jangan kau tinggalkan kami dan menangkan kami, karena jika engkau tidak menangkan, kami khawatir ya Allah, kami khawatir ya Allah tak ada lagi yang menyembahmu,” demikian penggalan doa dan puisi Neno Warisman yang dinilai menganalogikan Pilpres bak Perang Badar.

Doa itu sempat viral. Tagar #NenoMengancamAllah pun bergema di jejaring sosial Twitter. Sejumlah pihak, termasuk Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU), turut berpendapat terkait doa tersebut.

Kepada Pakar Hukum dan Tata Negara Refly Harun, mantan penyanyi yang beken di era 80-an tersebut bercerita di balik doa tersebut. Mulanya, Refly yang mengungkit doa tersebut saat berbicara via aplikasi pertemuan Zoom dengan Neno Warisman.

"Ketika bunda (Neno) membacakan puisi 'Tuhan menangkanlah salah satu pasangan calon. Jika tidak, nanti tidak akan ada lagi yang menyembah-Mu', itu ekspresi yang luar biasa dan kontroversial sekali," ujar Refly Harun seperti dikutip Suara.com dari video di kanal Youtube Refly Harun, Sabtu (11/7/2020).

Neno Warisman mengaku suka berpuisi. Namun, dia malah menjelaskan puisi tersebut untuk menasihati Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang saat itu berpasangan dengan mantan Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno.

"Jadi waktu zaman Anies sama Sandi, aku sedang ada di Palu. Lalu panitia minta aku pulang. Dengan susah payah, aku pulang karena itu adalah momen para ulama menasihati Anies dan Sandi. Lalu aku diminta untuk menasihati," tutur Neno.

Bahkan, Neno Warisman menjelaskan, berdasarkan informasi dari orang terdekat, saat itu Sandiaga Uno menangis. Sementara, kata Neno, istri Anies Baswedan, Fery Farhati, sampai mengaku takut mendengarkan.

baca juga

"Karena (saat itu), saya bilang seorang pemimpin tidur berbantalkan api neraka, jika ada rakyatnya yang miskin. Wah Fery (istri Anies--red) sampai kaget gitu, tapi ya kan memang kekuasaan itu membuat orang terlena," tutur Neno Warisman.

Menurut Neno Warisman, dia menambahkan beberapa bait dari puisi tersebut. Ketika mengoreksi puisi tersebut, Neno Warisman beralasan teringat dengan kisah Perang Badar di zaman Nabi Muhammad SAW yang membuatnya tergetar.

"Ketika saya mengoreksi puisi saya, saya teringat doa yang sering saya baca. Kisah itu membuat saya amazing. Saya kalau membaca literatur perang badar itu selalu tergetar. Pada saat itu, saya tambahkan," kata Neno.

Neno Warisman mengatakan itu merupakan doa yang biasa dia lantunkan. Dia pun melantunkan doa yang dinilai 'mengancam Allah' itu ketika menyaksikan perjudian di Malaysia.

"Seperti waktu saya ke Malaysia, saya melihat adanya perjudian. saya berdoa sama seperti itu: Ya Allah ya Rabb, hamba khawatir sekali. Kalau Engkau tidak menolong umat di sini untuk mereka beribadah dan bertobat, aku khawatir di sini tidak ada lagi yang menyembah Engkau ya Rabb," kata Neno Warisman.

Dia berdalih doa itu dilantunkan karena melihat kezaliman yang beranak pinak. "Jadi tidak ada yang istimewa menurut aku. Itu biasa menurut aku, orang-orang aja yang nggak biasa mendengarnya," kata Neno Warisman.

Ketika Neno selesai menjelaskan, Refly Harun mempertanyakan tujuan doa itu dibacakan. Refly Harun heran, doa itu dibacakan pada saat Pilpres 2019, namun ada kaitannya dengan Anies Baswedan yang notabene bukan salah satu pasangan calon.

"Tapi itu (doanya) kan menjelang Pilpres.Itu pas Munajat 212. Kok ada kaitannya sama Anies, padahal ditujukan ke..." ujar Refly Harun yang dipotong Neno sebelum selesai berbicara.

Neno Warisman mengatakan, "Itu konteksnya sosial banget. Kalau nggak ada kepemimpinan yang lebih baik. Saya selalu bilang pak Jokowi memang sudah memimpin baik. Tapi kita kan boleh meminta yang lebih baik. Jadi kalau nggak ada yang lebih baik, saya khawatir."

Sebelumnya, Neno Warisman juga sempat mengklarifikasi soal doa tersebut dalam acara Tadabbur Spesial Ramadhan yang bertajuk Ayat Suci Untuk Konstitusi, Senin 6 Mei 2019 silam.

Karenanya, Neno menyangka dirinya yang hanya berdoa justru dipermasalahkan oleh banyak pihak. Sebab, dalam doa tersebut, Neno mengakui meminta agar Indonesia diberikan pemimpin yang sayang kepada rakyatnya.

"Bagaimana negeri ini, orang berdoa kok jadi masalah? Ini doa saya setiap hari. Ya tak setiap hari, tapi yang sering saya minta kepada Allah SWT, ya Allah berikan pemimpin yang sayang kepada kami," ujar Neno di AQL Islamic Center, Tebet, Jakarta Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sering Turun ke Jalan, Neno Warisman Ngaku Bukan Pendemo Asli

Sering Turun ke Jalan, Neno Warisman Ngaku Bukan Pendemo Asli

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 11:46 WIB

Blak-blakan Neno Warisman: Kenapa Sih Aku Dibilang Radikal?

Blak-blakan Neno Warisman: Kenapa Sih Aku Dibilang Radikal?

News | Sabtu, 11 Juli 2020 | 10:10 WIB

Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah

Istilah Reklamasi Diganti Perluasan Daratan, PDIP: Anies Bersilat Lidah

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 22:50 WIB

Relawan Laporkan Menteri Jokowi ke ORI: Kami Bela Rakyat Bukan Pemerintah!

Relawan Laporkan Menteri Jokowi ke ORI: Kami Bela Rakyat Bukan Pemerintah!

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 18:54 WIB

Erick Thohir dan Sri Mulyani Dilaporkan Relawan Jokowi ke Ombudsman

Erick Thohir dan Sri Mulyani Dilaporkan Relawan Jokowi ke Ombudsman

Video | Jum'at, 10 Juli 2020 | 17:34 WIB

Sebut Menkes Aman dari Reshuffle, Zulhas: Terawan Kesayangan Jokowi

Sebut Menkes Aman dari Reshuffle, Zulhas: Terawan Kesayangan Jokowi

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:59 WIB

Secapa TNI AD Jadi Klaster Baru Corona, Prabowo Minta TNI Gelar Tes Swab

Secapa TNI AD Jadi Klaster Baru Corona, Prabowo Minta TNI Gelar Tes Swab

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:47 WIB

Adukan Erick Thohir dan Sri ke ORI, Relawan Jokowi: Kontra Revolusi Mental!

Adukan Erick Thohir dan Sri ke ORI, Relawan Jokowi: Kontra Revolusi Mental!

News | Jum'at, 10 Juli 2020 | 16:28 WIB

Terkini

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Modus Licik Dua Eks Petugas BUMN di Pacitan: 286 KTP Warga Dibajak demi Kredit Fiktif Rp681 Juta

Jatim | Jum'at, 25 September 2026 | 07:30 WIB

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

IHSG Dibayangi Aksi Asing Kabur Bawa Rp1,42 Triliun: Analis Beri Rekomendasi Saham Ini

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 07:28 WIB

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Perbedaan Chemical, Physical, dan Hybrid Sunscreen: Mana yang Paling Cocok untuk Jerawat?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 07:25 WIB

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

Indonesia Desak PBB Hentikan Impunitas Penyerang Pekerja Kemanusiaan di Zona Konflik

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:24 WIB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

×