Pegawai Kena Corona, Kantor BPJS Kesehatan Medan Tutup Selama 12 Hari

Agung Sandy Lesmana
Pegawai Kena Corona, Kantor BPJS Kesehatan Medan Tutup Selama 12 Hari
Pemberitahuan layanan BPJS Cabang Medan yang dihentikan sementara karena pegawai terkena Corona. (Kabarmedan.com).

Iya, benar (Kantor BPJS Medan) ditutup sementara."

Suara.com - Kantor BPJS Kesehatan Cabang Medan menghentikan sementara layanan adminitrasi tatap muka langsung.

Penghentian sementara layanan dilakukan karena adanya pegawai BPJS Kesehatan yang dinyatakan positif COVID-19 dari hasil PCR Swab Test.

Staf Humas dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Medan Redho Nofanda Abdururoma membebarkan hal itu, Senin (13/7/2020).

“Iya, benar (Kantor BPJS Medan) ditutup sementara,” katanya seperti dilaporkan Kabarmedan.com--jaringan Suara.com, Senin (13/7/2020).

Penghentian sementara layanan administrasi tatap muka langsung kepada peserta JKN-KIS dan masyarakat Kota Medan mulai 13 Juli hingga 24 Juli 2020.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Medan, Sari Quratul Ainy mengatakan, selama penghentian kegiatan layanan administrasi tatap muka langsung pihaknya memastikan pelayanan kepada peserta tetap dapat dilakukan melalui kanal-kanal yang sudah disiapkan.

“Prioritas kami adalah tetap memberikan pelayanan administasi kepada peserta. Selain peserta dapat menghubungi care center BPJS Kesehatan di 1500 400, atau aplikasi Mobile JKN, BPJS Kesehatan Cabang Medan juga menyediakan nomor whatsapp yang dapat dihubungi oleh peserta untuk pelayanan informasi, pengaduan pesera serta layanan administrasi,” katanya.

Sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kota Medan serta melakukan penyemprotan disinfektan pada seluruh fasilitas kantor sejak Sabtu (11/7).

Selain itu, pihaknya telah melakukan contact tracking terhadap pegawai yang dinyatakan positif COVID-19, dan akan segera melakukan tes lanjutan kepada para pegawai lainnya.

“Mulai hari ini, BPJS Kesehatan Cabang Medan mengharuskan para pegawai untuk bekerja dari rumah masing-masing, khususnya kepada pegawai yang sedang hamil, menyusui dan berusia di atas 50 tahun. Untuk pegawai yang melakukan kontak langsung kepada pegawai yang dinyatakan positif akan dilakukan karantina mandiri, serta akan dilakukan tes lanjutan sesuai protokol yang telah ditentukan,” pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS