Oknum Polisi Diberhentikan Setelah Injak Leher Warga saat Penangkapan

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Selasa, 14 Juli 2020 | 14:18 WIB
Oknum Polisi Diberhentikan Setelah Injak Leher Warga saat Penangkapan
Seorang polisi di Brasil tertangkap kamera menginjak leher seseorang saat melakukan penindakkan.[Daily Mail]

Suara.com - Seorang polisi di Brasil diberhentikan setelah menginjak leher wanita berkulit hitam saat melakukan penindakkan.

Menyadur Daily Mail, Selasa (14/7/2020), dua orang petugas polisi di Brasil diberikan skors atas tindakannya saat penindakkan. Seorang polisi terekam kamera pengintai menginjak leher seorang wanitaberkulit hitam.

Gubernur São Paulo João Doria memerintahkan penyelidikan terhadap tindakan polisi tersebut setelah korban yang berusia 51 tahun mengaku menderita patah tulang leher.

Dalam sebuah video yang ditayangkan Daily Mail memperlihatkan dua orang polisi terlihat melakukan penindakkan, seorang polisi mengarahkan senjatanya ke seorang pria, kemudian rekannya mencoba mengamankan lainnya.

Kemudia dalam cuplikan video memperlihatkan seorang polisi tampak berdiri di atas leher seseorang dalam posisi tengkurap.

Insiden tersebut terjadi pada 30 Mei di Parelheiros, ibukota São Paulo, menurut kantor berita Brasil G1.

Wanita tersebut yang diketahui seorang janda dan ibu dari lima anak, mengatakan bahwa dia berusaha untuk mendamaikan suasana antara polisi dan temannya. Polisi bertindak karena ada laporan keramaian yang mengganggu.

Terjadilah pertengkaran antara dua petugas polisi dan lelaki itu sebelum dia ditahan.

Seorang polisi di Brasil tertangkap kamera menginjak leher seseorang saat melakukan penindakkan.[Daily Mail]
Seorang polisi di Brasil tertangkap kamera menginjak leher seseorang saat melakukan penindakkan.[Daily Mail]

"Lalu aku meminta polisi itu untuk tidak memukulnya lagi karena dia sudah pingsan, terbaring di lantai," kata wanita tersebut dikutip dari Dilay Mail.

"Semakin aku berjuang, semakin dia [polisi] menekan leherku dengan sepatu bot." ungkap sang wanita.

Dia dirawat di rumah sakit setempat karena cedera di bagian kaki dan mengalami beberapa luka yang membutuhkan 16 jahitan.

Selama konferensi pers hari Senin (13/7), Gubernur Doria mengatakan dia terkejut dengan tindakan polisi, ia mengatakan bahwa perilakunya menodai integritas petugas penegak hukum.

"Saya ingin memperjelas bahwa Negara Bagian São Paulo tidak mentolerir dan tidak akan mentolerir perilaku yang dipraktikkan oleh Polisi Militer, Polisi Sipil, Pemadam Kebakaran, atau polisi lain yang berada di bawah komando Negara." ujar Doria.

Pada 22 Juni, Doria memperkenalkan program pelatihan 20 hari yang bertujuan untuk mencegah penggunaan kekerasan yang berlebihan saat melakukan penindakkan. Mulai Agustus, setidaknya 2.000 polisi akan dipasangkamera.

Pengumuman tersebut dibuat setelah serangkaian insiden di mana polisi dilaporkan menggunakan kekerasan, termasuk di São Paulo Carapicuíba pada 21 Juni ketika seorang polisi mencekik pria berusia 19 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Ditangkap, Kriss Hatta Sempat Bermalam dengan Hana Hanifah

Sebelum Ditangkap, Kriss Hatta Sempat Bermalam dengan Hana Hanifah

Entertainment | Selasa, 14 Juli 2020 | 12:50 WIB

6 Polisi Percut Sei Tuan Terbukti Siksa Sarpan, Akhirnya Dicopot!

6 Polisi Percut Sei Tuan Terbukti Siksa Sarpan, Akhirnya Dicopot!

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 12:17 WIB

Kriss Hatta Segera Susul Hana Hanifah ke Medan

Kriss Hatta Segera Susul Hana Hanifah ke Medan

Entertainment | Selasa, 14 Juli 2020 | 09:21 WIB

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Said Abdullah Desak PBB Seret Israel ke Mahkamah Pidana Internasional

News | Sabtu, 04 April 2026 | 11:02 WIB

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

Perkuat Hak Saksi dan Korban, Komisi XIII DPR dan Pemerintah Mulai Bahas RUU PSDK dengan 491 DIM

News | Sabtu, 04 April 2026 | 10:40 WIB

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga

News | Sabtu, 04 April 2026 | 08:15 WIB

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:46 WIB

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:28 WIB

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot

News | Sabtu, 04 April 2026 | 07:11 WIB

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya

News | Jum'at, 03 April 2026 | 23:40 WIB

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:18 WIB

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun

News | Jum'at, 03 April 2026 | 22:05 WIB

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI

News | Jum'at, 03 April 2026 | 21:36 WIB