Demokrat Desak Terawan Transparan Buka Data Stok Ventilator di RS Covid-19

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 21 Juli 2020 | 14:45 WIB
Demokrat Desak Terawan Transparan Buka Data Stok Ventilator di RS Covid-19
Medical ventilator yang sangat dibutuhkan para pasien Covid-19. Pabrikan otomotif juga akan menggarap ketersediaannya. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Jansen Sitindaon mendesak agar Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di bawah naungan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto transparan membuka data ventilator di RS rujukan Covid-19 di Indonesia. Ketersediaan ventilator sangat penting dalam penanganan Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Jansen melalui akun Twitter miliknya @jansen_jsp. Sebagai partai yang telah menyetujui anggaran Covid-19, Jansen mewakili partainya mempertanyakan stok ventilator yang ada di Indonesia.

"Kami @PDemokrat bertanya: sudah berapa banyak tambahan ventilator yang dibeli pemerintah? Karena alat inilah salah satu kunci menekan kematian Covid-19," kata Jansen seperti dikutip Suara.com, Selasa (21/7/2020).

Tak hanya jumlah ventilator saja, Jansen juga mempertanyakan sebaran ventilator di setiap provinsi di Indonesia. Ketersediaan ventilator yang mencukupi di tiap RS sangat dibutuhkan dalam merawat pasien Covid-19.

Ventilator merupakan alat bantu pernapasan untuk membantu para pasien Covid-19 bertahan hidup hingga paru-paru mereka membaik. Di tengah peningkatan kasus positif corona yang signifikan, Jansen menyebut pemenuhan stok ventilator sangat mendesak.

"Mendesak alat ini diperbanyak! Karena bisa membuat banyak nyawa selamat dan menekan angka kematian," ungkapnya.

Jansen mendesak agar Kementerian Kesehatan segera mengumumkan jumlah stok ventilator di tiap RS di Indonesia. Ia berharap pertanyaan dari Partai Demorkat ini disampaikan di hadapan publik.

"Totalnya ada berapa dan sebarannya di tiap provonsi? Saya berharap pertanyaan ini dijwab Dr Terawan dan jajaran @kemenkesRI, pihak Gugus Tugas @BNPB_Indonesia juga bisa menjawabnya di sela-sela konpers yang dilakukan setiap hari," ungkapnya.

Jansen desak pemerintah terbuka data ventilator (Twitter/jansen_jsp)
Jansen desak pemerintah terbuka data ventilator (Twitter/jansen_jsp)

Untuk diketahui merujuk pada data dari Kemenkes dalam laman Covid-19.go.id, jumlah kasus positif corona di Indonesia telah mencapai 88.214 kasus. Angka tersebut telah melewati jumlah kasus positif di China sebesar 83.693, merujuk pada data Worldometer per Senin (20/7/2020).

baca juga

Sementara itu, angka kematian di Indonesia per Senin mencapai 4.239 kasus dengan angka kesembuhan mencapai 46.977.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Unpad Siap Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China, Mulai Kapan?

Unpad Siap Lakukan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dari China, Mulai Kapan?

Jabar | Selasa, 21 Juli 2020 | 13:42 WIB

Tak Hanya di Indonesia, Demam Sepeda Juga Melanda India Saat Pandemi

Tak Hanya di Indonesia, Demam Sepeda Juga Melanda India Saat Pandemi

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2020 | 13:12 WIB

Menteri Luar Negeri Nigeria Dinyatakan Positif Terpapar Virus Corona

Menteri Luar Negeri Nigeria Dinyatakan Positif Terpapar Virus Corona

News | Selasa, 21 Juli 2020 | 13:34 WIB

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×