Hagia Sophia dan Sejarah Konversi yang Bergejolak

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Jum'at, 24 Juli 2020 | 20:55 WIB
Hagia Sophia dan Sejarah Konversi yang Bergejolak
Sejumlah wisatawan mengunjungi Hagia Sophia di Istanbul, Turki (10/72020). Turki akan mengadakan ibadah shalat pertama di Hagia Sophia pada 24 Juli, menyusul pernyataan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Jumat (10/7) yang mengumumkan alih fungsi monumen tersebut dari museum menjadi masjid. ANTARA/Xinhua/Osman Orsal/aa.

Suara.com - Hagia Sophia telah menjadi saksi bisu pergolakan umat manusia dalam 1.500 tahun terakhir. Kristen ortodoks, Katolik, Muslim, hingga sekuler, memberi warna sejarah dari bangunan megah di Istanbul itu.

Setelah 85 tahun tertidur dalam 'selimut' berlabel museum, Hagia Sophia kembali bergejolak. Pasalnya, pengadilan Turki pada 10 Juli 2020, telah mengubah statusnya kembali sebagai masjid.

Dua pekan berselang, bangunan penuh sejarah itu resmi di buka sebagai tempat peribadatan umat Muslim. Presiden Recep Tayyip Erdogan menghadiri peresmiannya dengan ikut melaksanakan sholat Jumat.

Menyadur Sputniknews, Jumat (24/7/2020), keputusan Erdogan mengkonversi Hagia Sophia kembali sebagai Masjid menimbulkan banyak kecaman. Pemimpin gereja Kristen di seluruh dunia berang.

Respon ini tidak mengejutkan, mengingat sejarah Hagia Sophia yang kaya dan signifikansinya bagi sejumlah denominasi agama di seluruh dunia.

Periode Ortodoks

Hagia Sophia. [Shutterstock]
Hagia Sophia. [Shutterstock]

Hagia Sophia yang juga dikenal sebagai Gereja Kebijaksanaan Suci,  dibangun pada tahun 532 hingga 537 atas perintah Kaisar Bizantium Justinian I sebagai katedral Kristen Ortodoks.

Sepanjang periode Bizantium, Hagia Sophia mendapatkan modifikasi ornamen dan mosaik, bahkan hingga ke struktur bangunan.

Hal itu membuat Hagia Sophia ditasbihkan sebagai gereja terbesar di Kekaisaran Romawi Timur.

baca juga

Konversi ke Katolik

Hagia Sophia di Istanbul, Turki. (Murat Demirkan/Pixabay)
Hagia Sophia di Istanbul, Turki. (Murat Demirkan/Pixabay)

Bangunan megah itu sempat mengalami kerusakan akibat gempa bumi dan kebakaran dalam lima abad pertama keberadaannya.

Setelah mendapat rekonstruksi, Hagia Sophia kembali dihantam kehancuran setelah invasi yang dilakukan Tentara Salib. Berbagai logam mulia abad ke-13 dicuri pada momen itu.

Pada 1204, Hagia Sophia sempat diubah menjadi katedral Katolik Roma selama pendudukan Konstantinopel yang berlangsung hingga 1261, saat kota itu kembali direbut kekaisaran Bizantium.

Kekaisaran Bizantium harus merogoh kocek besar untuk merekonstruksi Hagia Sophia agar bisa kembali ke status semula, katedral Kristen Ortodoks.

Pada tahun 1452, persatuan gerejawi antara Gereja Ortodoks Timur dan Gereja Katolik barat didirikan di Hagia Sophia, sebelum kota itu direbut Kekaisaran Ottoman setahun berselang.

Berubah Status Menjadi Masjid

Masjid Hagia Sophia di Turki. (Anadolu Agency/Muhammed Enes Yildirim)
Masjid Hagia Sophia di Turki. (Anadolu Agency/Muhammed Enes Yildirim)

Hagia Sophia, yang dikenal oleh penutur bahasa Turki sebagai Ayasofya, diubah menjadi masjid atas perintah Sultan Mehmed pada tahun 1453.

Sultan Mehmed juga menugaskan renovasi bangunan setelah kerusakan dan penjarahan yang dilakukan oleh pasukan Ottoman selama pengepungan.

Sebuah menara dan mihrab juga dibangun dalam periode tersebut, untuk menjadikan bangunan itu sejalan dengan tradisi Islam.

Selama lima abad berselang, Hagia Sophia tetap menjadi tempat ibadah umat Islam sebelum pemimpin sekuler Turki, Mustafa Kemal Atatürk mengubah statusnya menjadi museum.

Museum Terbesar Dunia

Museum Hagia Sophia di Istanbul, Turki (Shutterstock).
Museum Hagia Sophia di Istanbul, Turki (Shutterstock).

Bangunan itu diubah menjadi museum oleh Kemal Atatürk pada 1935. Hagia Sophia menjadi rumah bagi peninggalan suci dan koleksi besar ikon Bizantium.

Dalam periode inilah, tepatnya pada 1985, bangunan megah kaya sejarah itu masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO.

Kembali Dikonversi Menjadi Masjid

Hagia Sophia. [Shutterstock]
Hagia Sophia. [Shutterstock]

Sejak konversi Hagia Sophia menjadi museum, sejumlah permohonan dibuat untuk membalikkan keputusan ini dan menjadikan situs itu lagi sebagai tempat ibadah agama - Kristen atau Muslim, tergantung pihak mana yang meminta.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoan telah berbicara tentang mengubah museum kembali menjadi masjid sejak 2018, sebuah langkah yang dipuji oleh banyak Muslim Turki.

Pada 10 Juli, Dewan Sate Turki akhirnya membatalkan keputusan untuk menjadikan Hagia Sophia sebagai museum. Bangunan itu pun kembali menjadi rumah ibadah umat muslim.

Pembalikan itu dikecam oleh Gereja Ortodoks Rusia, dan kepala Gereja Katolik Roma Paus Francis dan Uskup Agung Ieronymos dari Gereja Ortodoks Yunani Athena dan Seluruh Yunani, dengan surat yang menyebut tindakan itu sebagai “provokasi”.

Kecaman itu direspon Turki dengan menegaskan bahwa keputusan yang dibuat sehubungan dengan status Hagia Sophia harus dianggap sebagai urusan "internal" negara tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

LIVE STREAMING: Salat Jumat Pertama di Hagia Sophia

LIVE STREAMING: Salat Jumat Pertama di Hagia Sophia

Video | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:32 WIB

Suasa di Hagia Sophia Turki saat Salat Jumat Perdana

Suasa di Hagia Sophia Turki saat Salat Jumat Perdana

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:47 WIB

Sedang Berlangsung! Live Streaming Salat Jumat Bersejarah di Hagia Sophia

Sedang Berlangsung! Live Streaming Salat Jumat Bersejarah di Hagia Sophia

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:23 WIB

Agama Baru Gegerkan Warga: Tak Percaya Allah SWT dan Nabi Muhammad

Agama Baru Gegerkan Warga: Tak Percaya Allah SWT dan Nabi Muhammad

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 15:52 WIB

Usai Diubah Jadi Masjid, Umat Muslim Kini Bisa Ibadah di Hagia Sophia

Usai Diubah Jadi Masjid, Umat Muslim Kini Bisa Ibadah di Hagia Sophia

Lifestyle | Jum'at, 24 Juli 2020 | 13:50 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×