CEK FAKTA: Benarkah Muncul Virus Baru Bernama SFTS dari China?

Rendy Adrikni Sadikin | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Senin, 27 Juli 2020 | 09:28 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Muncul Virus Baru Bernama SFTS dari China?
Fakta klaim kemunculan virus baru bernama SFTS di China (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan adanya virus baru bernama virus SFTS. Virus tersebut diklaim berasal dari China.

Narasi tersebut diunggah oleh akun Facebook bernama Makmur Razaby. Berikut isi narasinya:

"SFTS virus baru yang terjadi di China. Akankah juga sampai ke negara kita."

Benarkah klaim tersebut?

Fakta klaim kemunculan virus baru bernama SFTS di China (Turnbackhoax.id)
Fakta klaim kemunculan virus baru bernama SFTS di China (Turnbackhoax.id)

Penjelasan

Berdasarkan hasil penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan Suara.com, Senin (27/7/2020), klaim yang menyebutkan ada virus baru bernama SFTS dari China adalah klaim yang salah. Faktanya, virus tersebut telah teridentifikasi sejak 2009 di tiga negara, yakni China, Jepang dan Korea Selatan.

Kasus virus SFTS (Severe Fever with Thrombocytopenia Syndrome) atau disebut juga SFTSV pertama kali ditemukan pada 2009 di China dan menyebar di Jepang dan Korea Selatan, termasuk Amerika Serikat dan Mediteranian.

Virus tersebut masuk dalam jenis bunyavirus yang disebarkan melalui gigitan kutu spesies Haemaphysalis longicornis. Dalam beberapa kasus dapat menular antarmanusia melalui kontak darah dan mukus.

Fakta klaim kemunculan virus baru bernama SFTS di China (Turnbackhoax.id)
Fakta klaim kemunculan virus baru bernama SFTS di China (Turnbackhoax.id)

Dikutip dari Thenativeantigencompany.com, gejala virus SFTS antara lain demam tinggi, sakit pada bagian perut, mual, mialgia, penurunan drastis jumlah trombosit dan leukosit, peningkatan level enzim serum dan dalam beberapa kasus menimbulkan kegagalan fungsi beberapa organ.

Merujuk pada data WHO menunjukkan tingkat kematian dalam range 16,2 hingga 30 persen dan perawatan lebih lanjut di rumah sakit diperlukan untuk orang tua dan pasien kelainan sistem imun.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan klaim yang menyebut ada virus baru beernama virus SFTS di China adalah klaim yang salah. Klaim tersebut masuk dalam kategori konten yang menyesatkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Baju Tentara China Dicuci Laundry di Kelapa Gading?

CEK FAKTA: Baju Tentara China Dicuci Laundry di Kelapa Gading?

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 22:36 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Jenazah Dililit Ular, Wajah Menghitam, Azab Kubur?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Jenazah Dililit Ular, Wajah Menghitam, Azab Kubur?

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 18:13 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Ada Zodiak Baru dari NASA Bernama Ophiuchus?

CEK FAKTA: Benarkah Ada Zodiak Baru dari NASA Bernama Ophiuchus?

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 21:06 WIB

Terkini

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

Mendagri Sebut WFH 1 Hari Sepekan Tak Masalah, Kini Tinggal Tunggu Arahan Prabowo

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:24 WIB

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

Cerdas! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:03 WIB

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:55 WIB

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:49 WIB

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39 WIB

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:30 WIB

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:26 WIB

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:03 WIB

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:02 WIB