CEK FAKTA: Benarkah Ada Jenazah Dililit Ular, Wajah Menghitam, Azab Kubur?

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 26 Juli 2020 | 18:13 WIB
CEK FAKTA: Benarkah Ada Jenazah Dililit Ular, Wajah Menghitam, Azab Kubur?
CEK FAKTA, konten yang klaim ada jenazah dililit ular dan wajahnya menghitam (Twitter)

Suara.com - Sebuah postingan di Twitter mengklaim bahwa ada jenazah yang dililit ular dan wajahnya menghitam. Unggahan itu dibuat oleh akun Twitter @poeticcjabs, pada Jumat, 24 Juli 2020.

Dalam cuitan itu, akun Twitter @poeticcjabs juga membuat narasi yang menyinggung azab kubur.

Berikut ini narasi lengkapnya.

"A snake was found in his grave and his face was black, Subhanallah do we not yet fear the punishment if the grave?"

Terjemahannya: Seekor ular ditemukan di kuburannya dan wajahnya hitam, Subhanallah, apakah kita belum takut hukuman jika sudah dikubur?

Ada dua foto yang diunggah akun @poeticcjabs dalam postingan itu. Salah satu foto memperlihatkan jenazah yang telah dibungkus kain kafan dan kepalanya dililit ular sanca.

Sementara foto lain memperlihatkan seorang pria mengambil ular tersebut. Di sampingnya, terlihat wajah jenazah yang berwarna hitam.

CEK FAKTA, konten yang klaim ada jenazah dililit ular dan wajahnya menghitam (Twitter)
CEK FAKTA, konten yang klaim ada jenazah dililit ular dan wajahnya menghitam (Twitter)

Benarkah ada jenazah dililit ular dan wajahnya menghitam?

Penjelasan

Berdasarkan penelusuran Suara.com, Minggu (26/7/2020), foto jenazah dililit ular bukan merupakan kejadian nyata, melainkan hanya cuplikan film. Klaim akun Twitter @poeticcjabs tidak benar.

Konten ini sudah pernah tersebar di media sosial pada tahun 2017 dan 2019.

Pada 2017, foto-foto serupa diklaim terjadi di Bonoloyo, Surakarta, Jawa Tengah. Padalah gambar itu hanya cuplikan film berjudul “Tanah Kubur” yang ditayangkan stasiun televisi Astro Oasis di Malaysia, dilansir dari sumutpos.co pada 27 Oktober 2017.

Penjelasan Cek Fakta, foto itu hanya dokumentasi dari sinetron Malaysia (sumutpos.co)
Penjelasan Cek Fakta, foto itu hanya dokumentasi dari sinetron Malaysia (sumutpos.co)

Foto-foto jenazah dililit ular itu hanya dokumentasi yang diambil oleh kru film.

"Gambar itu diambil oleh salah seorang kru produksi untuk simpanan pihak Astro. Bagaimanapun ia tersebar di laman-laman blog dengan pelbagai cerita yang menimbulkan kerisauan orang ramai," ujar pengurus saluran Namanzee Harris, dikutip malaysianreview.com.

Gambar yang sama kembali viral pada 2019. Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) telah meluruskan klaim yang salah atas foto tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Ada Daftar Perlengkapan Wajib di Rumah Untuk Lawan Covid-19?

CEK FAKTA: Ada Daftar Perlengkapan Wajib di Rumah Untuk Lawan Covid-19?

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 20:55 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Raja Salman Telah Meninggal karena Keracunan Kopi?

CEK FAKTA: Benarkah Raja Salman Telah Meninggal karena Keracunan Kopi?

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 15:03 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Felix Siauw Sebut Bela Klepon Nggak Ada Dalilnya?

CEK FAKTA: Benarkah Felix Siauw Sebut Bela Klepon Nggak Ada Dalilnya?

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 13:18 WIB

Terkini

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:13 WIB

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

Akhir Pelarian Penyiram Air Keras di Bekasi: Pelaku Ditangkap, Polisi Gelar Ekspose Besok

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

Krisis BBM, PM Australia Minta Pekerja ke Kantor Naik Transportasi Umum

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:59 WIB

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

Komisi III DPR Soroti Kasus Amsal Sitepu: Dugaan Intimidasi Jaksa hingga Penahanan Dipertanyakan

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:53 WIB

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

Pengamat Nilai WFH ASN Tiap Jumat Dorong Efisiensi Energi hingga Ubah Budaya Kerja

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

Ibu Korban Peluru Nyasar Ungkap Klausul Tuntutan kepada Marinir

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:52 WIB

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

Respons Komentar Trump, China Salahkan Serangan AS dan Israel sebagai Akar Masalah di Selat Hormuz

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:50 WIB

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

Trump Ancam Bom Pembangkit Listrik Iran Hingga ke Zaman Batu Jika Negosiasi Gagal Total Pekan Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:48 WIB

Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir

Tingkatkan Sistem Tanggap Bencana, Pemerintah Terus Perbarui Peringatan Dini Gempa 4 Tahun Terakhir

News | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB