Kasus Covid di AS 4,2 Juta, Jokowi: Penanganan Kesehatan RI Jadi Prioritas

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 27 Juli 2020 | 10:41 WIB
Kasus Covid di AS 4,2 Juta, Jokowi: Penanganan Kesehatan RI Jadi Prioritas
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Pasar Pelayanan Publik di Banyuwangi, Kamis (25/6/2020). (Foto dok. Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menggelar rapat terbatas melalui video conference, Senin (27/7/2020). Saat ratas, Jokowi memberikan arahan kepada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19.

Jokowi mengatakan kasus Covid-19 secara global sudah mencapai 15,8 juta dengan angka kematian 640 ribu. Kemudian kasus Covid-19 di Amerika Serikat sudah mencapai 4,2 Juta, di Brazil mencapai 2,3 Juta, dan India mencapai 1,4 juta.

"Pagi hari ini saya mendapatkan informasi bahwa kasus global sudah mencapai 15,8 juta dengan angka kematian 640 ribu," ujar Jokowi.

Karena itu Jokowi meminta jajarannya untuk berhati-hati dan semangat menangani krisis kesehatan akibat Covid-19.

Selain itu Jokowi juga mengingatkan bahwa Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19 dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi agar seimbang.

"Komite ini dibentuk untuk mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan kebijakan ekonomi agar seimbang antara gas dan remnya," ucap Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar penanganan kesehatan bisa menjadi prioritas dan tidak boleh kendur. Krisis kesehatan kata Jokowi, juga harus digaungkan sampai tersedianya vaksin untuk Covid-19

"Dan penanganan kesehatan menjadi prioritas tidak boleh mengendur sedikit pun," katanya.

Kepala Negara menegaskan bahwa tidak ada pembubaran Satuan Gugus Tugas Covid-19 nasional ataupun daerah.

Ia menambahkan, Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19 memiliki tugas mengintegrasikan kebijakan kesehatan dan ekonomi.

"Satgas covid baik di pusat dan daerah harus semua harus tetap bekerja keras. Komite ini sekali lagi mengintegrasikan kebijakan ekonomi dan kebijakan kesehatan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Minta Adik Ipar Mundur dari Pilkada dan 4 Berita Top SuaraJogja

Jokowi Minta Adik Ipar Mundur dari Pilkada dan 4 Berita Top SuaraJogja

Jogja | Senin, 27 Juli 2020 | 10:32 WIB

Tolak Jokowi Restui Gibran Maju Pilkada, Ernest Prakasa: Itu Nggak Asik

Tolak Jokowi Restui Gibran Maju Pilkada, Ernest Prakasa: Itu Nggak Asik

News | Senin, 27 Juli 2020 | 10:12 WIB

Rekor! PMI Jember Makamkan 6 Jenazah dengan Protokol Covid-19, Satu Balita

Rekor! PMI Jember Makamkan 6 Jenazah dengan Protokol Covid-19, Satu Balita

Jatim | Senin, 27 Juli 2020 | 09:39 WIB

Psikolog: Pandemic Shaming Tidak Efektif untuk Ubah Perilaku Masyarakat

Psikolog: Pandemic Shaming Tidak Efektif untuk Ubah Perilaku Masyarakat

News | Senin, 27 Juli 2020 | 09:36 WIB

Mengenal QAnon, Kultus Pemuja Donald Trump di Tengah Pandemi

Mengenal QAnon, Kultus Pemuja Donald Trump di Tengah Pandemi

Video | Senin, 27 Juli 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:20 WIB

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

3 Jejak Kotor Pete Hegseth Si Dewa Perang yang Doyan Mabuk dan Terjerat Skandal Seks

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:19 WIB

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

Apa Saja Efek Blokade Selat Hormuz oleh AS? Ini 5 Konsekuensinya

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:17 WIB

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

Kapal Perang AS USS George HW Bush Bermanuver Jauh ke Afrika Demi Hindari Selat Hormuz

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

Menhaj Irfan Buka-bukaan Soal War Tiket Haji: Saya yang Tanggung Jawab

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:10 WIB

Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang

Nadiem Sebut Audit Kerugian Negara Rp2,1 Triliun Hasil Rekayasa: Terbukti di Sidang

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa

News | Selasa, 14 April 2026 | 15:03 WIB

Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf

Geger Isu Dicaplok Gerindra, Nasdem Sebut Tempo Telah Minta Maaf

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:54 WIB

5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka

5 Fakta Kasus Pemerasan Gubernur Riau: dari OTT hingga Ajudan Jadi Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:53 WIB

Selamat Tinggal Jordi Amat, Pelatih Persija Temukan Sosok Anyar Pendamping Rizky Ridho

Selamat Tinggal Jordi Amat, Pelatih Persija Temukan Sosok Anyar Pendamping Rizky Ridho

News | Selasa, 14 April 2026 | 14:48 WIB