Said Didu Ungkap 2 Pilar Pertumbuhan Ekonomi: Pabrik Allah dan Sunatullah

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Rabu, 29 Juli 2020 | 16:12 WIB
Said Didu Ungkap 2 Pilar Pertumbuhan Ekonomi: Pabrik Allah dan Sunatullah
Muhammad Said Didu - (Twitter/@msaid_didu)

Suara.com - Eks Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu memberi pesan kepada Presiden Joko Widodo terkait cara menumbuhkan ekonomi Indonesia. Ia mengatakan bahwa ada dua pilar yang harus diperhatikan yang disebut sebagai "pabrik Allah" dan "sunatullah".

Pesan itu disampaikan oleh Said Didu menanggapi pernyataan Presiden Jokowi soal upaya pemerintah untuk meningkatkan ekonom makro Indonesia selama pandemi virus corona.

Dua pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia menurut Said Didu adalah "pabrik Allah" yakni hasil alam, dan "sunatulah" yang merupakan konsumsi masyarakat.

Dalam pandangan Said Didu, dua pilar itu tidak berkaitan dengan pemerintah namun bisa mengatasi pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga melampaui dunia.

"Bapak Presiden Yth, pilar pertumbuhan ekonomi Indonesia itu adalah (1) "pabrik Allah" berupa SDA (tumbuhan, ikan, dan tambang), dan (2) "sunatullah, yaitu konsumsi. Pertumbuhan keduanya tidak terkait dengan pemerintah dan dipastikan di atas pertumbuhan dunia. Mohon pacu pertumbuhan industri," ungkap Said Didu dikutip dari Twitter-nya pada Rabu, (29/7/2020).

Cuitan Said Didu memberi pesan kepada Presiden Jokowi soal pilar pertumbuhan ekonomi, (Twitter/@msaid_didu)
Cuitan Said Didu memberi pesan kepada Presiden Jokowi soal pilar pertumbuhan ekonomi, (Twitter/@msaid_didu)

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan agar jajarannya memaksimalkan upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Ia meminta jajaran terkait untuk mengkalkulasi angka-angka indikator ekonomi makro dengan cermat dan optimis.

Hal itu dikatakan Presiden dalam rapat terbatas membahas Rancangan Postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2021 melalui video conference, Selasa (28/7/2020).

"Angka-angka indikator ekonomi makro dikalkulasi dengan cermat dan hati-hati, optimis. Harus optimis, tapi juga harus realistis dengan pertimbangkan kondisi dan proyeksi terkini," ujar Jokowi.

baca juga

Mantan Wali Kota Solo itu juga meminta jajaran menteri terkait memastikan prioritas dan pelebaran defisit APBN 2021 untuk pembiayaan kegiatan percepatan pemulihan ekonomi.

"Kita juga harus memastikan prioritas untuk 2021 dan juga pelebaran defisit untuk APBN 2021 yang difokuskan dalam rangka pembiayaan kegiatan percepatan pemulihan ekonomi," ucap dia.

Tak hanya itu, Kepala Negara juga meminta APBN 2021 juga diprioritaskan untuk penguatan transformasi di berbagai sektor.

"Terutama reformasi di bidang kesehatan, reformasi pangan, energi, pendidikan dan juga percepatan transformasi digital," katanya menambahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Gagal Deteksi Buronan Kakap Djoko Tjandra, Begini Reaksi BIN

Disebut Gagal Deteksi Buronan Kakap Djoko Tjandra, Begini Reaksi BIN

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 11:34 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Didukung Jadi Presiden RI Seumur Hidup?

CEK FAKTA: Benarkah Jokowi Didukung Jadi Presiden RI Seumur Hidup?

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 08:47 WIB

Dihantam Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Jogja Paling Rendah di Jawa

Dihantam Pandemi, Pertumbuhan Ekonomi Jogja Paling Rendah di Jawa

Jogja | Selasa, 28 Juli 2020 | 20:15 WIB

Jokowi: Terlalu Banyak Birokrasi, Kita Terjebak Aturan Sendiri

Jokowi: Terlalu Banyak Birokrasi, Kita Terjebak Aturan Sendiri

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:27 WIB

Jokowi: Semua Harus Tahu, China-Amerika Semakin Memanas

Jokowi: Semua Harus Tahu, China-Amerika Semakin Memanas

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 14:55 WIB

Jawab Pertanyaan Warganet, Kaesang Bongkar Rahasia Keluarga Jokowi

Jawab Pertanyaan Warganet, Kaesang Bongkar Rahasia Keluarga Jokowi

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

Jejak Sadis Taufik Hidayat: 4 Indekos Jadi Saksi Bisu Yuvita Dibuat Buta hingga Lumpuh

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:46 WIB

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

Polisi Bongkar Home Industri Narkoba, Kamar Apartemen Disulap Jadi Tempat Produksi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:35 WIB

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

Sekap dan Siksa Yuvita Pakai Helm, Sajam hingga Rokok: Taufik Hidayat Ternyata Penjahat Kambuhan!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:26 WIB

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

Jokowi Safari Pakai Kemeja PSI, Golkar Santai Tak Khawatir Pemilih Migrasi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:18 WIB

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

Jakarta Rangkul Konten Kreator untuk Jembatani Informasi Ibu Kota ke Warga

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:12 WIB

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

Empat Karyawan di Jaksel Sekap Teman Wanita Gara-gara Urusan Kantor, Begini Kronologinya

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:10 WIB

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

KPK Endus Aliran Duit Haram di Loket Imigrasi Bali, Biro Jasa Mulai 'Bernyanyi'

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:05 WIB

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

Kapolda Jabar: Taufik Hidayat Sangat Sadis, Harus Dihukum Maksimal 12 Tahun Penjara!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:04 WIB

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

Prabowo Hadiri Konvensi Sains, Beri Taklimat di Hadapan 2.600 Akademisi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:59 WIB

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

Identik dengan Gajah, Analis Bongkar Alasan Jokowi Pilih Lampung Jadi Target Safari Politik

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:53 WIB

×