Array

Ini Arahan Presiden Jokowi untuk Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional

Rabu, 29 Juli 2020 | 16:25 WIB
Ini Arahan Presiden Jokowi untuk Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Kepala Staff Presiden Moeldoko (kanan) berpidato di sela pemberian bantuan modal kerja kepada pedagang kecil yang terdampak COVID-19 di halaman tengah Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/7/2020). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan arahan pada Komite Penanganan Covid-19 serta Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Terdapat tiga arahan yang diberikan oleh Kepala Negara pada Senin (27/7/2020) lalu.

Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan arahan pertama adalah tujuan dibentuknya komite. Kata Budi, tujuannya adalah mengintegrasikan antara kebijakan di bidang ekonomi dan kesehatan.

"Pertama adalah bahwa komite dibentuk untuk tujuannya mengintegrasikan antara kebijakan di bidang kesehatan dengan kebijakan di bidang ekonomi," kata Budi dalam keterangan yang disiarkan akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (29/7/2020) sore.

Selanjutnya, Jokowi juga meminta agar komite lebih memprioritaskan pada bidang kesehatan. Terutama di 8 provinsi, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Papua.

"Kemudian komite juga diminta oleh Beliau agar memberikan prioritas ke bidang kesehatan dan juga 8 provinsi utama yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua," kata Budi.

Kemudian Kepala Negara juga meminta agar komite mempercepat serapan anggaran untuk stimulus. Setidaknya, hal tersebut harus dioptimalkan sampai akhir tahun.

"Bapak Presiden juga memberikan arahan agar komite bisa mempercepat dan mengoptimalisasikan serapan anggaran untuk stimulus sampai akhir tahun ini," ungkap dia.

Selanjutnya, Jokowi berpesan agar komite mampu menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Pasalnya, pada kuartal ketiga sangat penting menjaga pertumbuhan ekonomi dan diusahakan hasilnya tidak negatif.

"Terrutama karena di kuartal ketiga ini sampai di akhir bulan September penting sekali kita jaga agar pertumbuhan ekonominya diusahakan sebisa mungkin tidak negatif," katanya.

Baca Juga: Mantu Jokowi Maju Pilkada Medan, Ketua Ormas Sayap PDIP Mengundurkan Diri

Lebih lanjut, Presiden turut meminta agar lapangan kerja bagi masyarakat tetap dijaga. Hal tersebut harus dilakukan agar pemasukannya bisa dipertahankan di level yang cukup.

"Beliau juga memberikan pesan agar kita bisa menjaga lapangan kerja bagi rakyat Indonesia dan juga menjaga agar level incomenya bisa dipertahankan di level yang cukup untuk kehidupan sehari-hari," pungkas Budi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI