Kemensos Jawab Isu Pemotongan Dana Bansos Covid-19 di Daerah

Chandra Iswinarno, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 30 Juli 2020 | 21:11 WIB
Kemensos Jawab Isu Pemotongan Dana Bansos Covid-19 di Daerah
Bansos virus corona (ist)

Suara.com - Inspektur Jenderal Kementerian Sosial (Kemensos) Dadang Iskandar mengklarifikasi adanya isu pemotongan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 di daerah.

Dadang menegaskan, apabila terjadi pemotongan untuk pemerataan, itu dilakukan setelah disepakati melalui jalur musyawarah. Dia mengemukakan, selama penyaluran bansos Covid-19, pasti akan ada kasus yang muncul di lapangan. Namun di tengah itu, ada, isu yang berkaitan dengan pemotongan bansos.

"Kalau dilapangan muncul adalah jumlahnya, uangnya dipotong, barangnya dipotong. Tapi kenyataannya setelah kami turun tidak seperti itu," kata Dadang dalam konferensi pers yang dilakukan secara virtual, Kamis (30/7/2020).

Isu tersebut, kata Dadang, kerap diembuskan oknum yang mengaku sebagai media massa. Padahal media massa yang dimaksud abal-abal.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, kalau setiap ada pengaduan di lapangan, pihaknya bersama Polri langsung menelusuri untuk mencari tahu. Kenyataannya, penyaluran bansos di lapangan itu justru disebutnya dilakukan secara akuntabel.

Semisal, di suatu daerah itu ada sistem pemotongan jumlah dana bansos yang diserahkan kepada penerima bantuan. Pemotongan itu bukan dilakukan secara ilegal melainkan telah melalui kesepakatan.

Pemotongan tersebut dilakukan karena untuk membantu warga lain yang membutuhkan bantuan akan tetapi tidak terdaftar. Pun hal tersebut dilakukan sesuai dengan kebijakan setingkat desa untuk melakukan musyawarah terlebih dahulu.

"Mangkanya atas kebijakan tentunya kebijakan tentunya pemerintah di kabupate/kota khususnya di tingkat desa, kelurahan, bantuan itu dimusyawarahkan. Akhirnya itu diselesaikan secara musyawarah di tingkat lapangan," ujarnya.

Dadang mengakui kalau pertanggungjawaban penyaluran bansos Covid-19 itu terlihat agar rumit. Sebab supaya tranparan dan akuntabel, maka penerima bantuan pun harus dilengkapi dengan berita acara serah terima bantuan (BASB).

baca juga

"Jadi bantuan yang sudah tersalur ini kepada masyarakat semua ini harus didukung dengan BASB kepada para penerima," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oknum Makelar Sembako Bansos Minta Maaf, Kemensos Tetap Proses Hukum

Oknum Makelar Sembako Bansos Minta Maaf, Kemensos Tetap Proses Hukum

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 18:50 WIB

Penyaluran Bansos Covid Diperpanjang Sampai Desember, Anggarannya Rp 124 T

Penyaluran Bansos Covid Diperpanjang Sampai Desember, Anggarannya Rp 124 T

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 16:23 WIB

Terungkap! Ada Aksi Makelar Selewengkan Bansos Corona

Terungkap! Ada Aksi Makelar Selewengkan Bansos Corona

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:57 WIB

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:38 WIB

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 23:06 WIB

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:54 WIB

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:40 WIB

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya

Sport | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:32 WIB

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:24 WIB

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU

Bola | Kamis, 16 Juli 2026 | 22:10 WIB

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:48 WIB

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam

Sumsel | Kamis, 16 Juli 2026 | 21:42 WIB

×