Hinca Demokrat Minta Penangkapan Djoko Tjandra Tidak Terlalu Lama Dirayakan

Rendy Adrikni Sadikin, Farah Nabilla

Sabtu, 01 Agustus 2020 | 07:36 WIB
Hinca Demokrat Minta Penangkapan Djoko Tjandra Tidak Terlalu Lama Dirayakan
Politikus Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Peliknya kasus Djoko Tjandra sampai membuat Politisi Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menjulukinya sebagai Joker. Ia pun meminta agar keberhasilan menangkap pria yang lama buron itu tidak terlalu lama dirayakan.

Hinca yang pernah menjabat sebagai Komisi III DPR RI ini mengatakan alasannya menjuluki Djoko Tjandra sebagai Joker lantaran kelihaian sang tersangka kasus cassie Bank Balio dalam perjalanan buronnya.

Namun, Hinca juga menganggap bahwa Djoko Tjandra bukan merupakan tokoh utama dalam kasus itu. Buronan yang melarikan diri selama 11 tahun itu dianggapnya sebagai penentu permainan.

"Djoko Tjandra itu saya sebut Joker. Ia bukan pembuka permainan. Ia hanya ikuti arus saja. Ia dipakai kala sang pemain utama terdesak. Sebab Joker bisa menjadi apa saja. Tapi sekali lagi, Joker bukan penggerak. Tapi Joker adalah penentu," tulis Hinca seperti yang dikutip Suara.com, Jumat (31/7/2020).

Berakhirnya pelarian Djoko Tjandra kemudian disebut Hinca sebagai kartu terakhir Joker. Ia menduga momen ini akan dimanfaatkan untuk mencari tangan lain sebagai pengganti pemain.

"Sekarang kartu Joker sudah habis. Momen tepat untuk mencari tangan-tangan lain," imbuh Hinca.

Lebih lanjut, Hinca meminta agar semua pihak tidak terlena dalam merayakan keberhasilan polisi menangkap Djoko Tjandra.

"Mampukah kita menuntaskan sisa permainan ini? Oleh karena itu penangkapan ini jangan terlalu lama dirayakan, sebab masih banyak yang menjadi pertanyaan. Sekian," tulis Hinca memungkasi pendapatnya.

Cuitan Hinca Pandjaitan menyebut bahwa Djoko Tjandra seperti Joker. (Twitter/@hincapandjaitan)
Cuitan Hinca Pandjaitan menyebut bahwa Djoko Tjandra seperti Joker. (Twitter/@hincapandjaitan)

Sebelumnya, Djoko Tjandra ditangkap di Malaysia pada Kamis (30/7/2020) malam. Dia dijemput langsung oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo ke Indonesia dengan menggunakan pesawat menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

baca juga

Sesampainya di Bandara Halim Perdanakusuma, Djoko Tjandra yang menggunakan baju tahanan, celana pendek dan tangan terikat itu langsung digelandang ke Bareskrim Polri.

Pada 12 Juni 2009, Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman terhadap Djoko Tjandra dengan hukuman penjara selama dua tahun. Ia terbukti melakukan korupsi dalam kasus cessie Bank Bali.

Sayangnya, sebelum dieksekusi Djoko Tjandra melarikan diri ke Papua. Kaburnya Djoko diduga karena putusan peninjauan kembali oleh Mahkamah Agung bocor.

Nama Djoko Tjandra kembali disebut-sebut setelah 11 tahun berlalu. Jaksa Agung ST Burhanuddin adalah orang yang pertama kali menyebut Djoko Tjandra berada di Indonesia selama tiga bulan.

"Informasi yang menyakitkan hati saya, katanya tiga bukan di sini. Ini baru terbuka," kata Burhanuddin dalam rapat kerja dengan Komisi Hukum DPR, Senin (29/6/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berstatus Terpidana, Djoko Tjandra Dipenjara di Mabes Polri

Berstatus Terpidana, Djoko Tjandra Dipenjara di Mabes Polri

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 21:47 WIB

KPK Tunggu Polri Ajak Garap Bareng Kasus Djoko Tjandra

KPK Tunggu Polri Ajak Garap Bareng Kasus Djoko Tjandra

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 21:23 WIB

Malam Ini Djoko Tjandra Diserahkan ke Kejagung

Malam Ini Djoko Tjandra Diserahkan ke Kejagung

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 21:15 WIB

Polisi Tangkap Djoko Tjandra, KPK Masih Buru Harun Masiku

Polisi Tangkap Djoko Tjandra, KPK Masih Buru Harun Masiku

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 19:53 WIB

Usai Cokok Djoko Tjandra, DPR: Tugas Polisi Selanjutnya Cari Kaki Tangannya

Usai Cokok Djoko Tjandra, DPR: Tugas Polisi Selanjutnya Cari Kaki Tangannya

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 16:03 WIB

Kapolri: Djoko Tjandra Licik dan Sangat Pandai

Kapolri: Djoko Tjandra Licik dan Sangat Pandai

News | Jum'at, 31 Juli 2020 | 15:44 WIB

Terkini

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Review Buku Ramadan Rain: Kisah Hangat tentang Doa, Syukur, dan Cinta Keluarga di Balik Hujan

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:15 WIB

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Kebakaran Hebat Landa Gedung Bapenda DKI Jakarta

Foto | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:00 WIB

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:39 WIB

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri

Sumsel | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:29 WIB

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×