Prioritaskan Ekonomi saat Pandemi Covid-19, Jepang Kena Batunya

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Senin, 03 Agustus 2020 | 12:02 WIB
Prioritaskan Ekonomi saat Pandemi Covid-19, Jepang Kena Batunya
Istana Kekaisaran Jepang yang berada di Tokyo. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)

Suara.com - Setelah terlihat sukses menangani pandemi virus Corona di awal-awal kemunculannya, Jepang kini dihadapkan dengan realitas yang memprihatinkan.

Pandemi virus Corona yang awalnya hanya terkonsentrasi di kota-kota besar dan ibu kota Tokyo, kini mulai menyebar ke berbagai daerah.

Menyadur The Straits Times, Senin (3/8/2020), demografi persebaran infeksi virus Corona di Jepang juga kian mengerikan.

Kekinian, tak hanya mayoritas anak muda--yang secara teori lebih punya kesempatan selamat--yang terjangkit. Para orang tua juga mulai dihantui infeksi virus bernama ilmiah Sars-CoV-2 itu.

Hal itu jadi lebih mengkhawatirkan mengingat Jepang adalah negara dengan populasi penduduk dengan rataan usia tertua di dunia.

Para peneliti menyalahkan pemerintahan Jepang yang dinilai lebih fokus pada perekonomian negara alih-alih melindungi warganya dari virus.

Kebijakan Jepang di awal-awal wabah jadi cerminan terkait pandangan tersebut. Pemerintah Negeri Sakura diketahui tak pernah memberlakukan pembatasan sosial ketat dalam uoaya menangani virus Corona.

Bahkan, saat penyebaran infeksi masih tinggi, Jepang justru buru-buru membuka kembali perekonomian dan mernormalisasi berbagai sektor, termasuk hiburan.

Setelah status darurat nasional selesai pada Mei, restoran dan bar sepenuhnya terbuka sementara acara-acara seperti baseball dan gulat sumo telah kembali bergulir.

baca juga
Jepang bersiap gelombang kedua Covid-19. (Anadolu Agency/Akram Mohammed Muthanna)
Jepang bersiap gelombang kedua Covid-19. (Anadolu Agency/Akram Mohammed Muthanna)

Para ahli menyebut Jepang amat tergesa-gesa melakukan normalisasi demi mempercepat perputaran ekonomi, alih-alih melindungi warganya dari virus Corona.

"Ini adalah hasil dari pemerintah memprioritaskan kegiatan ekonomi dengan membuat orang bergerak lagi untuk mengendalikan infeksi," kata Mr Yoshihito Niki, seorang profesor penyakit menular di Fakultas Kedokteran Universitas Showa.

Hal yang sama diungkapkan profesor di King's College London dan mantan kepala kebijakan kesehatan di Organisasi Kesehatan Dunia, Kenji Shibuya.

Menurutnya, pemerintah Jepang tidak memiliki rencana matang terkait antisipasi lonjakan kasus saat mereka membuka kembali sektor perekonomian.

"Pemerintah seharusnya memiliki strategi yang tepat untuk mengendalikan penularan secepat mungkin," kata Kenji Shibuya.

Kasus di Jepang secara nasional mencapai 1.000 untuk lima hari berturut-turut pada Senin (3/8/2020), dengan jumlah infeksi di atas 1.500 pada dua hari tersebut.

Secara keseluruhan, Jepang telah mencatatkan 36 ribu lebih kasus infeksi virus Corona, di mana total kematian mencapai angka 1.011, sebagaimana dipaparkan Worldometers.info, Senin (3/8/2020).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Covid, Epidemiolog: Itu Klaim Sepihak

Hadi Pranoto Klaim Temukan Obat Covid, Epidemiolog: Itu Klaim Sepihak

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 11:10 WIB

Jokowi: Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Tinggi 0,8 Persen dari Global

Jokowi: Angka Kematian Covid-19 RI Lebih Tinggi 0,8 Persen dari Global

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 11:08 WIB

Jokowi: Masyarakat Khawatir Virus Corona, Saya Tak Tahu Sebabnya Apa

Jokowi: Masyarakat Khawatir Virus Corona, Saya Tak Tahu Sebabnya Apa

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:43 WIB

Pasien Sembuh Corona Tembus 15 Ribu, Khofifah: Jangan Bahagia Berlebihan

Pasien Sembuh Corona Tembus 15 Ribu, Khofifah: Jangan Bahagia Berlebihan

Jatim | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:24 WIB

Data Bocor, Upaya Iran Tutupi Angka Kematian Kasus Corona Terungkap

Data Bocor, Upaya Iran Tutupi Angka Kematian Kasus Corona Terungkap

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 10:22 WIB

Terkini

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

UU Baru China Tuai Kontroversi, Legalkan Represi Lintas Negara

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 07:00 WIB

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

Israel Akan Batasi Azan Berkumandang di Masjid

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 06:46 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

×