Jokowi Minta Kementerian hingga Pemda Belanja Masker Besar-besaran

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:28 WIB
Jokowi Minta Kementerian hingga Pemda Belanja Masker Besar-besaran
Ilustrasi Covid-19 (Unsplash/Adam Niescioruk)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta jajarannya untuk lebih masif mengkampanyekan penggunaan masker selama dua pekan ke depan. Bahkan, ia pun memberikan instruksi kepada kementerian, BUMN, dan pemerintah daerah (Pemda) untuk belanja masker dalam jumlah yang banyak.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.

"Beliau meminta kementrian, BUMN, dan Pemda agar belanja masker besar-besaran," kata Muhadjir saat dihubungi, Selasa (4/8/2020).

Permintaan Jokowi tersebut menjadi bagian dari keinginannya agar sosialisasi dan edukasi tentang protokol kesehatan dilakukan satu per satu. Mantan Gubernur Jakarta tersebut ingin sosialisasi dilakukan secara bertahap mulai dari gerakan bagi-bagi masker.

"Di samping melalui penyadaran, juga harus berupa tindakan, yaitu gerakan bagi-bagi masker," ujarnya.

"Untuk gerakan tersebut, presiden meminta agar organisasi ibu-ibu terutama PKK, dilibatkan," pungkasnya.

Sebelumnya Jokowi meminta jajarannya fokus mengkampenyakan penggunaan masker secara door to door selama dua pekan ke depan.

Hal ini dikatakan Jokowi dalam Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (3/8/2020).

"Saya ingin fokus saja mungkin dalam dua minggu kita fokus kampanye mengenai pakai masker," ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (3/8/2020).

baca juga

Setelah kampanye penggunaan masker, Jokowi menginginkan kampanye jaga jarak, cuci tangan hingga tidak berkerumun juga digencarkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses Terapkan Lockdown, Malaysia Hanya Catat 2 Kasus Baru Covid-19

Sukses Terapkan Lockdown, Malaysia Hanya Catat 2 Kasus Baru Covid-19

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:23 WIB

Anggaran Covid-19 Baru Terserap 19 Persen, Ini Saran Cak Imin

Anggaran Covid-19 Baru Terserap 19 Persen, Ini Saran Cak Imin

DPR | Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:20 WIB

Tips Agar Anak Tetap Aman Kembali ke Sekolah di Tengah Pandemi Covid-19

Tips Agar Anak Tetap Aman Kembali ke Sekolah di Tengah Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:15 WIB

Meski Belum Jadi, Muncul Debat Siapa Paling Pertama Dapat Vaksin Covid-19

Meski Belum Jadi, Muncul Debat Siapa Paling Pertama Dapat Vaksin Covid-19

Health | Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:39 WIB

Cara Mendapat Token Listrik PLN Stimulus Covid-19

Cara Mendapat Token Listrik PLN Stimulus Covid-19

News | Selasa, 04 Agustus 2020 | 10:19 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×