Presenter TV Dianiaya dan Dicabuli dalam Kereta Hingga Babak Belur

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2020 | 14:09 WIB
Presenter TV Dianiaya dan Dicabuli dalam Kereta Hingga Babak Belur
Anastasia Lugova. (Facebook/anastaisha.lygova)

Suara.com - Seorang wanita yang bekerja sebagai presenter babak belur karena dipukul dan nyaris diperkosa oleh pria tak dikenal di dalam kereta yang sedang berjalan.

Menyadur Daily Mail pada Selasa (04/08/20202) wanita bernama Anastasia Lugova ini mengalami kekerasan di hadapan anak lelakinya yang masih berusia enam tahun.

Ia diserang secara brutal olah pria bernama Vitaly Rudzko dalam perjalanan dari Mariupol menuju Kiev pada hari Jumat.

Anastasia yang tertidur bersama putranya tiba-tiba terbangun karena Vitaly mencekik lehernya pada jam 3 dini hari. Vitaly menghampiri Anastasia dengan hanya mengenakan pakaian dalam.

Anastasia Lugova. (Facebook/anastaisha.lygova)
Anastasia Lugova. (Facebook/anastaisha.lygova)

"Aku bangun setelah dia memegang leher dan mulai meninju wajahku. Aku mulai berteriak dan meminta tolong tapi tidak ada yang datang."

Vitaly kemudia mengancam Anastasia dan tak lama, anaknya yang bernama Zakhar terbangun. Ia menangis menjerit melihat ibunya jadi korban kekerasan.

Vitaly dengan cepat menoleh ke arah bocah tersebut dan tapak bersiap untuk memukulnya tapi Anastasia memohon agar pria itu tak menyakiti anaknya.

"Aku memohon pada preman itu untuk tidak menyakiti anakku dan berjanji melakukan semua yang dia inginkan. Aku memintanya pergi ke tempat lain dan menjauh dari putraku."

Anastasia Lugova. (Facebook/anastaisha.lygova)
Anastasia Lugova. (Facebook/anastaisha.lygova)

"Dia setuju dan memerintahku untuk pergi ke kompartemennya."

Setelah mereka sampai di kompartemen Vitaly, Anastasia mendorongnya dan berlari kembali mencari putranya. Ia kemudian meminta tolong pada kondektur kereta untuk sembunyi.

Vitaly yang nyaris telanjang bulat saat mencari Anastasia langsung ditangkap awak kereta lalu diserahkan pada polisi setelah tiba di Kiev.

Pria ini menghadapi hukuman 8 tahun penjara jika terbukti bersalah dan hingga kini penyelidikan sedang berlangsung.

Anastasia Lugova. (Facebook/anastaisha.lygova)
Anastasia Lugova. (Facebook/anastaisha.lygova)

Anastasia langsung mendapat perawatan di rumah sakit atas luka memar di wajah dan nyaris seluruh bagian kepala. Putranya, Zakhar mengalami guncangan yang cukup hebat atas kejadian itu.

"Putraku tidak bisa berhenti menangis dan terus-menerus mengulangi ' Ibu, maafkan aku karena tidak melindungimu'."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Kereta Gantung untuk Kulon Progo, Investor Sasar Wisata Perbukitan

Siapkan Kereta Gantung untuk Kulon Progo, Investor Sasar Wisata Perbukitan

Jogja | Selasa, 04 Agustus 2020 | 13:18 WIB

Tak Dengar Teriakan Warga, Brukkk! Pemotor Tewas Terseret Kereta Api

Tak Dengar Teriakan Warga, Brukkk! Pemotor Tewas Terseret Kereta Api

Jatim | Senin, 03 Agustus 2020 | 13:18 WIB

China Bangun Terowongan Kereta Api Cepat Bawah Laut Pertama Dalam Sejarah

China Bangun Terowongan Kereta Api Cepat Bawah Laut Pertama Dalam Sejarah

News | Senin, 03 Agustus 2020 | 11:26 WIB

Terkini

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

Begini Cara Satgas PRR Manfaatkan Kayu Hanyutan di Wilayah Terdampak Bencana

News | Kamis, 02 April 2026 | 22:15 WIB

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

Respons Gempa Sulut: Mensos Pastikan Beri Santunan Ahli Waris dan Kirim Bantuan Sesuai Kebutuhan

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:44 WIB

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

Gegana Turun Tangan! Gereja di Jakarta hingga Bekasi Disisir dan Dijaga Ketat Jelang Ibadah Paskah

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:30 WIB

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

Kesimpulan DPR Kasus Amsal Sitepu: Desak Eksaminasi dan Evaluasi Kejari Karo

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:17 WIB

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

Tegas! 1.256 SPPG di Timur Indonesia Disetop Sementara BGN Akibat Abaikan SLHS dan Tak Punya IPAL

News | Kamis, 02 April 2026 | 21:13 WIB

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

KPK Akan Maraton Periksa Agen Perjalanan Haji dan Umrah Pekan Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:42 WIB

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

Iran Pastikan Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, Tapi....

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:39 WIB

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

Kasus Kuota Haji, KPK Perpanjang Masa Penahanan Gus Alex Hingga 40 Hari ke Depan

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:33 WIB

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

2 Siswa SMP Terkena Peluru Nyasar, Marinir Ungkap Alasan Tolak Tuntutan Rp3,3 Miliar

News | Kamis, 02 April 2026 | 20:29 WIB

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

Gerak Cepat TNI Pasca-Gempa Sulut: Ratusan Prajurit Evakuasi Korban hingga Sisir Dampak Tsunami

News | Kamis, 02 April 2026 | 19:53 WIB