Detik - detik Imam Masjid Solsel Pingsan dan Meninggal, Ternyata Mualaf

Reza Gunadha, Rifan Aditya

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:49 WIB
Detik - detik Imam Masjid Solsel Pingsan dan Meninggal, Ternyata Mualaf
Detik-detik Imam Masjid Solsel Pingsan dan Meninggal, Ternyata Mualaf (Instagram)

Suara.com - Detik-detik Imam Masjid Raya Muaralabuh, Kabupaten Solok Selatan pingsan hingga meninggal dunia terekam jelas dalam kamera pengawas atau CCTV. Ternyata beliau adalah seorang mualaf.

Buya Apriadi atau yang biasa disapa Buya Ap jatuh pingsan ketika sedang memimpin salat berjamaah.

Videonya diunggah oleh akun @info.minang pada Kamis (6/8/2020).

Berdasarkan informasi yang beredar, Buya Ap pingsan ketika memipin salat isya berjamaah di Masjid Raya Muaralabuh, Solok Selatan, Sumatra Barat pada Selasa (4/8/2020).

Tampak dalam video tersebut, Buya Ap terlihat tidak sanggup berdiri. Ia tampak hanya duduk di sebelah mimbar.

Para jamaah sedang berdiri kemudian tetap lanjut menyelesaikan salat. Tak berapa lama, tubuh Buya Ap ambruk.

Dalam kondisi setengah sadar, Buya Ap masih berusaha untuk bangkit. Namun tubuhnya tidak mampu dan kemudian berguling.

Sontak jamaah yang berada paling depan langsung menolong imam masjid itu.

Para jamaah yang telah menyelesaikan salat pun ikut membantu menolong Buya Ap.

baca juga

"Saat akhir shalat beliau pingsan tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD Solok Selatan," tulis @info.minang.

"Hingga sore tadi kabar yang kami terima beliau masih dalam keadaan koma, dan akhirnya Allah lebih sayang kepada beliau. Beliau meninggal dunia pada Rabu, pukul 20.45 WIB," imbuhnya.

Detik-detik Imam Masjid Solsel Pingsan dan Meninggal, Ternyata Mualaf (Instagram)
Detik-detik Imam Masjid Solsel Pingsan dan Meninggal, Ternyata Mualaf (Instagram)

Rekaman CCTV yang memperlihatkan detik-detik Buya Ap pingsan hingga akhirnya meninggal dunia ini telah disaksikan lebih dari 60 ribu kali. Ada 163 komentar di sana, pada Jumat (7/8/2020).

Buya Ap adalah seorang mualaf yang telah lama mendalami Islam. Ia bekerja sebagai pedagang tahu di kota Muaralabuh.

Warganet memanjatkan doa dan memberi ucapan duka cita atas meninggalnya Buya Apriadi.

"Innalillahi Wainnailaihi Rojiun, semoga Alm Husnul Khotimah. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin," tulis @desmichatib.

"Ya Allah..inilah ahli surga," ujar @zara_british0606.

Video detik-detik Buya Ap jatuh pingsan dapat disaksikan di sini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Wali Kota Padang Dimarahi Emak-emak PKL Viral, Ini Respons Mahyeldi

Video Wali Kota Padang Dimarahi Emak-emak PKL Viral, Ini Respons Mahyeldi

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 15:05 WIB

Heboh Bakso Jumbo Dimasak Bareng Mangkoknya, Warganet Murka!

Heboh Bakso Jumbo Dimasak Bareng Mangkoknya, Warganet Murka!

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 10:00 WIB

Peringkat 1 Seleksi Akpol, Wanita ini Gugur Karena Corona, Curhatnya Viral

Peringkat 1 Seleksi Akpol, Wanita ini Gugur Karena Corona, Curhatnya Viral

News | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 08:59 WIB

Terkini

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

Bela Dandhy Laksono, Menteri HAM: Seseorang Tak Boleh Dihukum karena Daya Cipta dan Karsanya

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi

News | Minggu, 01 November 2026 | 11:03 WIB

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Tren Soft Life dan Isu Mental Health: Bisakah Hidup Tenang Tanpa Harus Kaya?

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 11:00 WIB

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Cara Membersihkan Kacamata yang Baik dan Benar, Boleh Dicuci Pakai Air?

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:46 WIB

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 10:33 WIB

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Ulasan Novel Loversation: Belajar Menerima Diri dan Berdamai dengan Masa Lalu

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:30 WIB

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Cara Menghapus Cache Aplikasi Android Tanpa Hapus Data Penting

Tekno | Minggu, 01 November 2026 | 10:24 WIB

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Berapa Harga Tiket Masuk RANS Carnival Jogja? Viral Ditinggal Musisi hingga UMKM

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:16 WIB

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Warisan Batik Pekalongan dalam Balutan Modern, Ini 24 Koleksi Terbaru Tieka Huza

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 10:05 WIB

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Paradoks Bingar: Dunia Remaja, Bisbol, dan Pertandingan Melawan Ketakutan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 10:00 WIB

×