Cerita Ahok saat Dipenjara: Anak Stres Sampai Mau Pindah Kewarganegaraan

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Minggu, 09 Agustus 2020 | 15:37 WIB
Cerita Ahok saat Dipenjara: Anak Stres Sampai Mau Pindah Kewarganegaraan
Ahok dan Sean Purnama. (@basukibtp/instagram)

Suara.com - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menceritakan kisahnya saat dipenjara akibat kasus penistaan agama. Saat itu, anak-anaknya begitu terpukul hingga ingin pindah kewarganegaraan.

Cerita itu ia bagikan kala berbincang dengan Iyas Lawrence dalam tayangan yang diunggah di kanal YouTube Panggil Saya BTP, Sabtu (8/8/2020).

Ahok menceritakan ketika dirinya didemo oleh massa dalam aksi 411, anak-anaknya, Nicholas Purnama, Nathania Purnama, dan Daud Albeenner Purnama, masih bisa bertahan dan menganggap peristiwa itu biasa saja.

Begitu pula saat Ahok menjalani pemeriksaan dan sidang atas kasus penistaan agama yang dilatar belakangi oleh frasa 'dibohongi Surat Al Maidah', ketiga anaknya masih menunjukkan reaksi yang dinilainya tidak berlebihan.

Ahok mengatakan anak-anak tidak menunjukkan kekhawatiran lantaran dirinya sudah sering mendapat protes dan demo selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

"Di rumah biasa-biasa aja. Enggak, kita biasa aja, kita jalani aja," kata Ahok

Baru kemudian ketika Ahok dijatuhi hukuman pidana dan masuk penjara, anak-anaknya menunjukkan reaksi yang berbeda.

"Waktu baru masuk mereka agak marah, dan syok, dan stres. Anak cewek saya sempat berpikir mau pindah warga negara lah. Daud langsung jatuh, dia nangis. Jadi akhirnya bisa terima juga si Nicho. Cuma takutnya di-bully kan, dia kuliah di UI kan," ungkap pria yang juga dipanggil BTP ini.

Beruntung, anak ketiganya, Daud yang kala itu masih berusia delapan tahun tidak mendapat perundungan oleh kawan-kawannya di sekolah.

baca juga

"Sekolah Daud juga dia enggak di-bully. Guru-gurunya baik, bilang "papamu enggak salah, papa mu is a hero". Jadi anak-anak membangkitkan semangat dia. Bahwa papanya ini hero," papar Ahok.

Untuk mengatasi rasa kalutnya selama di dalam penjara, Ahok mengaku jadi lebih banyak berpikir.

"Kamu perlu dikurung baru kamu tahu. Lo enggak mau damai lo mati sendiri hehehe. Lo mati sendiri lo di dalam lo. Kamu kalau marah kan mikirin dia terus. Lebih baik kita kerjakan sesuatu yang baru kan. Membaca. Saya doa lah," ujar pria 54 tahun itu.

Ia juga bersyukur karena menemukan berbagai hal positif yang bisa didapatkan ketika di dalam bui.

"Waduh ini bersyukur banget ya, bisa tiap hari senin sampai jumat bisa dijemur, tiap hari olah raga, tiap hari tidur 8 jam, jam 10 malam wajib tidur kan, makan tepat waktu,sebelum jam 6 selesai makan. jadi sebelum tidur 4 jam kosong perut kita," tukas pria yang kini menjabat sebagai Komisaris Utama PT Pertamina.

Dari kejadian itu pula, Ahok merasa bahwa waktu menjadi salah satu hal yang paling penting di dunia.

"Apa yang dilakukan di dalam? Waktu. Astaga 24 jam itu sama kan detak jam itu. Satu jam itu lama lho. Lama jalannya. Lihat kalender di meja itu coretnya lamaaaa lewat seminggu," Ahok memungkasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok, Berkas Segera Dikirim ke JPU

Update Kasus Pencemaran Nama Baik Ahok, Berkas Segera Dikirim ke JPU

News | Kamis, 06 Agustus 2020 | 22:08 WIB

Dua Tersangka Penghina Ahok Ngaku Khilaf dan Minta Maaf

Dua Tersangka Penghina Ahok Ngaku Khilaf dan Minta Maaf

Video | Kamis, 30 Juli 2020 | 20:55 WIB

Ngaku Emosi dan Khilaf, Penghina Ahok Minta Maaf

Ngaku Emosi dan Khilaf, Penghina Ahok Minta Maaf

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 21:06 WIB

Polisi Bekuk 2 Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok

Polisi Bekuk 2 Pelaku Pencemaran Nama Baik Ahok

Video | Kamis, 30 Juli 2020 | 20:00 WIB

Dua Fans Veronica Lakukan Penghinaan karena Kesal Ahok Nikah Lagi

Dua Fans Veronica Lakukan Penghinaan karena Kesal Ahok Nikah Lagi

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 19:54 WIB

Ditangkap, Dua Penghina Ahok Ternyata Pegiat Komunitas Veronica Lovers

Ditangkap, Dua Penghina Ahok Ternyata Pegiat Komunitas Veronica Lovers

News | Kamis, 30 Juli 2020 | 18:33 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×