Merasa Dipojokkan, Turah Parthayana Klarifikasi Kasus Pelecehan Seksual

Dany Garjito, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 11 Agustus 2020 | 10:22 WIB
Merasa Dipojokkan, Turah Parthayana Klarifikasi Kasus Pelecehan Seksual
Turah Parthayana [Instagram/@turahparthayana]

Suara.com - YouTuber Turah Parthayana angkat bicara mengenai kasus dugaan pelecehan seksual terhadap rekannya berinisial J. Mahasiswa yang kuliah di Rusia ini mengaku kasus tersebut telah selesai dimediasi dan kedua pihak telah sepakat untuk berdamai, namun kini justru kembali diangkat.

Klarifikasi tersebut disampaikan oleh Turah melalui kanal YouTube miliknya. Ia mengaku kasus dugaan pelecehan tersebut telah selesai dimediasi.

"Masalah yang disaksikan juga oleh Permira Tomsk sudah selesai. Artinya pihak saya dan J tidak akan mengungkit masalah itu lagi. Namun di Agustus masalah ini diangkat lagi oleh pihak ketiga dengan dukungan pihak J," kata Turah seperti dikutip Suara.com, Selasa (11/8/2020).

Usai kasus dugaan pelecehan tersebut terjadi, Turah juga mendapatkan beberapa konsekuensi. Mulai dari dikeluarkan dari kepanitiaan acara hingga pindah asrama.

"Aku sudah menerima konsekuensi, dikeluarkan dari Indonesian Day, disuruh pindah lantai agar tidak sama dengan J," ucapnya.

Ia membantah bila dirinya menjadi orang yang lebih dulu mengajak J untuk menonton film horor, awal aksi dugaan pelecehan seksual terjadi.

"Pihak J mengatakan aku yang mengajak nonton duluan. Padahal aku sudah punya chat DM dari J, dia ngajak aku duluan. Menurutku kita saling ngajak, bukan aku yang ngebet," kata Turah.

J juga mengklaim ia merasa dijebak oleh Turah karena ia mengaku dijanjikan menonton film horor bersama dengan rekannya yang lain. Namun, saat itu ternyata hanya ada Turah dan J saja.

Turah juga membantah kronologi tersebut. Ia memiliki bukti telah mengajak dua temannya yang lain melalui grup WhatsApp namun tak digubris oleh kedua temannya.

baca juga

Menurut Turah, kronologi pihak J tidak dapat dibenarkan sepenuhnya karena tidak memiliki bukti di saat kejadian tersebut. Sementara, ia memiliki bukti-bukti tersebut.

"Kalian sudah mendengar di Twitter dua hari lalu, aku baru klarifikasi sekarang. Mending yang inti-intinya saja, aku sudah punya bukti, aku tunjukkan ke kalian biar paham kejadian sebenarnya," ungkapnya.

Pria kelahiran 7 September 1997 ini mengaku merasa dipojokkan dengan adanya utas kasus dugaan pelecehan dirinya di akun Twitter @sandi_sa119. Ia merasa semua pihak menyerang dirinya tanpa ada yang mau mendengar penjelasan dari sudutnya terlebih dahulu.

"Harusnya kalau memang mempublikasikan kejadian ini, jadi perantara. Kelihatan penyampaiannya sangat memprovokasi buat aku merasa bersalah di kejadian ini. Itu satu pihak doang di-support, lainnya belum didengar dan membuat statement di Twitter," ungkapnya.

Pengakuan Turah Parthayana

Manajer Turah Parthayana juga telah menanggapi kejadian ini dan minta maaf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Turah Parthayana, Youtuber Indonesia yang Kuliah di Rusia

Profil Turah Parthayana, Youtuber Indonesia yang Kuliah di Rusia

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2020 | 19:01 WIB

YouTuber Turah Dituding Lakukan Pelecehan, Paksa Korban Pegang Kelaminnya

YouTuber Turah Dituding Lakukan Pelecehan, Paksa Korban Pegang Kelaminnya

Video | Kamis, 06 Agustus 2020 | 15:45 WIB

Ayah Turah Parthayana Disebut Mau Tuntut Korban Pelecehan Seksual

Ayah Turah Parthayana Disebut Mau Tuntut Korban Pelecehan Seksual

Entertainment | Kamis, 06 Agustus 2020 | 14:57 WIB

Terkini

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Polemik Tunggakan PBB Rp2,33 Miliar Yayasan IGM Palembang, Ratu Dewa Singgung Evaluasi Data

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:16 WIB

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

×