Imbas Kerusuhan dan Penjarahan, Chicago Batasi Akses ke Pusat Kota

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:55 WIB
Imbas Kerusuhan dan Penjarahan, Chicago Batasi Akses ke Pusat Kota
Imbas Kerusuhan dan Penjarahan, Chicago Batasi Akses ke Pusat Kota. (BBC)

Suara.com - Kepolisian Chicago akan membatasi akses ke pusat kota selepas kerusuhan dan penjarahan pada awal pekan Senin (10/8), akibat adanya laporan penembakan oleh aparat.

Menyadur BBC, jam malam akan diberlakukan di kawasan kota dan patroli polisi akan berlanjut hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Inspektur polisi Chicago David Brown mengatakan pusat kota akan dibatasi dari pukul 20.00 malam hingga 06.00 pagi.

Pejabat kota untuk sementara menghentikan layanan transportasi ke pusat kota dan menutup jembatan.

Brown menjelaskan kerusuhan dan penjarahan dipicu oleh adanya informasi yang salah tentang seorang tersangka yang ditembak oleh polisi pada Minggu (9/8).

Kerusuhan dan penjarahan di Chicago, Senin 10 Agustus 2020. (BBC)
Kerusuhan dan penjarahan di Chicago, Senin 10 Agustus 2020. (BBC)

"Pemicu kehancuran yang memalukan yang kita lihat tadi malam disebabkan (kejadian) pada Minggu sore," ujar Brown.

Polisi berusaha mewawancari tersangka, sambung Brown, yang melarikan diri dan melepaskan tembakan ke arah petugas. Petugas membalas dan melukai individu tersebut.

Tersangka yang digambarkan sebagai pria berusia 20 tahun. Kini pria ini berada di tersangka di rumah sakit dan dalam masa perawatan.

"Setelah penembakan ini, kerumumnan orang berkumpul di sisi selatan kota. Kemarahan berkobar, dipicu oleh informasi yang salah, saat sore berubah menjadi malam," kata Brown.

baca juga

"(Polisi Chicago) mengetahui beberapa postingan media sosial yang mendorong penjarahan di pusat kota."

Pada Senin (10/8), polisi Chicago telah menangkap lebih dari 100 orang yang diduga terlibat penjarahan, perilaku tidak tertib, hingga penyerangan terhadap polisi.

Selain kerusuhan yang meluas, polisi melaporkan adanya baku tembak dengan sejumlah orang yang dianggap tersangka pada Senin dini hari.

Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan adanya vandalisme dan ke kerusakan toko, beberapa di antaranya terjadi bermil-mil dari pusat kota.

Dalam unggahan ini menunjukkan orang-orang berjalan keluar dari toko dengan membawa barang, sementara klip lain menunjukkab seorang petugas polisi terkena di wajahnya dengan benda yang nampaknya dilemparkan oleh seseorang di jalan.

Para pejabat mengatakan 13 petugas polisi terluka sepanjang malam, termasuk satu orang yang terkena botol. Seorang warga sipil dan satpam juga mengalami luka akibat tembakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perusahaan Asal AS Relokasi Pabriknya dari China ke Jawa Tengah

Perusahaan Asal AS Relokasi Pabriknya dari China ke Jawa Tengah

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2020 | 15:54 WIB

Duh, Kasus Covid-19 Amerika Serikat dan Brasil Masih Terus Bertambah

Duh, Kasus Covid-19 Amerika Serikat dan Brasil Masih Terus Bertambah

Health | Senin, 10 Agustus 2020 | 14:15 WIB

Intelijen AS: China, Iran, dan Rusia Coba Mengacaukan Pemilihan Presiden AS

Intelijen AS: China, Iran, dan Rusia Coba Mengacaukan Pemilihan Presiden AS

News | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 20:18 WIB

Terkini

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

Suket Penyetaraan SMA Gibran Tak Sah, Demokrat Pelajari Serius Pertimbangan Hukum MA

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Air Kelapa dan Limbah Tahu Bisa Jadi Bahan Sensor untuk Pantau Aktivitas Otot: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Ulasan On Your Wedding Day: Ketika Melepaskan Menjadi Cara untuk Mencintai

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:55 WIB

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Komisaris Krakatau Steel Tiba-tiba Mundur

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 15:52 WIB

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Atasi Tekstur Kasar: 5 Refining Serum untuk Kulit Wajah Mulus

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:50 WIB

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

Putusan MA Gugurkan Suket Ijazah Gibran, Gerindra Segera Rumuskan Sikap

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:49 WIB

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

Soal Potensi PT Djarum Jadi Tersangka Korporasi Kasus Cukai Rokok, Begini Respons Ketua KPK

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Atasi Burnout Lewat Buku When Your Life Keeps Moving but Your Energy Stops

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:45 WIB

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 15:43 WIB

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

Presiden Prabowo Bakal Beri Taklimat 400 Calon Pemimpin Masa Depan di Istana

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:42 WIB

×