Tambah Koleksi Baru, Arief Poyuono Pamer Cara Merawat Koleksi Kerisnya

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:22 WIB
Tambah Koleksi Baru, Arief Poyuono Pamer Cara Merawat Koleksi Kerisnya
Arief Poyuono pamer cara merawat keris (Twitter/bumnbersatu)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku mendapatkan keris baru dari Solo, Jawa Tengah. Ia memamerkan aksinya merawat keris baru yang menambah daftar koleksi keris miliknya itu.

Aksi Arief tersebut diunggah melalui akun Twitter miliknya @bumnbersatu. Arief mengaku baru saja mendapatkan sebuah keris dari orang tuanya di Solo, ia men-tag Presiden Joko Widodo dalam cuitannya itu.

"Keris ini saya dikasih sama orang tua di Solo, katanya untuk saya @jokowi," kata Arief seperti dikutip Suara.com, Rabu (12/8/2020).

Arief juga mengunggah sebuah video yang menampilkan dirinya memamerkan keris barunya. Arief juga unjuk kebolehan merawat keris barunya itu.

Sambil bertelanjang dada, Arief mengasapi keris tersebut. Keris itu, kata Arief, diberikan wewangian untuk menambahkan aroma.

"Ini lagi saya kasih wewangian biar harum baunya keris ini," ujar Arief.

Aksi mengasapi keris tersebut tak berlangsung lama. Arief menyebut khawatir ketahuan memiliki banyak keris.

"Sudah ah, nanti ketahuan sama orang nanti banyak kerisnya," ungkapnya.

Arief Poyuono pamer cara merawat keris (Twitter/bumnbersatu)
Arief Poyuono pamer cara merawat keris (Twitter/bumnbersatu)

Yakin Jokowi mampu pulihkan ekonomi

baca juga

Arief Poyuono meyakini bahwa Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan berhasil melewati krisis ekonomi Covid-19. Ia pun meminta agar para elit politik berhenti nyinyir dan membuat gaduh demi membantu pemerintahan.

Dalam pandangan Arief, untuk bisa lolos dari badai krisis ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi covid-19, harus ada langkah ekstra yang diambil pemerintah di kuartal ketiga tahun 2020 ini.

"Ini harus cepat dan harus extraordinary. Saya pikir pada kuartal ketiga ini sampai September nanti perekonomian kita akan tumbuh antara 1 -1.5 persen," ungkap Arief dalam sebauh video yang ia unggah di laman Twitter-nya pada Kamis (30/7/2020).

Ia juga berpendapat bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berhasil jika kasus virus covid-19 terus turun.

Arief juga berharap agar seluruh elemen masyarakat turut membantu upaya pemerintahan Presiden Jokowi dalan mengembalikan situasi ekonomi saat pandemi.

"Artinya marilah kita bersama-sama membantu pemerintahan. Para elit politik jangan grabak-grubuk ya, jangan nyinyir, jangan gaduh, karena ini masalah keselamatan bangsa," tukas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Merasa Terbuang di BUMN, Relawan Minta Jokowi Copot Erick Thohir

Merasa Terbuang di BUMN, Relawan Minta Jokowi Copot Erick Thohir

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:56 WIB

Bangga Fadli Zon Dapat Penghargaan, Gerindra: Kritik Bagian dari Perjuangan

Bangga Fadli Zon Dapat Penghargaan, Gerindra: Kritik Bagian dari Perjuangan

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:11 WIB

Disebut Tukang Gaduh, Relawan Desak Jokowi Copot Menteri Erick Thohir

Disebut Tukang Gaduh, Relawan Desak Jokowi Copot Menteri Erick Thohir

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:03 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×