Pesan Amien Rais ke Jokowi: Presiden Jangan Terjebak Mental Koncoisme

Reza Gunadha | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 13 Agustus 2020 | 09:11 WIB
Pesan Amien Rais ke Jokowi: Presiden Jangan Terjebak Mental Koncoisme
Amien Rais mengungkapkan keresahannya terhadap rezim Jokowi. (YouTube/Amien Rais Official)

Suara.com - Politikus senior Amien Rais kembali menyuarakan keresahannya dengan mengkritik rezim pemerintahan Joko Widodo. Kali ini, mantan politisi PAN itu mengatakan Presiden Jokowi terjebak dalam mentalitas "koncoisme".

Amien juga menyebut bahwa Jokowi pilih kasih dalam menegakkan demokrasi, sehingga ada separuh suara rakyat yang dibungkam ketika menyatakan pendapatnya.

"Sebagai presiden seharusnya Jokowi berpikir, bekerja dan terus berusaha supaya tidak jadi pemimpin partisan: membela sekitar separuh anak bangsa dan menjauhi, bahkan kelihatan memusuhi sekitar separuh anak bangsa lainnya," kata politisi 76 tahun itu, dilansir Suara.com dari kanal YouTube Amine Rais Official, Kamis (13/8/2020).

Dalam pandangan Amien, praktik politik semacam itu bisa memecah belah bangsa Indonesia. Ia lantas menganggap bahwa Presiden Jokowi telah terjebak pada sebuah mentalitas yang tidak seharusnya dimiliki oleh seorang pemimpin negara.

"Tidak boleh seorang presiden terjebak pada mentalitas "koncoisme"," tegas Amien.

Ia kemudian mencontohkan jika praktik mentalitas koncoisme itu tercermin dalam respons yang diberikan Jokowi kala menghadapi aksi massa pada 4 November 20016 lalu atau yang disebut dengan aksi 411. 

"Tiga orang utusan mereka ingin bertemu dengan Jokowi. Tetapi ditunggu dari pagi sampai larut senja, Jokowi di hari itu seharian meninggalkan Istana. Alasannya, ada satu urusan teknis harus diselesaikan di bandara Soekarno-Hatta," kata mantan Ketua MPR itu.

Amien juga mengungkapkan bahwa dalam dua kali periode masa jabatan Presiden Jokowi, perkembangan politik nasional bukan semakin demokratis tetapi malahan kian jauh dari spirit demokrasi.

Ia juga menganggap bahwa pemerintah selalu mencurigai umat Islam yang bersikap kritis dan korektif terhadap rezim.

"Sampai sekarang penyakit politik bernama partisanship itu tetap menjadi pegangan rezim Jokowi dalam menghadapi umat Islam yang kritis terhadap kekuasaannya," Amien menambahkan.

Belum lagi, lanjut Amien, tentang orang-orang di Istana, termasuk buzzer, yang dianggapnya selalu pasang badan melindungi Presiden Jokowi dari hujaman kritik.

"Para buzzers bayaran dan para jubir Istana di berbagai diskusi atau acara di banyak stasiun televisi semakin menambah kecurigaan banyak kalangan terhadap politik Jokowi yang beresensi politik belah bambu. Menginjak sebagian dan mengangkat sebagian yang lain," tukas Amien.

Keresahan Amien ini adalah poin pertama dari daftar kritik yang sudah disiapkan oleh sang politikus senior dalam rangkaian risalah soal rezim Joko Widodo.

Ia mengatakan masih ada 13 poin lagi yang akan ia utarakan yang ia sebut sebagai pertimbangan Joko Widodo untuk mundur atau terus melanjutkan rezim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Novel Baswedan Sindir Buzzer: Kita Tidak Bisa Larang Orang Berhalusinasi

Novel Baswedan Sindir Buzzer: Kita Tidak Bisa Larang Orang Berhalusinasi

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:11 WIB

Indonesia di Ambang Resesi, Jokowi: Rp170 Triliun APBD Mandek di Bank

Indonesia di Ambang Resesi, Jokowi: Rp170 Triliun APBD Mandek di Bank

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:20 WIB

Gerindra Nilai Fahri dan Fadli Zon Pantas Diberi Penghargaan dari Jokowi

Gerindra Nilai Fahri dan Fadli Zon Pantas Diberi Penghargaan dari Jokowi

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:41 WIB

Komnas HAM Kecam Kekerasan Atas Nama Agama di Surakarta

Komnas HAM Kecam Kekerasan Atas Nama Agama di Surakarta

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:01 WIB

Saksikan 1.620 Relawan Disuntik, Jokowi Harap Vaksin Diproduksi Awal Tahun

Saksikan 1.620 Relawan Disuntik, Jokowi Harap Vaksin Diproduksi Awal Tahun

News | Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:03 WIB

Tiba di Bandung, Jokowi Bakal Pantau Uji Klinis Vaksin Covid-19 di UNPAD

Tiba di Bandung, Jokowi Bakal Pantau Uji Klinis Vaksin Covid-19 di UNPAD

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2020 | 11:29 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB