Usai Membabi Buta Tembak Sugianto, Pelaku Dibonceng Pemotor Berjaket Ojol

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 15:38 WIB
Usai Membabi Buta Tembak Sugianto, Pelaku Dibonceng Pemotor Berjaket Ojol
Lokasi penembakan bos perusahaan pelayaran di Kelapa Gading. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)

Suara.com - Bos perusahaan pelayaran bernama Sugiyanto (51) ditembak mati oleh penjahat bersenaja api saat sedang berjalan di pinggir jalan Ruko Royal Gading Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2020).

Warga sekitar ceritakan detik-detik saat kejadian tersebut terjadi.

Pasangan suami-istri yang merupakan juru tambal ban persis di seberang ruko menjelaskan, kejadian tersebut terjadi sekira pukul 12.00 WIB.

Kala itu mereka sedang asyik makan siang tiba-tiba mendengar suara tembakan sebanyak 3 kali.

"Tiga kali ledakan kita dengar. Dor dor dor begitu aja. Baru kita bertanya-tanya ada apa, karena sebelumnya belum pernah dengar begitu enggak ada apa-apa di sini aman-aman aja," kata salah satu dari mereka yang enggan disebutkan namanya saat ditemui Suara.com di lokasi, Jumat (14/8/2020).

Mereka kemudian menghampiri ruko lalu melihat ada salah satu orang tergeletak bersimbah darah dan beberapa selongsong peluru di dekat korban.

Selain itu, keduanya juga mengaku sempat melihat terduga pelaku yang berperan sebagai eksekutor kabur dengan memanjat pagar ruko dan ternyata sudah ada satu orang lainnya menunggu di ujung ruko tersebut dengan sepeda motor.

"Jadi memang di sana ada yang nunggu bawa motor pakai jaket warna hijau kayak ojol. Mereka menunggu dulu beberapa menit setelah itu kemudian kabur," tuturnya.

Lebih lanjut, setelah pelaku kabur, warga kemudian baru berani mendekat. S tewas dengan beberapa luka tembak dan masih menggenggam ponselnya.

baca juga

"Enggak ada ngelawan sudah langsung tergeletak. Orang handphone-nya aja saya lihat masih digenggam masih hidup," tutup juru tambal ban tersebut.

5 Peluru

Tubuh Sugianto ternyata dihujani lima tembakan oleh pelaku misterius.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan hal itu berdasarkan hasil visum terhadap mayat korban. 

"Pagi tadi Dirkrimum Polda Metro Jaya bersama-sama Reskrim Polres Metro Jakarta Utara melakukan olah TKP lagi ditemukan satu selongsong lagi dan juga di-crosscheck dengan hasil visum awal di rumah sakit ternyata memang ada lima tembakan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat.

Yusri menyebutkan beberapa luka tembak tersebut ditemukan pada bagian dada dan perut korban. Selain itu juga ditemukan luka tembak pada bagian muka dan kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Persebaya Ditahan PSS, Bonek Panen Pujian Bentangkan Spanduk Save Kalimantan

Persebaya Ditahan PSS, Bonek Panen Pujian Bentangkan Spanduk Save Kalimantan

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:36 WIB

Tips Settingan Kamera Mode Pro Malam Hari HP Xiaomi, Hasil Foto Lebih Jernih

Tips Settingan Kamera Mode Pro Malam Hari HP Xiaomi, Hasil Foto Lebih Jernih

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:29 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Abu Membubung 500 Meter dan Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Erupsi 3 Kali, Abu Membubung 500 Meter dan Status Masih Siaga

Lampung | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:28 WIB

7 Tips Feng Shui agar Tidak Boros di Akhir Bulan, Mulai dari Pintu Masuk hingga Dompet

7 Tips Feng Shui agar Tidak Boros di Akhir Bulan, Mulai dari Pintu Masuk hingga Dompet

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:24 WIB

HP Rp3 Jutaan Rasa Flagship? Ini 4 Rekomendasi dengan Kamera Terbaik 200 MP dan OIS!

HP Rp3 Jutaan Rasa Flagship? Ini 4 Rekomendasi dengan Kamera Terbaik 200 MP dan OIS!

Tekno | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:15 WIB

TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

TPG Guru Non-ASN Ditargetkan Cair Senin, SP2D Disebut Sudah Siap

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Surplus Dagang RI Tembus US$7,25 Miliar, Kemendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Arti Kedutan Pipi Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Arti Kedutan Pipi Kanan dan Kiri Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Rezeki?

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:03 WIB

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

Modal 1.000 Botol dan 700 Galon Bekas, Perahu GWK Kelapa Gading Juara Festival Cilung

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:01 WIB

Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas

Koperasi Desa Membutuhkan Penguatan, Bukan Sekadar Limpahan Tugas

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 19:00 WIB

×