Disambar Ikan Makerel Seberat 18 Kg, Pemancing 56 Tahun Ini Tewas

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 16 Agustus 2020 | 19:07 WIB
Disambar Ikan Makerel Seberat 18 Kg, Pemancing 56 Tahun Ini Tewas
Ilustrasi memancing. [shutterstock]

Suara.com - Seorang pria yang tengah memancing di pelabuhan Darwin, Australia, meninggal dunia usai disambar oleh ikan makerel dengan berat 18 kilogram.

Menyadur ABC, Minggu (16/8/2020), pemancing berusia 56 tahun ini sedang berada di kapalnya saat ikan besar ini tiba-tiba menyerangnya.

Kepolisian Northern Territory mengatakan pria yang tak disebutkan namanya ini memancing bersama keluarga dan teman-temannya pada Jumat (14/8) lalu.

"Dia dihantam di dadanya oleh ikan besar yang meluncur ke perahu," ujar kepolisian.

Sementara nelayan setempat, James Crane, menyebut serangan ikan seberat 18 kg ini mengakibatkan luka parah.

Ilustrasi memancing. (Pixabay/TheDigitalWay)
Ilustrasi memancing. (Pixabay/TheDigitalWay)

"Dari laporan, (ikan) itu makarel seberat 18 kg, jadi (ikan) itu ikan besar yang melompat tepat ke orang ini dan menyebabkan trauma benda tumpul," kata Crane.

"Kedengarannya sangat mengerikan, tetapi itu benar-benar terjadi," sambungnya.

Crane menyebut pria itu dan keluarganya memakai kapal pribadi saat memancing, dan bukan kapal nelayan.

"Ini seharusnya menjadi hari yang menyenangkan di luar sana bersama teman-temanmu," katanya prihatin atas apa yang menimpa pemancing ini.

baca juga

Kepolisian mengatakan pihak keluarga dan temannya segera menuju Cullen Bay di mana mereka bertemu dnegan polisi dan paramedis yang melakukan CPR.

Disebutkan, pemancing ini mengembuskan napas terakhir di Teluk Cullen.

"Ini tampaknya merupakan insiden aneh yang sangat menyedihkan bagi orang-orang di kapal dan keluarga serta teman-teman pria itu," imbuh polisi.

Insiden serupa pernah terjadi pada 2018 lalu, di mana seorang perempuan dihantam seekor makarel di perairan yang terletak 45 km dari Darwin.

Ikan makarel seberat 10 kg itu disebutkan melompat lebih dari satu setengah meter di udara sebelum menyambar perempuan itu hingga ia terluka di bagian leher.

Perempuan ini selamat namun memiliki luka yang dalam di lehernya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamatkan Istri, Pria Ini Nekat Jotos Hiu Putih Sepanjang 3 Meter

Selamatkan Istri, Pria Ini Nekat Jotos Hiu Putih Sepanjang 3 Meter

News | Minggu, 16 Agustus 2020 | 17:29 WIB

Tewas di Pantai Wediombo, Pemancing Rekam Sendiri Detik-Detik Tersapu Ombak

Tewas di Pantai Wediombo, Pemancing Rekam Sendiri Detik-Detik Tersapu Ombak

Jogja | Sabtu, 15 Agustus 2020 | 16:21 WIB

Pemotongan Sapi Kurban di Aceh Dinilai Tidak Manusiawi, Disorot Australia

Pemotongan Sapi Kurban di Aceh Dinilai Tidak Manusiawi, Disorot Australia

News | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:39 WIB

Terkini

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Career Break Bukan Penghalang, Mengapa Dunia Kerja Sulit Memahaminya?

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Jaga Hutan dengan Kearifan Lokal, Pemerintah Genjot Status Hukum Masyarakat Adat Gunung Kong

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Kasus Robert Alberts Belum Beres, Manajemen Persib Buka Suara Soal Sanksi FIFA

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:30 WIB

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Bakal Pindah Kantor, Ini Daftar Lengkap OPD Pemkot Bogor yang Bergeser ke Pusat Baru

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

Orang Kaya Masih Nikmati Subsidi BBM, Bahlil Cari Cara Pangkas Kebocoran Ratusan Triliun

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

Saepul Pelaku Mutilasi Depok Ternyata Idap HIV, Bawa Obat Saat Jalani Rekonstruksi

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Menkum Supratman: Hukuman Mati Koruptor Bukan Lagi Perdebatan, Tapi Eksekusi

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru

Catat Tanggalnya! D.O. EXO Bakal Sapa Fans Indonesia Lewat Tur Asia Terbaru

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Pascabanjir Batang Toru, UI Dorong Pembangunan Kawasan Pegunungan Berbasis Sains

Pascabanjir Batang Toru, UI Dorong Pembangunan Kawasan Pegunungan Berbasis Sains

Sumut | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:23 WIB

Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Berganti Nama Jadi RUU Melindungi Aset

Bambang Harymurti Usul RUU Perampasan Aset Berganti Nama Jadi RUU Melindungi Aset

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:21 WIB

×