Pemotongan Sapi Kurban di Aceh Dinilai Tidak Manusiawi, Disorot Australia

Reza Gunadha, ABC

Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:39 WIB
Pemotongan Sapi Kurban di Aceh Dinilai Tidak Manusiawi, Disorot Australia
Ilustrasi

Suara.com - Video yang menunjukkan penjagalan sapi asal Australia dipotong di dua rumah pemotohan hewan alias RPH Indonesia menjadi sorotan negatif di negeri kanguru tersebut.

LSM bernama Animals Australia telah melayangkan surat protes kepada Departemen Pertanian, Air dan Lingkungan Australia (DAWE), Jumat (6/8) pekan lalu.

Dalam surat itu juga disertai rekaman video mengenai adanya pemotongan hewan dengan cara-cara yang tidak manusiawi.

Tak hanya itu, yang disorot juga adalah pejagalan dilakukan di rumah pemotongan yang sudah memiliki lisensi.

Menurut Animals Australia, rekaman itu terjadi saat pemotongan hewan selama Hari Raya Idul Adha, 30 Juli lalu.

Dalam pernyataannya kepada ABC, CEO Animals Australia Glenys Oogjes mengatakan tata cara pemotongan 'sangatlah mengkhawatirkan', seperti yang sudah pernah diungkapkan di tahun 2011.

Padahal sekarang sudah ada sistem pemantauan yang dibuat oleh Departemen Pertanian Australia, bernama Exporter Supply Chain Assurance System (ESCAS), setelah adanya larangan ekspor ternak ke Indonesia di tahun 2011.

"Ternak Australia di Indonesia masih dipotong menggunakan model Mark I yang sudah dilarang, penggunaan tali dalam pemotongan hewan menjadi keprihatinan bagi kita semua di industri peternakan," kata Glenys.

"Jelas sekali ada penerapan sanksi bagi pelanggaran ECAS meliputi pencabutan lisensi, sistem ini tidak akan secara efektif melindungi ternak dari penanganan yang brutal."

baca juga

Tapi Animals Australia menolak untuk memberikan rekaman tata cara pemotongan tersebut kepada ABC.

Penghentian pengiriman ternak ke sana

Beberapa pengusaha ekspor ternak sudah menyaksikan rekaman tersebut dan satu perusahaan sudah menghentikan sementara pengiriman sapi ke fasilitas yang bermasalah tersebut, kata Dewan Ekspor Ternak Australia (ALEC).

Direktur eksekutif Dewan Eksportir Hewan Ternak Australia, Mark Harvey-Sutton mengakui rekaman tersebut sangat 'membuat stress' yang melihatnya dan menunjukkan hewan-hewan yang berasal dari Australia diikat dengan tali dan kemudian lehernya digorok tanpa dibunuh dengan kejutan listrik sebelumnya.

"Peristiwa ini tampaknya terjadi karena dilakukan oleh staf yang tidak berpengalaman, namun jelas ini di luar protokol normal yang dilakukan di Indonesia," katanya.

Menurut Mark, beberapa video dan sejumlah besar foto yang diambil antara tanggal 30 Juli sampai 5 Agustus menunjukkan adanya 10 ternak sapi di fasilitas tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deretan Fakta Awan Arcus, Fenomena di Langit Aceh yang Sempat Viral

Deretan Fakta Awan Arcus, Fenomena di Langit Aceh yang Sempat Viral

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2020 | 11:13 WIB

BMKG Ungkap Fakta Fenomena Awan Berbentuk Tsunami di Aceh

BMKG Ungkap Fakta Fenomena Awan Berbentuk Tsunami di Aceh

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2020 | 07:30 WIB

Awan Mirip Tsunami di Aceh Dipantik Dinamika Atmosfer

Awan Mirip Tsunami di Aceh Dipantik Dinamika Atmosfer

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 20:16 WIB

Bangkitkan Pariwisata, Aceh Gelar Pentas Panteu Meudiwana Secara Virtual

Bangkitkan Pariwisata, Aceh Gelar Pentas Panteu Meudiwana Secara Virtual

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2020 | 17:42 WIB

BMKG: Awan Mirip Tsunami di Aceh Adalah Awan Arcus

BMKG: Awan Mirip Tsunami di Aceh Adalah Awan Arcus

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:38 WIB

Fenomena Awan Tsunami Muncul di Aceh,  BMKG Sebut Itu Awan Arcus

Fenomena Awan Tsunami Muncul di Aceh, BMKG Sebut Itu Awan Arcus

Video | Senin, 10 Agustus 2020 | 19:45 WIB

Fenomena Awan Tsunami di Meulaboh Aceh, BMKG Minta Nelayan Tak Melaut

Fenomena Awan Tsunami di Meulaboh Aceh, BMKG Minta Nelayan Tak Melaut

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 16:55 WIB

Trending 'Awan Tsunami' Muncul di Langit Kota Meulaboh, Warganet Khawatir

Trending 'Awan Tsunami' Muncul di Langit Kota Meulaboh, Warganet Khawatir

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2020 | 15:20 WIB

Viral Awan Mirip Gelombang Tsunami di Aceh, BMKG Imbau Warga Waspada

Viral Awan Mirip Gelombang Tsunami di Aceh, BMKG Imbau Warga Waspada

News | Senin, 10 Agustus 2020 | 15:20 WIB

Terkini

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Dibuatkan Air Minum Malah Merampok, Pria di Bandar Lampung Tega Seret Nenek 68 Tahun Pakai Motor

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Harga Mirip Kisaran 100 Jutaan: Mending Beli Mitsubishi Pajero Sport atau Isuzu Panther Bekas?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 16:50 WIB

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Dinkes Sleman Catat 112 Kasus Leptospirosis hingga Oktober 2026, Dua Meninggal Dunia

Jogja | Jum'at, 06 November 2026 | 16:43 WIB

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

Foto Jokowi Rapikan Berkas di Lantai Viral: Ajudan Sampai Mohon Maaf, Netizen Sindir Tajam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:42 WIB

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

Detik-Detik Menegangkan: Bandar Sabu 1,5 Kg di Kalsel Dilumpuhkan Usai Mau Tusuk Polisi

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:38 WIB

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Berikan Akses Pendidikan Berkualitas, BRI Private dan BRI Prioritas Hadirkan Privilege Khusus

Bali | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

Cegah Disinformasi, UNESCO Perkuat Penggunaan AI yang Etis bagi Kreator Konten

News | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Sejak SD Jadi Korban Pelecehan Ayah Tiri, Remaja di Sungkai Barat Akhirnya Speak Up ke Polisi

Lampung | Jum'at, 06 November 2026 | 16:37 WIB

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

BRI Perluas Benefit Nasabah Prioritas melalui Kerja Sama Pendidikan dengan Sequoia School

Jakarta | Jum'at, 06 November 2026 | 16:34 WIB

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Prosedur Ekspor SDA Tak Berubah Meski Lewat DSI

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 16:31 WIB

×