Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 17 Agustus 2020 | 17:10 WIB
Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi
Ilustrasi penguin. (Pixabay/PublicDomainPictures)

Suara.com - Kepolisian Nottinghamshire, Inggris, menyelamatkan seekor penguin yang tersesat di daerah Broxtowe. Hewan ini rupanya kabur dari kandang.

Menyadur BBC, penguin jenis Humboldt ditemukan sedang mondar-mandir di jalanan desa pada Minggu (16/8) dini hari.

Hewan akuatik yang dinyatakan teracam punah ini disebutkan melarikan diri dari kandang pertanian yang Strelley dan kemudian berhasil berjalan sejauh satu mil.

Setelah ditemukan, polisi lantas memungut penguin yang dijuluki Po-Po ini, dan mengembalikan kepada pemiliknya.

"Dia berfoto dengan kami dan sangat ramah dengan petugas kami," ujra polisi setempat, Gareth Philp menambahkan mereka yang memberikan julukan Po-Po kepada spesies asli Amerika Selatan tersebut.

Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi. (BBC/Kepolisian Nottinghamshire)
Penguin Mondar-mandir di Jalanan Desa, Diselamatkan Polisi. (BBC/Kepolisian Nottinghamshire)

Dalam insiden berbeda terkait hewan-hewan yang kabur dari kandang dan menyambangi pemukiman warga, penduduk Pakistan belum lama ini dihebohkan dengan kedatangan sejumlah singa.

Penduduk Karachi, Pakistan panik setelah lima singa berkeliaran di jalanan kota. Hewan-hewan ini rupanya kabur dari kandang.

Menyadur Gulf News, insiden ini terjadi pada Selasa (11/8) lalu di daerah Gulshan-e-Hadeed, di mana para singa melarikan diri dari sebuah rumah pertanian.

Awalnya, lima kucing besar ini meninggalkan kandangnya yang berada di kawasan perumahan Gulshan-e-Muazzam. Setelahnya, mereka menyerang anjing-anjing yang menjaga daerah tersebut.

baca juga

Kelima singa ini kemudian berkeliaran di jalanan kota sebelum memasuki sebuah gedung yang membuat para penghuninya kalang kabut.

Warga sekitar lantas menghubungi polisi setempat dan otoritas satwa liar. Upaya penyelamatan pun dilakukan.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian singa-singa memasuki perkampungan warga ini.

Konservator margasatwa bagian provinsi Javed Ahmed Mehar mengatakan pihaknya segera melakukan penangkapan setelah mendapatkan laporan.

"Kami megirim para ahli kami ke daerah itu segera setelah menerima laporan singa yang melarikan diri," ujar Mehar.

Mehar menyebut keberadaan singa di rumah pertanian itu ilegal. Pasalnya, tidak ada undang-undang di Pakistan yang mengizinkan orang memelihara hewan liar di kediaman mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jejak Kotoran Terlihat dari Luar Angkasa Ungkap Koloni Tersembunyi Penguin

Jejak Kotoran Terlihat dari Luar Angkasa Ungkap Koloni Tersembunyi Penguin

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2020 | 10:30 WIB

Jutaan Tahun Lalu, Kembaran "Penguin Raksasa" Pernah Hidup di Selandia Baru

Jutaan Tahun Lalu, Kembaran "Penguin Raksasa" Pernah Hidup di Selandia Baru

Tekno | Kamis, 02 Juli 2020 | 07:00 WIB

Menumpuk di Pulau Ini, Kotoran Penguin Bisa Menghasilkan Gas Tertawa

Menumpuk di Pulau Ini, Kotoran Penguin Bisa Menghasilkan Gas Tertawa

Tekno | Kamis, 21 Mei 2020 | 05:00 WIB

Terkini

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

×