Profil Ahok Terlengkap, Karier dan Kontroversinya

Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 18 Agustus 2020 | 17:57 WIB
Profil Ahok Terlengkap, Karier dan Kontroversinya
Penulis buku 'Panggil Saya BTP: Perjalanan Psikologi Ahok Selama di Mako Brimob' Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menunjukkan buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Berikut profil Ahok terlengkap. Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama mencuri perhatian publik sejak dirinya menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2012. Sosoknya yang tegas dan lantang menjadikan Ahok sebagai salah satu politikus sekaligus pemimpin yang disegani banyak orang.

Selama menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta, kehadiran Ahok banyak mengundang kontroversial. Mulai dari kebijakan yang diberlakukan, saat menduduki kursi Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi tersangka atas penistaan agama di tahun 2016.

Padahal kala itu ia sedang berkampanye untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 bersama Djarot. Inilah profil Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok selengkapnya.

Latar Belakang

Ahok yang juga populer dengan panggilan BTP ini lahir di lahir Gantung, desa Laskar Pelangi, Belitung Timur, pada 29 Juni 1966. Ia merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

Orang tuanya bernama Indra Tjahja Purnama (Tjoeng Kiem Nam) dan Buniarti Ningsing (Boen Nen Tjauw).

Pada 1997, Ahok menikah dengan Veronica Tan. Pernikahannya itu, Ahok dikaruniai empat orang anak yakni Nicholas Purnama, Nathania Purnama, Daud Albeenner Purnama, dan Yosafat Abimanyu Purnama.

Setelah menikah selama lebih dari 20 tahun bersama Veronica Tan, keduanya memutuskan bercerai pada 2018.

Tak berselang lama, pada tahun 2019 Ahok menikahi Puput Nastiti Devi, seorang polwan yang usianya 33 tahun lebih muda darinya.

Pendidikan

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan penjelasan tentang buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memberikan penjelasan tentang buku barunya di Gedung Tempo, Palmerah, Jakarta, Senin (17/2). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Ahok menyelesaikan pendidikan SD hingga SMP di Belitung, lalu ia hijrah ke Jakarta dan menyelesaikan pendidikan SMA di SMA III PSKD. Kemudian Ahok meneruskan pendidikan tingginya di Fakultas Teknik Universitas Trisakti jurusan Teknik Geologi dan lulus tahun 1990.

Setelah menyelesaikan pendidikan S1, Ahok lantas melanjutkan pendidikan S2 di STIE Prasetya Mulya dan mendapatkan gelar Master Manajemen di tahun 1994.

Karier

Sebelum terjun ke dunia politik, Ahok mengawali kariernya di dunia bisnis pada 1992 sebagai Direktur PT Nurindra Ekapersada. Tahun 1994, Ahok bekerja di PT Simaxindo dan berhenti pada 1995 karena ia memilih membangun pabrik pengolahan pasir kuarsa di Dusun Burung Mandi, Desa Mengkubang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur.

Setelah berhasil mengepakkan sayap sebagai pengusaha, Ahok lantan mengembangkan kariernya di dunia politik dengan bergabung di Partai Indonesia Baru (PIB) pada tahun 2004.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ogah Teruskan Program Ahok, Anies Disebut Hamburkan APBD

Ogah Teruskan Program Ahok, Anies Disebut Hamburkan APBD

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 16:30 WIB

Bandingkan dengan Ahok soal Kampung Akuarium, PDIP: Anies Gagal Total

Bandingkan dengan Ahok soal Kampung Akuarium, PDIP: Anies Gagal Total

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 15:53 WIB

Kampung Akuarium dan Kenangan Supiyatih Digusur Ahok, Kini Doakan Anies

Kampung Akuarium dan Kenangan Supiyatih Digusur Ahok, Kini Doakan Anies

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 06:45 WIB

Terkini

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

Bulog Pastikan Beras SPHP Tetap Terjangkau untuk Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:19 WIB

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

Kapal Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak, Kemlu Kecam Keras Militer Israel

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

Mensos Gus Ipul Minta Penjangkauan Calon Siswa Sekolah Rakyat Tepat Sasaran

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:14 WIB

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

Menjaga Protein dari Hulu, Misi SPHP Jagung Meredam Gejolak Harga Telur

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:11 WIB

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

Tak Terima Dituntut 5 Tahun Penjara, Noel Ebenezer: KPK Harus Taubat Nasuha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 23:09 WIB

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

Raksasa Sawit PT Musim Mas Jadi Tersangka Perusakan Lingkungan, Kerugian Capai Rp187 Miliar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:18 WIB

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

9 WNI Hilang Kontak Usai Diintersep Israel, GPCI Langsung Siagakan 3 KJRI untuk Evakuasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:16 WIB

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

DPR Desak Kemenhub Awasi Ketat Fuel Surcharge, Jangan Sampai Harga Tiket Ugal-ugalan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:10 WIB

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

Dirjen Binwasnaker K3 Dituntut 4,5 Tahun, Sultan Kemnaker 6 Tahun Penjara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 21:08 WIB

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

Pramono Anung Resmikan Integrasi CCTV Jakarta, Targetkan 24 Ribu Titik Pantau

News | Senin, 18 Mei 2026 | 20:40 WIB