Peneliti Temukan Fosil Daun Berusia 23 Juta Tahun, Seperti Apa Bentuknya?

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Sabtu, 22 Agustus 2020 | 18:04 WIB
Peneliti Temukan Fosil Daun Berusia 23 Juta Tahun, Seperti Apa Bentuknya?
Ilustrasi daun. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah fosil daun berusia 23 juta tahun ditemukan oleh sekelompok peneliti di sebuah danau kuno di South Island, Selandia Baru. Menyadur Cosmos pada Sabtu (22/08/2020), daun purba itu ditemukan dalam keadaan baik.

Berkat penemuan ini, peneliti bisa memerkirakan tingginya suhu dengan kadar karbondioksida di lapisan atmosfer pada periode tersebut.

Tak cuma, penemuan yang sudah diterbitkan dalam jurnal Climate of The Past ini juga bisa membantu semua orang dalam membuat pola penghijauan di masa yang akan datang.

Fosil daun purba. (BBC Indonesia)
Fosil daun purba. (BBC Indonesia)

Peneliti utama Tammo Reichgelt, dari University of Connecticut, AS mengatakan fosil daun ini sebenarnya adalah mumi karena semua komposisinya ditemukan dalam keadaan baik.

"Hal yang menakjubkan adalah daun ini pada dasarnya sebuah mumi, jadi kami memiliki komposisi kimia aslinya dan dapat melihat semua fitur halusnya di bawah mikroskop," ujarnya.

Harta karun ini terletak di kawah gunung berapi yang sudah lama punah di sebuah situs yang dikenal sebagai Foulden Maar di sebuah pertanian dekat kota selatan Dunedin.

Sekitar satu kilometer dari sana, ada sebuah danau purba terpencil di mana lapisan sedimen berturut-turut terbentuk dari lingkungan sekitarnya.

Reichgelt dan rekannya mengambil sampel dari inti bor yang menembus 100 meter ke dekat dasar danau yang sekarang sudah mengering.

Daun ini ditemukan tertimbun di antara lapisan ganggang yang kaya akan silika dengan lapisan kehitaman dari bahan organik yang jatuh selama musim lainnya.

baca juga

Penemuan ini termasuk daun yang tak terhitung jumlahnya dari hutan hijau subtropis dan fosil seperti ini biasanya jarang mempertahankan komposisi kimianya.

Peneliti menyebut fosil daun ini adalah satu-satunya endapan yang diketahui di Belahan Bumi Selatan dan jauh lebih baik dari yang diketahui dari utara.

BBC melaporkan, fosil daun ini menunjukkan sebagian tumbuhan di periode tersebut mungkin beradaptasi dengan cepat karena adanya peningkatan karbondioksida.

Peneliti juga memperkirakan suhu global kala itu lebih tinggi sekitar 3 hingga 7 derajat celcius ketimbang suhu saat ini dan sebagian es di daerah kutub telah mencair.

Fosil daun ini adalah penemuan yang sangat membantu manusia di masa mendatang karena mengarah pada efek penghijuan global selain naiknya permukaan laut dan konsekuensi lain dari perubahan iklim.

Ilustrasi fosil. (Shutterstock)

Sebelumnya, peneliti juga menemukan fosil unik di mana jurnal Papers in Palaeontology meyakini makhluk yang diperkirakan hidup di Bumi sekitar 115 juta tahun lalu sebagai kerabat baru Tyrannosaurus Rex.

"Kegembiraan menemukan fosil tulang ini benar-benar luar biasa. Saya pikir mereka istimewa dan jadi kami bawa mereka saat mengunjungi Museum Pulau Dinosaurus," ujar salah satu pemburu fosil tersebut adalah Robin Ward.

"Mereka segera tahu ini adalah sesuatu yang langka dan bertanya apakah kami bisa menyumbangkannya ke museum untuk diteliti sepenuhnya," lanjut Robin Ward.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti LIPI Jelaskan Tiga Tahap Uji Klinis Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Peneliti LIPI Jelaskan Tiga Tahap Uji Klinis Vaksin Covid-19, Apa Saja?

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 20:54 WIB

Ingin Kurangi Dampak Buruk Pencemaran Udara, Pemerintah Kembangkan KLBB

Ingin Kurangi Dampak Buruk Pencemaran Udara, Pemerintah Kembangkan KLBB

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 05:30 WIB

Fosil Terjebak Dalam Batu Purba Ditemukan di Hutan Tritik Nganjuk

Fosil Terjebak Dalam Batu Purba Ditemukan di Hutan Tritik Nganjuk

Jatim | Minggu, 16 Agustus 2020 | 13:26 WIB

Terkini

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

Peringati Setahun Sekolah Rakyat, Kemensos Salurkan 5.000 Paket Sembako di Sulsel

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Kenapa Pembalut Kena Pajak? Ini Alasan Produk Menstruasi Dikenai PPN 11 Persen

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Fotografer Thailand Raih Gelar Southeast Asia Open di The 17th Epson International Pano Awards

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling

Kaltim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Apa Fungsi dari BB Cream Emina? Intip Manfaat dan Pilihan Shade-nya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:22 WIB

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

Media Singapura Ikut Bingung Minuman Kemasan Diduga Mengandung Sabun Beredar di Demo Bundaran HI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:20 WIB

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

KPK Umumkan Dedi Congor Tersangka Baru di Kasus Bea Cukai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:18 WIB

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Sempat Dihalangi Dampingi Puluhan Massa Aksi di Polda DIY, 34 Orang Akhirnya Dipulangkan

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:16 WIB

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:15 WIB

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Konferensi Pers GJLS: Berapi-Api, Bawa Armada Damkar Asli & Wahana Bus Interaktif ke Epicentrum XXI

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:14 WIB

×