Bocah 6 Tahun Tewas Diserang Macan Tutul, Diterkam saat Bermain

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 23 Agustus 2020 | 14:53 WIB
Bocah 6 Tahun Tewas Diserang Macan Tutul, Diterkam saat Bermain
Ilustrasi macan tutul (Shutterstock).

Suara.com - Seorang anak laki-laki di India tewas diterkam macan tutul saat dirinya sedang asyik bermain di halaman rumah.

Menyadur Georivista, insiden yang menewaskan Shiva, Kumar ini terjadi di Maligaon, daerah pinggiran kota Assam, Guwahati, pada Jumat (21/8) lalu.

Saat itu, bocah berusia enam tahun itu tengah bermain bersama teman-temannya ketika tiba-tiba didatangi oleh seekor macan tutul.

"Macan tutul itu menyerang Kumar dengan menerkam lehernya saat anak itu sedang bermain dengan teman-temannya di luar rumah," ujar seorang saksi mata.

Hewan buas ini lantas meninggalkan tubuh bocah ini begitu saja dan lari ke hutan ketika warga desa mulai mengejarnya.

Kumar sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tak terselamatkan.

Pihak rumah sakit menyatakan anak laki-laki ini mengembuskan napas terakhir saat dalam perjalanan.

Petugas kehutanan setempat menolak untuk memberikan keterangan terkait insiden penyerangan oleh hewan buas ini.

Maligaon yang menjadi markas besar jalur Kereta Api Perbatasan Timur laut, merupakan kawasan rawan konflik manusia dan macan tutul.

baca juga

Sebelumnya, beberapa orang dilaporkan terluka akibat serangan macan tutul di daerah yang dikeliling oleh bukit besar dan tujuh kawasan hutan cadangan ini.

Aktivis satwa liar setempat mengatakan habitat macan tutul dan hewan liar lainnya telah menyusut selama beberapa dekade karena perambahan oleh masyarakat, berujung pada konflik manusia-hewan.

Juga pernah terjadi di mana massa yang marah membunuh macan tutul dan hewan liar lainnya.

Mubina Akhtar, aktivis satwa liar, menyebut perbukitan merupakan tempat tinggal macan tutul. Namun, masyarakat malah menjadikannya sebagai pemukiman.

"Ada tujuh kawasan hutan cagar yang berbatasan dengan kota Guwahati. Departemen kehutanan tidak menetaplan batas-batasnya dengan benar dan juga tak memasang tanda atau papan pengumuman apa pun, mengakibatkan perambahan lahan hutan," ujat Akhtar kepada IANS.

Sejak 2010, sambung Akhtar, konflik manusia dan hewan liar meningkat di daerah Guwahati. Kendati demikian, pihak berwenang tidak melakukan apa pun untuk menghentikan insiden semacam itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Tikus sebuah Showroom Mobil Kebakaran, Kerugian Capai Rp 140 M

Gara-gara Tikus sebuah Showroom Mobil Kebakaran, Kerugian Capai Rp 140 M

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 00:25 WIB

Viral Singa Lepas dari Kandang Berkeliaran di Jalan, Penduduk Panik!

Viral Singa Lepas dari Kandang Berkeliaran di Jalan, Penduduk Panik!

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 16:33 WIB

Diterkam Singa, Perempuan Muda Kritis dengan Luka di Kepala dan Leher

Diterkam Singa, Perempuan Muda Kritis dengan Luka di Kepala dan Leher

News | Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:40 WIB

Terkini

Niat Hati Healing, Malah Jatuh Miskin: Kenali Jebakan Doom Shopping di Kala Stres!

Niat Hati Healing, Malah Jatuh Miskin: Kenali Jebakan Doom Shopping di Kala Stres!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:19 WIB

Jenderal yang Menanggalkan Gelar Andi, Kini Bergelar Pahlawan Nasional

Jenderal yang Menanggalkan Gelar Andi, Kini Bergelar Pahlawan Nasional

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 10:16 WIB

Bungkam Persiraja 5-0, Pelatih PSMS Medan Apresiasi Kerja Keras Pemain

Bungkam Persiraja 5-0, Pelatih PSMS Medan Apresiasi Kerja Keras Pemain

Sumut | Minggu, 08 November 2026 | 10:15 WIB

Revisi UU Keuangan Haji, Momentum BPKH Perkuat Kelembagaan Dana Umat

Revisi UU Keuangan Haji, Momentum BPKH Perkuat Kelembagaan Dana Umat

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 10:12 WIB

Ketika Menjadi Berbeda Justru Membuatmu Istimewa

Ketika Menjadi Berbeda Justru Membuatmu Istimewa

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:10 WIB

10 Pantangan yang Tidak Boleh Dilanggar oleh Orang dengan Weton Tulang Wangi

10 Pantangan yang Tidak Boleh Dilanggar oleh Orang dengan Weton Tulang Wangi

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 10:10 WIB

Hey Anak Manja! Selamat Dayang di Kamp Chi Ku

Hey Anak Manja! Selamat Dayang di Kamp Chi Ku

News | Minggu, 08 November 2026 | 10:05 WIB

Rela Ngutang demi Hajatan Mewah, tapi Anak Minta Kuliah Jawabnya "Gak Ada Biaya", Kok Bisa?

Rela Ngutang demi Hajatan Mewah, tapi Anak Minta Kuliah Jawabnya "Gak Ada Biaya", Kok Bisa?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 10:00 WIB

Karhutla Ganggu Air Bersih 1.314 KK di Kayong Utara, Bupati Romi Dorong Perbaikan Pipa Sungai Buloh

Karhutla Ganggu Air Bersih 1.314 KK di Kayong Utara, Bupati Romi Dorong Perbaikan Pipa Sungai Buloh

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:55 WIB

Shin Tae-yong Ungkap Badai Flu Terjang Skuad Persija Jakarta

Shin Tae-yong Ungkap Badai Flu Terjang Skuad Persija Jakarta

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:50 WIB

×