Dubes Palestina Sebut KAMI Lawan Negara, Natalius Pigai: Cukup Tuan!

Reza Gunadha, Farah Nabilla

Senin, 24 Agustus 2020 | 09:01 WIB
Dubes Palestina Sebut KAMI Lawan Negara, Natalius Pigai: Cukup Tuan!
Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai (suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai angkat bicara membalas pernyataan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun yang mengatakan bahwa deklarasi KAMI adalah acara melawan pemerintah resmi.

Natalius menanggapi pernyataan Dubes Zuhair dalam sebuah video yang mengatakan bahwa ia tidak bisa mendampingi kelompok yang melaran pemerintah remi yang mendukung rakyatnya di Palestina.

Natalius mengangggap bahwa Dubes Zuhair telah salah memahami pembentukan KAMI. Pria asal Papua itu menyatakan bahwa KAMI tidak dibentuk untuk melawan negara.

"You had already clarified that, Mr Ambassador, it was enough! How did you know KAMI against to the state? KAMI is civilian society for articulate human rights interest to the govern.

(Anda sudah mengklarifikasinya, Tuan Duta Besar, itu sudah cukup! Dari mana Anda tahu KAMI melawan negara? KAMI adalah masyarakat sipil yang mengertikulasikan kepentingan hak asasi manusia kepada pemerintah)," tulis Natalius lewat cuitannya.

Nataius Pigai melanjutkan bahwa sebaiknya Dubes Palestina tidak perlu memperluas masalah soal deklarasi KAMI.

"You are frankly speaking as you did to Israel. Din is not Jews & Israel. Be wisdom please!

(Anda berbicara terus terang seperti yang Anda lakukan terhadap Israel. Din bukan Yahudi & Israel. Tolong bijaksana lah!)" tegas Natalius.

Cuitan Natalius Pigai menanggapi pernyataan Dubes Palestina soal KAMI. (Twitter/@NataliusPigai2)
Cuitan Natalius Pigai menanggapi pernyataan Dubes Palestina soal KAMI. (Twitter/@NataliusPigai2)

Dubes Zuhair menyatakan dalam video klarifikasinya bahwa ia telah mengirimkan pernyataan kepada Din Syamsuddin soal kesalahapahamannya hadir dalam deklarasi KAMI.

"Saudaraku, saya tidak layak mendampingimu. Saya tidak bisa menampingimu melawan pemerintah resmi yang mendukung saya dan rakyat saya. Maafkan saya. Saya ingin merayakan acara kemerdekaan saja bersamamu. Saya di sana hanya 5 menit dan kemudian saya meninggalkan acara," kata Zuhair dalam video klarifikasinya.

Sementara itu, Din Syamsuddin juga mengakui soal kesalahpahaman tersebut.

"Rupanya ada kesalahpahaman. Beliau tidak baca saksama undangan," ujar Din saat dihubungi, Rabu (19/8/2020).

Sebelumnya, Zuhair diberikan undangan oleh Din yang juga Ketua Persatuan Persahabatan Indonesia Palestina.

Karena kedekatan keduanya, maka Zuhair pun mau memenuhi acara tersebut. Lebih lanjut, Din menyebut bukan hanya Zuhair saja yang dikirimkan undangan.

Sebab, panitia KAMI juga bahkan memberikan undangan kepada sejumlah dubes meskipun tidak seluruhnya dapat hadir.

"Dubes (AS, Inggris, Australia, Russia, Mesir, Saudi Arabia, Palestina, Iran, dan Negara-negara ASEAN). Sebagian menjawab tidak bisa hadir karena tidak berada di tempat, sebagian tidak ada jawaban," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baru Sadar Acara Politik, Dubes Palestina Minta Maaf Hadiri Deklarasi KAMI

Baru Sadar Acara Politik, Dubes Palestina Minta Maaf Hadiri Deklarasi KAMI

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 21:42 WIB

Ferdinand PD: KAMI Tak Sadar Sedang Memecah Belah Anak Bangsa

Ferdinand PD: KAMI Tak Sadar Sedang Memecah Belah Anak Bangsa

News | Minggu, 23 Agustus 2020 | 20:56 WIB

Ruhut  Nyinyiri KAMI, Sindir Refly Mantan Komut Ikut Barisan Sakit Hati

Ruhut Nyinyiri KAMI, Sindir Refly Mantan Komut Ikut Barisan Sakit Hati

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 08:21 WIB

Deklarasi KAMI Untuk Kritik Rezim, Rocky Gerung Justru Ajak Jokowi Gabung

Deklarasi KAMI Untuk Kritik Rezim, Rocky Gerung Justru Ajak Jokowi Gabung

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 20:41 WIB

Tokoh-tokoh KAMI Disuruh Move On, Berani Jujur Kayak Prabowo

Tokoh-tokoh KAMI Disuruh Move On, Berani Jujur Kayak Prabowo

News | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 19:04 WIB

Mahfud MD Tulis Pesan Agar Jangan Takut Dibilang Berpolitik, Sentil KAMI?

Mahfud MD Tulis Pesan Agar Jangan Takut Dibilang Berpolitik, Sentil KAMI?

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 17:39 WIB

Terkini

Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan

Prabowo Jawab Kritik Sering ke Luar Negeri: Dulu Pak Jokowi Jarang Lawatan Juga Disalahkan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:36 WIB

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

BTN JAKIM 2026 Hadirkan Race Expo di Balai Kartini dengan Promo Menarik dan Brand Ternama

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

Pemerintah Persilakan Kejagung Usut Siapapun Terlibat Korupsi BGN, Tak Peduli Jabatannya

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:31 WIB

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

Uang Pengganti Membengkak Jadi Rp13,4 Triliun, Kerry Riza Tak Terima dan Ajukan Kasasi

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:21 WIB

Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:05 WIB

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:55 WIB

Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik

Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:42 WIB

Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:36 WIB

Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur

Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:27 WIB

Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:24 WIB