Gorila, Orangutan, dan Paus Berisiko Tinggi Kena Virus Covid-19

Reza Gunadha | Fitri Asta Pramesti | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2020 | 15:07 WIB
Gorila, Orangutan, dan Paus Berisiko Tinggi Kena Virus Covid-19
Ilustrasi gorila. (Pixabay/Skeeze)

Suara.com - Penelitian terbaru mengungkap hewan-hewan seperti gorila, orangutan, owa, paus abu, dan lumba-lumba hidung botol, memiliki risiko tinggi terinfeksi virus corona.

Menyadur Gulf News, Senin (24/8/2020), penelitian yang dilakukan oleh Universitas California Davis (UC Davis) menyebut spesies yang terancam punah diperkirakan rentan terhadap Covid-19.

Sementara hewan-hewan peliharaan seperti kucing, sapi, dan domba dilaporkan memiliki risiko sedang terinfeksi virus corona, sedangkan anjing, kuda, dan babi berisiko rendah.

Tim ilmuwan internasional menggunakan analisis genom utnuk membandingkan reseptor seluler utama untuk virus pada manusia yang disebut angiotensin converting enxyme-2 (ACE2) pada 410 spesien vertebrata yang berbeda, termasuk burung, ikan, amfibi, reptil, dan mamalia.

ACE2 biasanya ditemukan di berbagai jenis sel dan jaringan, termasuk sel epitel di hidung, mulut, dan paru-paru.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Pada manusia, 25 asam amino dari protein ACE2 dibutuhkan virus untuk masuk ke dalam sel.

Para peneliti menggunakan 25 urutan asam amino dari protein ACE2 ini, dan memodelkan struktur protein yang diprediksi bersama protein SARS-CoV-2, untuk mengevaluasi berapa banyak asam amino yang ditemukan dalam protein ACE2 dari spesies berbeda.

"Hewan dengan 25 residu asam amino yang cocok dengan protein manusia, diperkirakan pada risiko tertinggi untuk tertular SARS-CoV-2 melalui ACE2," ujar Joana Damas, salah satu peneliti dari UC Davis.

"Risiko ini diprediksi semakin menurun jika residu pengikat ACE2 spesies, berbeda dari manusia," kata Damas dalam makalah yang diterbitkan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences.

Beberapa spesies primata yang terancam punah, seperti gorila dataran rendah bagian Barat, orangutan Sumatera, dan siamang pipi putih bagian utara, diperkirakan berisiko tinggi untuk tertular SARS-Cov-2 melalui reseptor ACE2 mereka.

Hewan lain yang juga berisiko tinggi terinfeksi virus corona adalah paus abu-abu, kumba-lumba hidung botol, dan hamster China.

Penelitian menunjukkan indikasi SARS-CoV-2 kemungkinan berasal dari spesies kelelawar.

Namun apakah kelelawar secara langusng menularkan virus ke manusia, atau melalui inang perantara, hingga kini belum diketahui.

Kendati demikian, penelitiam tesebut mendukung gagasan bahwa satu atau lebih inang perantara terlibat dalam penyebaran virus corona.

Data tersebut memungkinkan para peneliti untuk mengetahui spesies mana yang mungkin telah berfungsi sebagai inang perantara di alam liar, membantu upaya pengendalian infeksi virus corona di masa depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisa Bertahan 21 Hari, Virus Corona Makin Banyak Ditemukan di Daging Beku

Bisa Bertahan 21 Hari, Virus Corona Makin Banyak Ditemukan di Daging Beku

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:59 WIB

Bisa Terinfeksi Covid-19, Apakah Kucing Jadi Berbahaya? Begini Kata Ahli

Bisa Terinfeksi Covid-19, Apakah Kucing Jadi Berbahaya? Begini Kata Ahli

Health | Selasa, 11 Agustus 2020 | 15:20 WIB

Simpanse dan Gorila Terancam Punah Usai Kamerun Izinkan Pembabatan Hutan

Simpanse dan Gorila Terancam Punah Usai Kamerun Izinkan Pembabatan Hutan

News | Rabu, 29 Juli 2020 | 09:00 WIB

Terkini

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

Berada di MV Hondius, Youtuber Ruhi Cenet Bongkar Fakta Ngeri saat Hantavirus Tewaskan 3 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:58 WIB

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

Sambut HUT ke-499, Jakarta Gelar Car Free Day di Jalan Rasuna Said Minggu Pagi, Cek Titik Parkirnya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:48 WIB

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:33 WIB

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:23 WIB

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:04 WIB

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:49 WIB

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:22 WIB

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB