Bisa Bertahan 21 Hari, Virus Corona Makin Banyak Ditemukan di Daging Beku

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 24 Agustus 2020 | 12:59 WIB
Bisa Bertahan 21 Hari, Virus Corona Makin Banyak Ditemukan di Daging Beku
Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]

Suara.com - Para ilmuwan memperingatkan bahwa virus corona bisa bertahan di daging beku hingga 21 hari atau tiga minggu. Dalam hal ini, para peneliti menguji potongan salmon, ayam, dan babi di supermarket Singapura yang ditambahkan sampel virus ke dalamnya.

Melansir dari The Sun, para ilmuwan kemudian menyimpan daging-daging ini ke dalam temperatur beku. Hal ini dilakukan untuk menguji apakah virus tetap bisa bertahan di daging.

Daging-daging ini ditempatkan pada suhu 4 derajat celcius. Suhu tersebut digunakan karena sesuai dengan standar suhu pendingin di pengangkut makanan impor-ekspor.

Para peneliti juga menempatkan daging pada suhu minus 20 derajat celcius yang sesuai dengan standar pendingin makanan.

Setelah 21 hari ditempatkan di pendingin, virus masih terdeteksi di daging dan ikan.

Ilustrasi daging ayam. (Shutterstock)

Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor makanan seharusnya mulai dipertimbangkan sebagai salah satu penyebab penularan virus corona, bahkan ketika penularan di permukaan makanan disebut kecil kemungkinannya.

"Impor makanan yang terkontaminasi dan kemasan makanan merupakan sumber yang layak untuk dipertimbangakn dalam wabah," catat para penliti.

"Meskipun dapat dengan yakin dikatakan bahwa penularan melalui makanan yang terkontaminasi bukanlah rute infeksi utama, potensi wabah dari pergerakan barang yang terkontaminasi ke wilayah tanpa Covid-19 adalah hipotesis penting," imbuh para peneliti.

Sebelumnya China juga melaporkan beberapa kasus virus corona yang ditemukan dalam sayap ayam dari Brazil. Hal ini dikonfirmasi oleh pemerintah Kota Shenzehn, China Selatan pada 13 Agustus 2020.

Melansir dari CNN, sampel sayap ayam beku yang diimpor dari Brazil disebut mengandung virus corona.

Dalam hal ini, virus corona dikonfirmasi terdapat pada permukaan sekumpulan sayap ayam di distrik Longgang Shenzhen.

Otoritas kesehatan Shenzhen kemudian melacak dan menguji orang yang mungkin berinteraksi dengan sayap ayam tersebut. Untungnya semua hasil dari tes dinyatakan negatif, beberapa ayam dalam stok juga dinyatakan negatif.

Ilustrasi menyimpan mencairkan ikan beku agar tetap higienis. (Shutterstock)
Ilustrasi menyimpan mencairkan ikan beku agar tetap higienis. (Shutterstock)

Berita tentang sayap ayam yang terkontaminasi muncul sehari setelah virus corona ditemukan pada kemasan udang yang diimpor dari Ekuador di sebuah restoran provinsi Anhui timur.

Meskipun begitu, berbagai otoritas kesehatan, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menyatakan bahwa penularan virus corona melalui makanan cukup rendah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Positif Covid-19, Dokter Spesialis di Bantul Meninggal Dunia

Positif Covid-19, Dokter Spesialis di Bantul Meninggal Dunia

Jogja | Senin, 24 Agustus 2020 | 12:21 WIB

Duh! Bisakah Makanan Beku Impor Menyebarkan Virus Corona?

Duh! Bisakah Makanan Beku Impor Menyebarkan Virus Corona?

Tekno | Rabu, 19 Agustus 2020 | 13:30 WIB

China Sebut Temukan Virus Corona di Sayap Ayam Beku dari Brazil

China Sebut Temukan Virus Corona di Sayap Ayam Beku dari Brazil

Health | Kamis, 13 Agustus 2020 | 19:38 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB