Simpanse dan Gorila Terancam Punah Usai Kamerun Izinkan Pembabatan Hutan

Reza Gunadha, Arief Apriadi

Rabu, 29 Juli 2020 | 09:00 WIB
Simpanse dan Gorila Terancam Punah Usai Kamerun Izinkan Pembabatan Hutan
Ilustrasi Gorila [WCS Nigeria]

Suara.com - Kawanan simpanse dan gorila penghuni Hutan Ebo dikhawatirkan terancam punah setelah pemerintah Kamerun mengizinkan pembabatan pohon di kawasan tersebut.

Menyadur BNN Bloomberg, Selasa (28/7/2020), Kamerun mendeklarasikan hampir separuh Hutan Ebo akan menjadi kawasan Unit Manajemen Hutan lewat dekrti pada 14 Juli lalu.

Keputusan itu mendapat kecaman dari aktivis pecinta lingkungan, di mana Hutan Ebo sejatinya telah ditetapkan sebagai Taman Nasional yang diusulkan, kendati hingga kini tak ditandatangani pemerintah.

Menteri Kehutanan dan Margasatwa Kamerun, Jules Doret Ndongo mengatakan bahwa penduduk setempat telah menentang rencana pemerintah untuk membuka hutan.

Kendati demikian, pemerintah menegaskan untuk tidak lagi mengindahkan perselisihan yang telah terjadi secara berlarut-larut apakah Hutan Ebo harus dilindungi atau tidak.

Ndongo beralasan bahwa Kamerun telah melindungi kawasan hutan dalam proporsi yang cukup, sebagaimana merujuk tuntutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

"Perserikatan Bangsa-Bangsa mewajibkan negara untuk menjaga setidaknya 12% dari wilayah nasional mereka sebagai kawasan lindung; Kamerun sudah mencapai 30%,” katanya.

Hutan Ebo seluas 141.706 hektar kaya akan keanekaragaman hayati, dengan gajah, burung beo abu-abu dan populasi unik diantara faunanya yakni simpanse yang dapat menggunakan berbagai alat.

World Wildlife Foundation (WWF) dan Wildlife Conservation Society telah memanfaatkan hutan itu untuk penelitian, dan populasi gorila-nya hanya ditemukan pada tahun 2002.

baca juga

Spesies simpanse Nigeria-Kamerun diprediksi paling terancam punah dengan keputusan penebangan Hutan Ebo.

Kini hanya ada sekitar 3.500 hingga 8.000 simpanse yang tersisa di hutan Nigeria-Kamerun, di mana 700 ekor tinggal di Hutan Ebo.

Greenpeace mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dekrit itu telah mencederai dan mengabaikan pendapat komunitas lokal dan internasional.

"Secara terang-terangan mengabaikan permintaan komunitas lokal dan organisasi internasional untuk menghormati keputusan 2006 tersebut," kata juru kampanye Greenpeace, Sylvie Djacbou.

“Pemerintah Kamerun kembali memilih keuntungan finansial jangka pendek untuk elit terpilih atas kepentingan jangka panjang komunitas lokal dan perlindungan lingkungan."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demam, Gorila di Miami Amerika Serikat Jalani Tes Covid-19

Demam, Gorila di Miami Amerika Serikat Jalani Tes Covid-19

News | Senin, 13 Juli 2020 | 15:17 WIB

Tak Sengaja, Gorila Terlangka di Dunia Terekam Kamera

Tak Sengaja, Gorila Terlangka di Dunia Terekam Kamera

Tekno | Jum'at, 10 Juli 2020 | 15:55 WIB

Wabah Kolera Tewaskan Belasan Orang di Kamerun

Wabah Kolera Tewaskan Belasan Orang di Kamerun

Health | Kamis, 09 Juli 2020 | 14:18 WIB

6 Bulan Beroperasi, Sindikat Pengedar Tembakau Gorila Raup Miliaran Rupiah

6 Bulan Beroperasi, Sindikat Pengedar Tembakau Gorila Raup Miliaran Rupiah

News | Senin, 29 Juni 2020 | 18:42 WIB

Dijual Online, Napi di Bali Punya Bisnis Tembakau Gorila Home Industri

Dijual Online, Napi di Bali Punya Bisnis Tembakau Gorila Home Industri

News | Senin, 29 Juni 2020 | 17:29 WIB

Terkini

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

Akses Obat Makin Mudah, Kemenkes Dorong Masyarakat Lebih Cerdas Melakukan Swamedikasi

News | Selasa, 03 November 2026 | 15:01 WIB

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti: Menempatkan Kebahagiaan di Atas Ekspektasi Orang Lain

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 15:00 WIB

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Membersihkan Buku Tanpa Merusaknya? Simak Langkah Mudahnya

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:55 WIB

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

WNI Tentara Bayaran Rusia Dibayar Rp 50 Juta Per Bulan, Ada 58 Orang Terjebak di Perang Ukraina

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

Kelalaian Bakar Sampah Picu Kebakaran Hutan di Klaten, 1,6 Hektare Ludes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:53 WIB

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

5 Sabun Mandi yang Cocok untuk Kulit Kering dan Bersisik agar Lembap Seharian

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:51 WIB

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Dune 3 hingga Avengers: Doomsday, Ini 5 Tontonan yang Rilis di Akhir Tahun 2026

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:50 WIB

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Tarif Listrik November 2026 Terbaru, Cek Daftar Harga per kWh untuk Semua Golongan Pelanggan

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:49 WIB

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Barang Penumpang Sriwijaya Air Hilang di Bandara Sultan Hasanuddin

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 14:48 WIB

×