Seorang Wanita Indonesia Disebut Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Filipina

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 26 Agustus 2020 | 05:51 WIB
Seorang Wanita Indonesia Disebut Jadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Filipina
Seorang polisi terluka akibat serangan bom bunuh diri di Kota Jolo, Provinsi Sulu, Filipina bagian selatan. (Foto: AFP/Nickee Butlangan)

Suara.com - Dua wanita pelaku bom bunuh diri, salah satunya warga negara Indonesia, berada di balik serangan kembar pada Senin (24/8/2020) di kota Jolo, Filipina selatan, kata petinggi militer Filipina.

Sedikitnya 14 orang, termasuk tentara dan warga sipil, tewas dalam serangan itu, yang juga melukai 75 orang lainnya di ibu kota Sulu, salah satu provinsi paling selatan di Filipina yang dikenal sebagai benteng pertahanan kelompok bersenjata Abu Sayyaf.

Dilansir dari laman Aljazeera.com, Letnan Jenderal Cirilito Sobejana, panglima militer Filipina, mengatakan kepada berita digital ABS-CBN bahwa salah satu penyerang mungkin adalah istri Indonesia dari pelaku bom bunuh diri Filipina pertama, yang meledakkan dirinya di luar kamp militer di kota Indanan, juga di Sulu, pada 2019 lalu.

Sulu adalah salah satu rangkaian pulau yang mayoritas penduduknya Muslim di barat daya negara mayoritas penganut Katolik Roma.

Sobejana mengatakan, penyidik telah mengumpulkan jenazah tersangka untuk tes forensik, untuk menentukan siapa warga negara Indonesia, dan siapa yang melakukan penyerangan.

Ada juga laporan bahwa salah satu penyerangnya adalah putri pasangan Indonesia yang berada di balik pemboman bunuh diri di gereja Katolik di Jolo pada Januari 2019 - sebuah insiden yang menewaskan lebih dari 20 orang.

Dua insiden pada hari Senin, tidak jauh dari gereja, adalah salah satu dari setidaknya enam bom bunuh diri dalam tiga tahun terakhir, sebuah modus serangan yang sebelumnya jarang terjadi di Filipina.

Pembunuhan Perwira Intelijen

Laporan awal mengatakan sebuah sepeda motor yang dikemas dengan bahan peledak rakitan digunakan untuk pengeboman pertama, tetapi sekarang tampaknya seorang pembom wanita juga terlibat.

Ketika pihak berwenang menutup lokasi ledakan pertama, diperkirakan seorang wanita kedua meledakkan dirinya yang menyebabkan lebih banyak kematian dan kerusakan.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan itu.

Sobejana juga mengatakan, dua wanita pelaku bom bunuh diri tersebut kemungkinan adalah tersangka yang sama yang sedang dilacak oleh empat perwira intelijen militer. Keempat petugas tersebut tewas dalam konfrontasi dengan petugas polisi Jolo pada bulan Juni.

Dalam sidang Senat di Manila pada hari Senin, tak lama sebelum serangan di Jolo, Mayor Jenderal Corleto Vinluan, seorang komandan militer di Mindanao, juga mengatakan "mungkin" petugas polisi yang terlibat dalam penembakan terhadap perwira militer tersebut terkait dengan anggota Abu Sayyaf.

"Itu mungkin, karena hampir semua orang berhubungan satu sama lain di Sulu. Ada ASG (Kelompok Abu Sayyaf) yang punya kerabat di kepolisian ... Sulu kecil."

Dalam pernyataan terpisah yang diperoleh Al Jazeera, Mayor Jenderal Edgard Arevalo, juru bicara Angkatan Bersenjata Filipina, mengatakan militer "siaga tinggi setelah insiden ini".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Bom Meledak di Filipina, 15 Tewas dan Puluhan Luka

Dua Bom Meledak di Filipina, 15 Tewas dan Puluhan Luka

News | Selasa, 25 Agustus 2020 | 09:03 WIB

Perawat Rela Telat Kerja Demi Bantu Tunawisma Melahirkan di Pinggir Jalan

Perawat Rela Telat Kerja Demi Bantu Tunawisma Melahirkan di Pinggir Jalan

News | Kamis, 20 Agustus 2020 | 14:48 WIB

Ditemukan Wabah Flu Burung, Filipina Setop Impor Unggas dari Australia

Ditemukan Wabah Flu Burung, Filipina Setop Impor Unggas dari Australia

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:34 WIB

Hampir 5.000 Kasus Covid-19 Per Hari di Filipina, Kota Manila Lockdown

Hampir 5.000 Kasus Covid-19 Per Hari di Filipina, Kota Manila Lockdown

Health | Selasa, 18 Agustus 2020 | 21:55 WIB

Gempa di Filipina Menewaskan Satu Orang dan Rusak Pusat Karantina Covid-19

Gempa di Filipina Menewaskan Satu Orang dan Rusak Pusat Karantina Covid-19

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 18:39 WIB

Selasa Pagi, Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Manila Filipina

Selasa Pagi, Gempa Magnitudo 6,9 Guncang Manila Filipina

News | Selasa, 18 Agustus 2020 | 08:32 WIB

Filipina Laporkan 18 Kematian Baru dalam 24 Jam, Singapura Nihil

Filipina Laporkan 18 Kematian Baru dalam 24 Jam, Singapura Nihil

Health | Senin, 17 Agustus 2020 | 19:58 WIB

Terkini

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:42 WIB

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:33 WIB

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:30 WIB

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:26 WIB

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:12 WIB

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 20:06 WIB

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:56 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:31 WIB

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:28 WIB

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 19:08 WIB