Mensos: Penanganan Stunting Bukan hanya Masalah Kesehatan

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 19:16 WIB
Mensos: Penanganan Stunting Bukan hanya Masalah Kesehatan
Menteri Sosial Juliari P. Batubara. (Dok : Kemensos).

Suara.com - Menteri Sosial Juliari P. Batubara menyatakan, pengurangan dan pencegahan stunting bukan sekadar isu kesehatan. Namun lebih jauh, terkait langsung dengan bagaimana menciptakan kebanggaan nasional.

Menurut Mensos, penanganan stunting sangat penting. Stunting yang disebabkan asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, akan melahirkan SDM dengan kualitas rendah dengan ciri tubuh pendek. Tentu saja kualitas SDM sebagaimana tersebut, akan sulit diharapkan mampu bersaing di era kompetisi antar bangsa.

“Tentu kita berharap, di negeri ini akan diisi oleh generasi yang unggul. Generasi yang sehat, cerdas, dan secara fisik menunjukkan sosok yang tinggi dan tegap. Hanya dengan  SDM unggul kita sanggup berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain. Dari sosoknya yang tegap saja sudah menceminkan adanya kebanggan nasional,” kata Mensos dalam sambutannya pada “Kick Of Meeting” Kerjasama Kemensos RI dan Tanoto Foundation dalam Penanganan dan Pengurangan Serta Pencegahan Stunting, di kantor Kemensos, Jakarta (28/8/2020). 

Mensos Juliari menyatakan, Presiden Joko Widodo menginstruksikan langsung kepada Kemensos dan Kementerian Kesehatan sebagai leading sector dalam penanganan stunting. Meskipun arahan ini masih bersifat lisan, namun ia memastikan, Kemensos siap melaksanakan arahan Presiden.

Untuk itu, Kemensos sudah memiliki dua program yang sudah berjalan selama ini, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Program Sembako (Bantuan Pangan Non Tunai/BPNT). Menurut dia, dua program tersebut mencakup sasaran yang sangat besar dan efektif mendukung penanganan masalah stunting.

PKH mencakup 10 KPM atau 40 juta bila satu keluaga empat jiwa. Dan Program Sembako mencakup 20 juta KPM atau 80 juta jiwa satu keluaga empat jiwa. “Jadi total menjangkau sekitar 100-an juta jiwa. Di lain pihak, dua program tadi juga terdapat komponen yang berhubungan langsung dengan agenda kesehatan,” katanya.

Sebagai contoh, di PKH terdapat 7 komponen dimana empat di antaranya terkait kesehatan, yakni ibu hamil, balita, lansia dan disabilitas. Sisanya 3 komponen terkait dengan pendidikan.

Kemudian di Program Sembako/BPNT juga telah mengalami kenaikan indeks dari semula Rp110.000/KPM/bulan menjadi Rp150.000/KPM/bulan (dan kemudian dalam penganan dampak Covid-19, naik menjadi Rp200 ribu/KPM/bulan).

Sejalan dengan peningkatan indeks dari Rp 150 ribu menjadi Rp 200 ribu juga dilakukan penambahan jenis bahan pangan. Yakni dari semula beras dan telur, selanjutnya direkomendasikan untuk membeli daging, ikan, ayam, dan kacang-kacangan. Transformasi untuk meningkatkan gizi KPM.

baca juga

“Jadi tinggal kita pastikan keseriusan kita dengan menggunakan pipeline dan program, untuk lebih fokus mengungkit hasilnya. Jadi saya kira dengn dua program ini saja, sudah masif,” katanya.

Kerja sama Kemensos RI dengan Yayasan Bhakti Tanoto meliputi ruang lingkup pendidikan dan pelatihan SDM kesejahteraan sosial, penguatan kapasitas dalam komunikasi perubahan perilaku, sinergi modul pelatihan, pengembangan penyuluhan sosial, dan sebagainya.

Kerja sama juga terkait dengan penguatan kapasitas pendamping sosial dalam Pengembangan dan Pengasuhan Anak Usia Dini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Bertubuh Pendek Sudah Pasti Stunting, Benarkah?

Anak Bertubuh Pendek Sudah Pasti Stunting, Benarkah?

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 19:30 WIB

Kurangi Beban Penerima Manfaat, Kemensos segera Salurkan Bansos Beras

Kurangi Beban Penerima Manfaat, Kemensos segera Salurkan Bansos Beras

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 12:07 WIB

Masyarakat Korban Banjir di Luwu Utara Dapat Bantuan dari Kemensos

Masyarakat Korban Banjir di Luwu Utara Dapat Bantuan dari Kemensos

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 10:32 WIB

Bertemu Sahabat Lamanya, Apa Isi Obrolan Mensos dengan Annisa Trihapsari?

Bertemu Sahabat Lamanya, Apa Isi Obrolan Mensos dengan Annisa Trihapsari?

News | Rabu, 26 Agustus 2020 | 13:45 WIB

Sinergi Lintas Kementerian Demi Kesejahteraan dan Desa Berketahanan Sosial

Sinergi Lintas Kementerian Demi Kesejahteraan dan Desa Berketahanan Sosial

Press Release | Rabu, 26 Agustus 2020 | 11:52 WIB

Gerakkan Ekonomi Lokal, Penyaluran Bansos Kulon Progo Diapresiasi Mensos

Gerakkan Ekonomi Lokal, Penyaluran Bansos Kulon Progo Diapresiasi Mensos

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:41 WIB

Terkini

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:18 WIB

Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots

Penganiayaan Brutal Karyawati Hotel di Bintan: Pelaku Pakai Sepatu Boots

Batam | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:18 WIB

JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian

JPO Berulang Kali Ditabrak Truk, Dishub DKI Siapkan Rambu Batas Ketinggian

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:16 WIB

Tragis! Dua Bocah yang Hilang di Irigasi Singomerto Ditemukan Tewas, Terseret hingga 3,5 Km

Tragis! Dua Bocah yang Hilang di Irigasi Singomerto Ditemukan Tewas, Terseret hingga 3,5 Km

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:13 WIB

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:05 WIB

Warnanya Merah Merona, Ini Penampakan Rumah Masa Kecil Etik Suryani yang Digeledah KPK

Warnanya Merah Merona, Ini Penampakan Rumah Masa Kecil Etik Suryani yang Digeledah KPK

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00 WIB

Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja

Ditanya soal Emas 74 Kg di Rumah Jampidsus, Bos BCA: Nggak Salah, Kurang Pintar Aja

Video | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:00 WIB

Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?

Piala Dunia 2026: Saatnya Spanyol Akhiri Puasa Juara?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat

Budget Rp20 Ribuan? 4 Tone Up Cream Tranexamic Acid Bikin Glowing dan Sehat

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:50 WIB

Bupati Pekalongan Non-Aktif Fadia Arafiq Disidang di Pengadilan Tipikor Semarang Pekan Depan

Bupati Pekalongan Non-Aktif Fadia Arafiq Disidang di Pengadilan Tipikor Semarang Pekan Depan

Jawa Tengah | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:49 WIB

×