Pria Terekam CCTV Bunuh Tunawisma, Mayatnya Diperkosa

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Minggu, 30 Agustus 2020 | 16:56 WIB
Pria Terekam CCTV Bunuh Tunawisma, Mayatnya Diperkosa
Ilustrasi pembunuhan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria membunuh tunawisma perempuan yang tengah tidur di pinggir jalan. Sempat kabur, pelaku kembali lagi untuk menyetubuhi jasad korban.

Menyadur Gulf News, aksi pembunuhan dan pemerkosaan di distrik Hassan, negara bagian Karnakata pada Rabu (26/8) ini, terekam sebuah kamera CCTV.

Insiden bermula ketika pelaku tiba-tiba menghampiri tunawisma laki-laki dan perempuan yang tengah tidur di trotoar dan menyerang mereka menggunakan balok semen.

Saat balok semen dijatuhkan, sang pria segera bangkit dan berhasil kabur. Sementara, perempuan yang terluka terjatuh dan kesakitan.

Dalam rekaman CCTV, pelaku kemudian melarikan diri. Tapi, ia lalu kembali lagi ke lokasi kejadian dan mendapati korban perempuan masih hidup.

Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)
Ilustrasi kekerasan/pemerkosaan. (Shutterstock)

Pria ini kembali mengambil balik semen dan menghantamkannya ke kepala korban hingga membuat perempuan ini tewas.

Mengetahui korban telah meninggal dunia, pelaku lalu menyetubuhi jasadnya, sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.

Polisi menyebut belum mengetahui keberadaan pelaku.

Inspektur Polisi Distrik Hassan, Srinivas Gowda mengonfimasi aksi pelaku yang menghabisi korban terlebih dulu sebelum melecehkannya secara seksual.

baca juga

"Kami menunggu laporan forensik terlebih dahulu, sebelum dapat menambahkan lebih banyak bagian ke Laporan Informasi Pertama karena ini adalah kasus sensitif," ujar Gowda.

"Pria itu belum bisa diidentifikasi dan sudah dibentuk dua tim untuk melacaknya. Selain itu, tim teknis juga dibentuk untuk mencari petunjuk berdasarkan bukti forensik yang terkumpul di lokasi," sambungnya.

Hassan menyebut mereka telah menanyai pria tunawisma lain yang juga diserang pada malam kejadian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Mencari Anaknya, Pria Ini Malah Dianiaya hingga Tewas di Depan Istri

Sedang Mencari Anaknya, Pria Ini Malah Dianiaya hingga Tewas di Depan Istri

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 10:05 WIB

Ngeri, Wanita Ini Lakukan Percobaan Pembunuhan Pakai Bakteri E. Coli

Ngeri, Wanita Ini Lakukan Percobaan Pembunuhan Pakai Bakteri E. Coli

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 19:03 WIB

Pembunuhan Janda Hayati Masih Misterius, Polisi Kesulitan Cari Saksi Kunci

Pembunuhan Janda Hayati Masih Misterius, Polisi Kesulitan Cari Saksi Kunci

Jakarta | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 16:17 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×