Ratusan Mahasiswa Gelar Pesta Kolam Renang, Dibubarkan Polisi

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Senin, 31 Agustus 2020 | 16:16 WIB
Ratusan Mahasiswa Gelar Pesta Kolam Renang, Dibubarkan Polisi
Ilustrasi pesta kolam renang. (Pixabay/Tama66)

Suara.com - Ratusan mahasiswa di Carolina Selatan, kedapatan melanggar aturan pembatasan terkait virus corona dengan berpartisipasi dalam pesta kolam renang yang digelar di akhir pekan lalu.

Menyadur New York Post, acara yang diadakan di Universitas Carolina Selatan ini langsung dibubarkan setelah diketahui oleh pihak berwenang.

Departemen Pemadam Kebakaran Columbia mengatakan pihaknya menghentikan pesta besar-besaran ini pada Sabtu (29/8), usai mendapatkan laporan dari para tetangga yang khawatir.

"Itu hampir seperti Mardi Gras (pesta karnaval jelang paskah)," ujar Kepala Pemadam Kebakaran Columbia, Aubrey Jenkins.

Jenkins menggambarkan suasana saat penggerebekan, kolam renang di apartemen Palmetto Compress ini penuh sesak oleh orang-orang yang berpesta.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Para pengunjung pesta memadati sisi area kolam hingga berdiri di atas kolam rumah, tanpa menerapkan protokol kesehatan.

"Tidak ada yang mempraktikkan jarak sosial atau memakai masker. Banyak orang yang minum miras," kata Jenkins.

Ketika para petugas memerintahkan orang untuk meninggalkan pesta, ada satu orang yang membuat Jenkins cukup terkejut lantaran mengatakan, "Saya tidak dapat tertular Covid-19. Saya kebal terhadap itu."

Area kolam renang di kompleks apartemen yang diiklankan hanya beberapa langkah dari Universitas Carolina Selatan ini kini ditutup oleh petugas pemadam kebakaran hingga pemberitahuan lebih lanjut.

baca juga

Lebih lanjut Jenkins menyebut dirinya akan merekomendasikan penutupan kolam renang lebih lama, sebagai tindakan pencegahan selama pandemi virus corona.

Mereka yang ikut pesta dibebaskan dengan peringatan tapi tidak diberi didenda, meski kota di Columbia menerapkan aturan wajib masker dengan hukuman membayar USD 25 (Rp 364.089), jika melanggar.

Universitas Carolina Selatan (USC), mengaku senang lantaran pihak berwenang telah membubarkan pesta kolam tersebut.

"Kami telah melakukan banyak upaya untuk mencoba dan membuat para mahasiswa melakukan hal yang benar," kata Jeff Stensland, juru bicara USC.

Sepekan sejak sementer musim gugur USC, yang dimulai pada 20 Agustus, setidaknya 620 mahasiswa dinyatakan terinfeksi virus corona.

Disebutkan, enam asrama sekolah di universitas itu dikarantina setelah beberapa orang di setiap rumah positif Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hirup Karbon Monoksida, 20 Orang Keracunan di Pesta Bunker

Hirup Karbon Monoksida, 20 Orang Keracunan di Pesta Bunker

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 13:17 WIB

Tak Cuma Obat Nyamuk dan Lem Aibon, Ciu untuk Pesta Miras Dioplos Excimer

Tak Cuma Obat Nyamuk dan Lem Aibon, Ciu untuk Pesta Miras Dioplos Excimer

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 21:59 WIB

Pesta Miras Berujung Maut di Tangerang: 4 Orang Masih Kritis

Pesta Miras Berujung Maut di Tangerang: 4 Orang Masih Kritis

Banten | Jum'at, 28 Agustus 2020 | 21:17 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×