Ya Ampun, Pengadaan Barang untuk Covid-19 di Banten Banyak Dikorupsi

Iwan Supriyatna

Kamis, 03 September 2020 | 07:53 WIB
Ya Ampun, Pengadaan Barang untuk Covid-19 di Banten Banyak Dikorupsi
Ilustrasi - korupsi. ANTARA/Shutterstock/am.

Suara.com - Kejaksaan Tinggi Banten menerima banyak laporan, terkait dugaan korupsi pada proses pengadaan barang dalam rangka percepatan penanganan virus corona atau Covid-19 di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Provinsi Banten.

Bahkan, Kejati saat ini sedang menunggu hasil audit yang dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintahan (APIP), terkait jumlah kerugian negara pada proses pengadaannya.

Kepala Seksi Penerangan Umum (Kasi Penkum) Kejati Banten, Ivan Siahaan, membenarkan soal banyaknya laporan terkait dugaan korupsi pada proses pengadaan barang untuk kebutuhan Covid-19 di sejumlah OPD di Pemprov Banten.

Saat ini, pihaknya masih melakukan inventarisir dan mengarsipkan, sebelum lakukan pendalaman dari semua laporan dugaan korupsi yang sudah masuk ke pihaknya.

“Laporan yang masuk ke kita, kita inventarisir dan arsipkan. Kita nunggu hasil audit keluar, ketika sudah keluar, baru kita mulai masuk ke tahap penyelidikan,” ujar Ivan seperti dilansir dari Bantennews.co.id jaringan Suara.com, Kamis (3/9/2020).

Ivan juga tidak menampik, banyaknya laporan yang masuk ke pihaknya termasuk laporan soal dugaan korupsi pada proses pengadaan barang untuk penanganan Covid-19 di Badan Penanggulangan Bendana Daerah (BPBD) Provinsi Banten.

“Intinya kita tunggu dulu audit hasil kerugian negaranya. Setelah itu baru kita lanjutkan (proses penyelidikannya),” sambungnya.

Seperti diketahui, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten melakukan pengadaan barang untuk menanganan Covid-19 yang bersumber dari APBD 2020 Provinsi Banten senilai Rp 6,3 miliar. Jumlah tersebut dibelanjakan untuk pengadaan Masker, Hand Sanitizer, Disinfektan dan kebutuhan lainnya.

Informasi yang diperoleh, beberapa item pekerjaan yang dilakukan oleh BPBD Banten diduga bermasalah dan saat ini sedang dilakukan proses penghitungan kerugian negara oleh Inspektorat Banten.

baca juga

Kasus ini sendiri mulai mencuat, setelah adanya surat kaleng yang dilayangkan oleh salah seorang warga Banten bernama Agus Hidayat pada 24 Juni 2020 yang ditujukan kepada Gubernur Banten Wahidin Halim dan Sekretaris daerah Banten Al Muktabar.

Dalam surat tersebut, Agus mengungkap soal dugaan korupsi pada proses pengadaan Hand Sanitizer senilai Rp 2.524.500.000.

Pasca dugaan korupsi pada pengadaan Hand Sanitizer mencuat, belakangan diketahui jika BPBD Banten juga menganggarkan Rp 1,9 miliar untuk pengadaan Disninfektan dan Rp 1,066 miliar untuk pengadaan masker serta dianggarkan untuk pengadaan kebutuhan makan minum serta kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Berita ini sebelumnya dimuat Bantennews.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Kejati Banten Terima Banyak Aduan Dugaan Korupsi Pengadaan Covid-19"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inspektorat Audit Dana Penanganan COVID-19 Rp7,2 Milyar di Banten

Inspektorat Audit Dana Penanganan COVID-19 Rp7,2 Milyar di Banten

Banten | Kamis, 03 September 2020 | 07:40 WIB

Laporan Dugaan Korupsi Pengadaan Covid-19 Terus Meningkat di Banten

Laporan Dugaan Korupsi Pengadaan Covid-19 Terus Meningkat di Banten

Banten | Kamis, 03 September 2020 | 07:27 WIB

Penampakan Jaksa Pinangki Berompi Tahanan dengan Tangan Terborgol

Penampakan Jaksa Pinangki Berompi Tahanan dengan Tangan Terborgol

Foto | Kamis, 03 September 2020 | 06:06 WIB

Terkini

Bahlil Ngaku Belum Tahu Nusron Wahid Ada di Malaysia

Bahlil Ngaku Belum Tahu Nusron Wahid Ada di Malaysia

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:40 WIB

Prinsip Tegas Melaney Ricardo saat Jadi MC Nikahan Anak Niko Kilikili: Bukan Panggung Saya!

Prinsip Tegas Melaney Ricardo saat Jadi MC Nikahan Anak Niko Kilikili: Bukan Panggung Saya!

Entertainment | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Kebakaran di Lorong Sabar Palembang, Belasan Rumah Diduga Hangus dan Warga Dievakuasi

Kebakaran di Lorong Sabar Palembang, Belasan Rumah Diduga Hangus dan Warga Dievakuasi

Sumsel | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Karhutla Ancam Satu Generasi Satwa Liar, Orang Utan hingga Bekantan Kehilangan Habitat

Karhutla Ancam Satu Generasi Satwa Liar, Orang Utan hingga Bekantan Kehilangan Habitat

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:30 WIB

BRImo Berikan Diskon 20 Persen Tiket Konser Dua Dekade DMASIV

BRImo Berikan Diskon 20 Persen Tiket Konser Dua Dekade DMASIV

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Manchester United Pecat Michael Carrick? Peter Schmeichel: Dia Masa Depan Klub

Manchester United Pecat Michael Carrick? Peter Schmeichel: Dia Masa Depan Klub

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:13 WIB

Penembakan di Deli Serdang Tewaskan 1 Anggota Ormas, 3 Terduga Pelaku Ditangkap

Penembakan di Deli Serdang Tewaskan 1 Anggota Ormas, 3 Terduga Pelaku Ditangkap

Sumut | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:12 WIB

Suami Tak Bekerja, Nurjana Berharap Lolos Jadi Jukir Pemkot Bogor Demi Biaya Sekolah Anak

Suami Tak Bekerja, Nurjana Berharap Lolos Jadi Jukir Pemkot Bogor Demi Biaya Sekolah Anak

Bogor | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:10 WIB

NGORBIT: Siap-Siap Nyesek! Dimas Aditya dan Sutradara Bahas Film Beautiful Pain

NGORBIT: Siap-Siap Nyesek! Dimas Aditya dan Sutradara Bahas Film Beautiful Pain

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:10 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Gerindra Klaim Ekonomi Stabil hingga Kemiskinan Menurun

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Gerindra Klaim Ekonomi Stabil hingga Kemiskinan Menurun

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 21:07 WIB

×