Tragis, Ibu Gagal Bunuh Diri Setelah Bunuh Lima Anaknya

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Jum'at, 04 September 2020 | 19:53 WIB
Tragis, Ibu Gagal Bunuh Diri Setelah Bunuh Lima Anaknya
Ilustrasi garis polisi. [Suara.com]

Suara.com - Seorang ibu berumur 27 tahun gagal bunuh diri setelah membunuh lima anaknya. Menyadur The Sun pada Jumat (04/09/2020), wanita ini bernama Christiane K.

Jemazah lima anaknya yang masing-masing berumur 1, 2, 3, 6 dan 8 tahun ditemukan di apartemen di kawasan Solingen, Jerman Barat.

Selain memiliki lima anak, wanita ini juga memiliki seorang putra berumur 11 tahun yang ia bawa naik kereta setelah membunuh lima anak lainnya.

Sang ibu mencoba bunuh diri dalam perjalanan kereta api tersebut. Ia loncat turun ke depan kereta tapi meninggalkan putranya di kabin kereta.

Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)
Ilustrasi kekerasan anak. (shutterstock)

Sang putra berhasil melanjutkan perjalanan ke rumah neneknya di Mönchengladbach, sekitar 30 mil dari kediamannya, seorang diri.

Sementara itu, ibunya berhasil diselamatkan oleh petugas pemadam kebakaran dan kini dalam perawatan medis. Polisi mengatakan dia belum fit untuk ditanyai tentang apa yang terjadi.

Lima anak yang ditemukan tewas diidentifikasi sebagai Melina (1), Leonie (2), Sophie (3), Timo (6) dan Luca (8). Kematian lima anak, tiga perempuan dan dua laki-laki itu sangat mengejutkan warga setempat di Solingen.

Sang ibu melahirkan anak pertamanya ketika dia baru saja berusia 16 tahun tetapi tampaknya kemudian berpisah dengan ayahnya, kata laporan di Jerman.

"Saya benar-benar tidak tahu seberapa putus asa Anda atau apa yang terjadi sehingga dapat melakukan itu kepada anak-anak Anda," kata seorang tetangga.

Christiane K melahirkan anak pertamanya ketika berumur 16 tahun tetapi kemudian berpisah dengan pasangannya, kata laporan di Jerman.

Nenek anak-anak itu, yang tinggal 30 mil jauhnya di Monchengladbach, mengklaim putrinya telah mengakui bahwa dia membunuh kelima anak itu.

Sang nenek menambahkan, putrinya pergi dengan putra sulung dengan tujuan bunuh diri namun aksinya gagal. Polisi kini sedang mendalami kasus ini.

Kepala polisi Solingen, Markus Röhrl, mengatakan kepada kantor berita DPA bahwa insiden itu mengejutkan dan tidak pernah terjadi di wilayah Bergisch sebelumnya.

"Kami belum tahu persis apa yang terjadi kapan dan mengapa, hanya saja itu adalah situasi yang sangat tragis. Kami belum bisa mengatakan apa-apa tentang motifnya. Sang ibu harus diwawancarai."

"Kami menganggap kejahatan dan harus menanyai ibu tentang hal itu, tetapi saat ini dia belum dapat ditanyai."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rendy Bunuh Anak dan Istrinya, Lalu Gagal Bunuh Diri dan Gantung Diri

Rendy Bunuh Anak dan Istrinya, Lalu Gagal Bunuh Diri dan Gantung Diri

News | Senin, 27 Juli 2020 | 16:58 WIB

Kelewat Nakal, Ayah Sewa Preman untuk Bunuh Anak Kandungnya

Kelewat Nakal, Ayah Sewa Preman untuk Bunuh Anak Kandungnya

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 16:06 WIB

Kejam, Ayah Bunuh Anak Perempuan saat Tidur karena Kawin Lari

Kejam, Ayah Bunuh Anak Perempuan saat Tidur karena Kawin Lari

News | Kamis, 28 Mei 2020 | 10:28 WIB

Terkini

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 19:25 WIB

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 18:21 WIB

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:49 WIB

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:21 WIB

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 16:24 WIB

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

Wamendagri Bima: Generasi Muda Harus Siap Pimpin Indonesia Menuju Negara Maju

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:51 WIB

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

Wamendagri Bima Arya Nilai Pacitan Berpotensi Jadi Kota Wisata Unggulan

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:34 WIB

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

Groundbreaking Mapolda DIY, Kapolri Dorong Pelayanan Polisi Berbasis AI dan Data

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:29 WIB

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

Siapa yang Salah? Polisi Periksa 31 Saksi Terkait Kecelakaan Beruntun KRL vs Argo Bromo

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 15:10 WIB

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

Dukung Asta Cita Prabowo, TNI dan Masyarakat Tanami Jagung Lahan 2 Hektare di Cibeber

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 14:45 WIB