5 Peristiwa Nahas Pasien Covid-19: Dibully hingga Diperkosa dalam Ambulans

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 08 September 2020 | 17:09 WIB
5 Peristiwa Nahas Pasien Covid-19: Dibully hingga Diperkosa dalam Ambulans
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Sejumlah pasien positif Covid-19 mendapatkan perlakuan tidak mengenakkan usai divonis terinfeksi virus corona baru.

Ada pasien positif Covid-19 yang diperkosa oleh sopir ambulans hingga jenazah pasien Covid-19 ditolak di sejumlah daerah di Indonesia.

Bahkan, tak sedikit pula pasien positif yang menjadi bahan perundungan sampai dijauhi oleh masyarakat sekitar.

Berikut Suara.com merangkum sederet peristiwa nahas yang dialami oleh mereka yang dinyatakan positif Covid-19, Selasa (8/9/2020).

1. Pasien Covid-19 Diperkosa di Ambulans, Ditelantarkan di Pinggir Jalan

Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Seorang perempuan yang terinfeksi virus corona di India, diperkosa di dalam ambulans oleh sopir.

Menyadur Times of India, perempuan berusia 20 tahun ini dilecehkan dalam perjalanan menuju rumah sakit pada Sabtu (5/9) malam.

Baca selengkapnya

2. Takut Terinfeksi Virus Corona Covid-19, Suami Kunci Istri di Kamar Mandi

baca juga
Ilsutrasi Kamar Mandi. (Foto: Shutterstock)
Ilsutrasi Kamar Mandi. (Foto: Shutterstock)

Virus corona Covid-19 memang membuat masyarakat paranoid karena takut terinfeksi virus penyebab penyakit pernapasan ini. Hal ini pun terjadi pada seorang lelaki asal Lithuania.

Lelaki tersebut memutuskan untuk mengunci istrinya sendiri di kamar mandi apartemen mereka karena ia khawatir istrinya mungkin telah terinfeksi virus corona baru.

Baca selengkapnya

3. Miris! Jenazah Pasien Corona di Banyumas, Sempat Ditolak Beberapa TPU

Bupati Banyumas Achmad Husein berusaha menenangkan warga. [Tangkapan layar video dari WAG]
Bupati Banyumas Achmad Husein berusaha menenangkan warga. [Tangkapan layar video dari WAG]

Sebelum mendapat penolakan warga di Desa Tumiyang Kecamatan Pekuncen, jenazah pasien Corona yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Margono Soekarjo (RSMS) Purwokerto ternyata juga sempat mendapat penolakan penguburan di beberapa tempat.

Dari informasi yang dihimpun Suara.com, jenazah pasien positif Corona tersebut mendapat penolakan pemakaman di tiga tempat. Yakni di Pemakaman Umum Kebondalem, kemudian di Pemakaman Umum Kawasan Teluk Purwokerto Selatan serta di Kompleks Bong China Desa Kedungwringin Kecamatan Patikraja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lahan Makam Corona Menipis, DPRD Minta Pemprov DKI Beli Lagi

Lahan Makam Corona Menipis, DPRD Minta Pemprov DKI Beli Lagi

News | Selasa, 08 September 2020 | 15:29 WIB

Buntut Dua Bapaslon Agam Positif Corona, Puluhan Wartawan Lakukan Tes Swab

Buntut Dua Bapaslon Agam Positif Corona, Puluhan Wartawan Lakukan Tes Swab

News | Selasa, 08 September 2020 | 15:26 WIB

Kerusakan Paru-paru Pasien Covid-19 Disebut Bisa Membaik dalam 3 Bulan

Kerusakan Paru-paru Pasien Covid-19 Disebut Bisa Membaik dalam 3 Bulan

Tekno | Selasa, 08 September 2020 | 16:00 WIB

Terkini

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:55 WIB

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:36 WIB

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 10:50 WIB

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:18 WIB

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:55 WIB

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:33 WIB

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:31 WIB

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:15 WIB

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:02 WIB