Pertamina Sumbang 500 Ribu Masker bagi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga

Fabiola Febrinastri

Kamis, 10 September 2020 | 08:00 WIB
Pertamina Sumbang 500 Ribu Masker bagi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga
Pemberian bantuan Pertamina ke TP-PKK Pusat berlangsung di lobi Gedung A Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020). (Dok : Kemendagri)

Suara.com - PT. Pertamina Persero memberikan bantuan berupa 500 ribu masker atau senilai Rp 1 miliar kepada Ketua Umum Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (Ketum TP-PKK), Tri Tito Karnavian. Bantuan itu diserrahkan dalam kegiatan PKK “Gebrak Masker”, khususnya untuk wilayah DKI Jakarta.

Dalam kegiatan ini, Tri Tito didampingi langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian; Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati; dan Komisaris Pertamina, Condro Kirono. Pemberian bantuan Pertamina ke TP-PKK Pusat berlangsung di lobi Gedung A Kemendagri, Jakarta Pusat, Rabu (9/9/2020).

“Kami mengucapkan terimakasih kepada PT. Pertamina persero, dalam hal ini Direktur Utama PT. Pertamina, Ibu Nicke Widyawati, yang juga disaksikan oleh Komisaris Pertamina Bapak Condro Kirono. Semoga bantuan-bantuan ini akan terus berlanjut yang aman PKK akan menyampaikan kepada masyarakat langsung,” ungkapnya.

Menurut pengakuan Tri, ini bukan kerja sama pertama yang dilakukan TP-PKK bersama PT. Pertamina persero. Sebelum wabah pandemi Covid-19, banyak kerja sama yang pernah dilakukan bersama PT. Pertamina persero untuk mendukung program-program PKK.

“Kerja sama ini bukan hanya pertama kali, tapi sudah dilakukan berkali-kali sebelumnya,” imbuhnya.

Mendagri, yang mendampingi langsung kegiatan PKK Gebrak Masker menyampaikan rasa terima kasih kepada PT. Pertamina Persero. Ia berharap, bantuan ini memberi kontribusi kepada TP-PKK, yang tak hanya membagikan masker, tetapi juga sosialisasi ke masyarakat sehingga dapat memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Saya merasa sangat bahagia, karena hari ini adalah hari yang monumental. TP-PKK menerima dukungan dari Pertamina sebanyak lebih kurang 500 ribu masker kain. Nah, ini sebetulnya sesuai dengan arahan dari presiden. Presiden menyampaikan secara langsung dalam rapat dan juga kepada saya langsung, agar semaksimal mungkin TP-PKK dapat turut memberikan kontribusi untuk sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak),” terangnya.

Melalui dukungan Pertamina, Mendagri mengimbau dan mengajak stakeholder lain, baik perusahaan BUMN maupun swasta untuk terus bekerja sama mendukung program PKK Gebrak Masker. Melalui jaringan TP-PKK yang terbilang luas, masker dapat dibagikan kepada masyarakat yang ada di desa-desa dan kepada masyarakat kita yang tidak mampu sampai ke keluarga-keluarga.

“Berbagai survei mengatakan, kalau semua menggunakan masker, maka 50-60 persen potensi penularan akan bisa disetop, dikurangi. Maka ini masker menjadi hal yang utama,” tegasnya.

baca juga

Sementara itu, Dirut PT. Pertamina persero mengakui, sangat antusias mendukung program PKK Gebrak Masker. Menurutnya, ini merupakan kesempatan yang baik untuk membantu pemerintah Indonesia dalam penanganan covid-19, khususnya di DKI Jakarta. “Kami berharap, gerakan yang dilaksanakan oleh TP-PKK ini dapat memacu seluruh pihak untuk ikut aktif berpartisipasi dalam Program Gebrak Masker, agar penularan dan penyebaran Covid-19 di DKI khususnya, dan di seluruh Indonesia dapat segera kita atasi sehingga kita bisa kembali melakukan kegiatan seperti biasanya dan ekonomi Indonesia kembali berdiri lebih baik lagi,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengamat Politik Kritik Paslon Pilkada yang Tak Taat Protokol Kesehatan

Pengamat Politik Kritik Paslon Pilkada yang Tak Taat Protokol Kesehatan

News | Selasa, 08 September 2020 | 17:46 WIB

Izak Samuel Ongge, Pemuda Papua Berkarier Cemerlang di Kemendagri

Izak Samuel Ongge, Pemuda Papua Berkarier Cemerlang di Kemendagri

News | Sabtu, 05 September 2020 | 08:26 WIB

Sesuai Aturan, Tito Karnavian Minta Paslon Pilkada 2020 Tak Kumpulkan Massa

Sesuai Aturan, Tito Karnavian Minta Paslon Pilkada 2020 Tak Kumpulkan Massa

News | Kamis, 03 September 2020 | 18:50 WIB

Kemendagri: Temuan KTP WNI di Markas ISIS Yaman Diduga Palsu

Kemendagri: Temuan KTP WNI di Markas ISIS Yaman Diduga Palsu

News | Selasa, 01 September 2020 | 17:04 WIB

Perlu Waktu Lebih Lama Bahas Otsus Papua, Marthen Douw: Jangan Cuma 2 Bulan

Perlu Waktu Lebih Lama Bahas Otsus Papua, Marthen Douw: Jangan Cuma 2 Bulan

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:53 WIB

Soal Pembatalan Surat Penunjukan Mendagri Ad Interim, Ini Kata Kemendagri

Soal Pembatalan Surat Penunjukan Mendagri Ad Interim, Ini Kata Kemendagri

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 11:34 WIB

Terkini

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

Penembakan Brutal di Rumah Aman Stade Jerman, 6 Orang Tewas

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:21 WIB

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

Teror Penembakan di Piala Dunia 2026: 1 Orang Tewas, Korban Lainnya Kritis

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:10 WIB

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

Mukjizat! 30 Jam di Bawah Reruntuhan: Bayi 18 Hari Selamat dari Gempa Venezuela

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 07:00 WIB

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

Tragedi Berdarah di Jerman: 6 Tewas dalam Penembakan, Polisi Ungkap Motif Dendam

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:10 WIB

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

China Wajibkan AI di Sekolah: Semua Siswa Wajib Kuasai Kecerdasan Buatan dalam 5 Tahun

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 06:05 WIB

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

Misteri Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi Beijing, Pemerintah Bungkam Sensor Ketat

News | Selasa, 30 Juni 2026 | 05:30 WIB

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

Taruna Akmil akan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat Belajar Mandiri di Asrama Selama 5 Hari

News | Senin, 29 Juni 2026 | 23:37 WIB

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

Tak Lagi 'Macan Ompong', RUU HAM Beri Komnas HAM Kewenangan Penyidikan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 21:35 WIB

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

Menuju Kota Global, Jakarta Kejar Target Bebas Buang Air Sembarangan

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:44 WIB

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

Jangan Terkecoh! Pendakian Gunung Merapi Masih Ditutup, Abaikan Ajakan di Medsos

News | Senin, 29 Juni 2026 | 20:41 WIB

×