Kemendagri: Temuan KTP WNI di Markas ISIS Yaman Diduga Palsu

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Selasa, 01 September 2020 | 17:04 WIB
Kemendagri: Temuan KTP WNI di Markas ISIS Yaman Diduga Palsu
Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah. (Suara.com/Umay Saleh)

Suara.com - Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri ( Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif menduga KTP warga Mojokerto atas nama Syamsul Hadi Anwar yang ditemukan di Yaman merupakan KTP palsu.

Alasannya, KTP yang ditemukan saat penggerebekan markas jaringan ISIS - Al Qaeda and Arabian Peninsula atau AQAP di Al Bayda itu menggunakan Nomor Induk Kependudukan dengan NIK 351513241265002 terdaftar atas nama lain, yakni Ridho Rahman Munanto.

"Iya, saya menduga KTP itu palsu karena saya gak melihat fisik aslinya hanya melihat datanya. Datanya NIK-nya adalah milik namanya Ridho Rahman Munanto," ujar Zudan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (1/9/2020).

Zudan mengatakan, sebelumnya Dukcapil telah melakukan penelusuran data terlebih dahulu berdasarkan NIK yang tertera di KTP di dalam video beredar. Hasilnya, memang NIK tersebut sudah lebih dahulu digunakan atas nama Ridho baru setelahnya dicuri atau dipalsukan ke dalam KTP atas nama Syamsul.

"Jadi sejak tahun 2006 KTP itu kan dibuat 2008 yang tertulis yang ditemukan di luar negeri itu, itu dibuat tahun 2008 masa berlakunya sampai 2013. Kalau dulu kan berlakunya lima tahun. Sedangkan atas nama Ridho itu sudah dibuat sejak tahun 2006. Jadi NIK itu sudah atas nama Ridho sejak tahun 2006," kata Zudan.

Kekinian, Zudan mengatakan pihaknya juga sudah mengklarifikasi langsung ke siempunta NIK. Diketahui Ridho tidak ada kaitannya dengan Syamsul yang KTP palsunya ditemukan di markas ISIS.

"Oh sudah, sudah cek. Orangnya (Ridho) ada di Nganjuk. Enggak (terkait). Jadi NIK-nya Ridho dipakai untuk membuat KTP dengan nama itu, nama yang saya sebutkan tadi, Syamsul Hadi Anwar," ujarnya.

Sebelumnya, video viral berisi rekaman penggerebekan markas jaringan ISIS - Al Qaeda and Arabian Peninsula atau AQAP di Al Bayda, Republik Yaman, membuat geger warga Jawa Timur.

Sebabnya, saat penggerebekan tersebut, ditemukan uang Rupiah dan kartu tanda penduduk warga Kabupaten Mojokerto.

baca juga

Belakangan diketahui, KTP yang ditemukan di markas ISIS - AWAP di Yaman itu adalah milik Syamsul Hadi Anwar.

Pada KTP itu, tertera si pemilik beralamat di Jalan Basket Blok NN Nomor 16 RT1/RW12 Perum Japan Raya, Desa Japan Raya, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Salah satu warga Jalan Basket Blok NN, Yuda mengakui sudah mendengar kabar adanya KTP warga Mojokerto saat penggerebekan markas jaringan ISIS Al Qaeda and Arabian Peninsula.

Namun, Yuda mengatakan, ketika diperiksa, rumah yang sesuai dengan alamat KTP tersebut tidak berpenghuni.

“Rumahnya kosong sudah lama,” kata Yuda, seperti dikutip Suara.com dari Beritajatim.com, Senin (31/8/2020).

Dia mengatakan, sejak video tersebut ramai diperbincangkan pada media sosial, banyak yang mendatangi rumah itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perlu Waktu Lebih Lama Bahas Otsus Papua, Marthen Douw: Jangan Cuma 2 Bulan

Perlu Waktu Lebih Lama Bahas Otsus Papua, Marthen Douw: Jangan Cuma 2 Bulan

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:53 WIB

Penemuan KTP WNI di Markas ISIS, DPR Duga Ada Jaringan Teroris Lain di RI

Penemuan KTP WNI di Markas ISIS, DPR Duga Ada Jaringan Teroris Lain di RI

News | Selasa, 01 September 2020 | 11:19 WIB

Misteri KTP Milik Syamsul yang Ada dalam Markas ISIS di Yaman

Misteri KTP Milik Syamsul yang Ada dalam Markas ISIS di Yaman

Jatim | Senin, 31 Agustus 2020 | 14:32 WIB

Ada KTP WNI Saat Penggerebekan Markas ISIS Yaman, Ternyata Warga Mojokerto

Ada KTP WNI Saat Penggerebekan Markas ISIS Yaman, Ternyata Warga Mojokerto

Jatim | Senin, 31 Agustus 2020 | 10:18 WIB

KTP dan Rupiah di Markas ISIS Yaman, Paranormal: Indonesia Oh Indonesia

KTP dan Rupiah di Markas ISIS Yaman, Paranormal: Indonesia Oh Indonesia

News | Senin, 31 Agustus 2020 | 06:53 WIB

Viral Video Penggerebekan Houthi, Ditemukan KTP Indonesia dan Uang Rupiah

Viral Video Penggerebekan Houthi, Ditemukan KTP Indonesia dan Uang Rupiah

News | Minggu, 30 Agustus 2020 | 10:07 WIB

Soal Pembatalan Surat Penunjukan Mendagri Ad Interim, Ini Kata Kemendagri

Soal Pembatalan Surat Penunjukan Mendagri Ad Interim, Ini Kata Kemendagri

News | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 11:34 WIB

Terkini

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Quality Time Keluarga Tak Harus Lama, yang Penting Hadir Sepenuhnya

Health | Minggu, 27 September 2026 | 21:00 WIB

×