Viral Curhatan soal Sampah Pelanggan di Restoran, Picu Perdebatan Warganet

Dany Garjito | Farah Nabilla | Suara.com

Kamis, 10 September 2020 | 11:41 WIB
Viral Curhatan soal Sampah Pelanggan di Restoran, Picu Perdebatan Warganet
curhatan tentang sampah yang ditinggal begitu saja di meja restoran. (TikTok/@anissriwulandari)

Suara.com - Seorang warganet mengungkapkan curahan hatinya ke media sosial ketika mendapati beberapa pelanggan restoran cepat saji abai terhadap sampah mereka.

Di beberapa meja restoran, ia mendapati beberapa sampah bekas pelanggan yang ditinggal pergi begitu saja usai mereka makan.

Ia pun merekam suasana restoran yang sudah sepi itu dengan ponselnya.

Tampak seorang pegawai restoran sedang membereskan ruangan dan membuang sampah-sampah tersebut dari atas meja.

"Setelah makan ditinggal pergi gitu aja. Padahal sudah tertulis jelas 'Mulai #BudayaBeberes dari diri sendiri'," tulis pemilik akun TikTok @anissriwulandari dalam konten videonya.

Ia juga menunjukkan sebuah tong sampah berwarna merah yang tertulis sebuah kampanye membereskan sampah secara mandiri.

"Mulailah membantu hal-hal kecil di sekitar kita. Enggak ada salahnya kita meringankan pekerjaan orang lain guys," pesan pengguna TikTok tersebut.

Namun, konten berisi peringatan itu justru ditanggapi berbeda oleh publik sosial media. Tidak semua warganet menyetujui pesan @anissriwulandari itu.

Segelintir warganet merasa bahwa budaya membereskan sisa makanan bukan menjadi tanggung jawab seorang pelanggan restoran.

"Oh jadi itu wajib ya? Ya udah deh enggak makan di situ lagi. Masih banyak kok restoran lain yang masih memakai konsep 'tamu adalah raja'," tulis seorang warganet mengomentari konten tersebut.

"Antre, bawa makanan sendiri, harus bersih-bersih sendiri juga??? Bawa kain sama pembersih meja dong kalau makan," protes warganet lain.

"Udah beli makanannya, pesannya antre, bawa pesanan ke meja sendiri, bayar pajak 10% dari pesanan, dan tetap disindir masalah selesai makan langsung ditinggal," imbuh seorang warganet.

Sementara itu, ada pula publik sosial media yang menganggap warga yang protes karena ditegur tersebut sebagai golongan yang tidak memilliki empati.

"Punya duit duit bukan berarti punya etika dan cerdas. Memang susah mengedukasi orang bermental buruk seperti ini dan tidak punya empati. Dimaklumi saja, mungkin menyusahkan orang lain adalah bagian dari iman menurut mereka. Ambil yang baik dan buanf yang buruk," tulis akun Twitter @republikkonten.

"Diajarin bersih kok pada marah?? Ngakak banget, malu harusnya," kata warganet lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buang Sampah Sembarangan, Warga Pekanbaru Didenda Rp 750 Ribu

Buang Sampah Sembarangan, Warga Pekanbaru Didenda Rp 750 Ribu

Riau | Rabu, 09 September 2020 | 16:25 WIB

Jorok! Sampah Plastik Cemari Pantai Dadap Indramayu

Jorok! Sampah Plastik Cemari Pantai Dadap Indramayu

Foto | Rabu, 09 September 2020 | 16:00 WIB

Kisah Nenek di Gunung Merbabu, Bawa Turun Sampah hingga 40 Kg per Hari

Kisah Nenek di Gunung Merbabu, Bawa Turun Sampah hingga 40 Kg per Hari

News | Rabu, 09 September 2020 | 15:34 WIB

Unik, Restoran Ini Hadirkan Menu yang Terinspirasi dari Tren Esports

Unik, Restoran Ini Hadirkan Menu yang Terinspirasi dari Tren Esports

Lifestyle | Rabu, 09 September 2020 | 12:04 WIB

Tak Hanya Pandai Meniru, Kemampuan Burung Ini Mirip Truk Sampah

Tak Hanya Pandai Meniru, Kemampuan Burung Ini Mirip Truk Sampah

Tekno | Rabu, 09 September 2020 | 08:00 WIB

Pemkot Makassar Akan Beli 60 Unit Truk Sampah Compactor

Pemkot Makassar Akan Beli 60 Unit Truk Sampah Compactor

Sulsel | Selasa, 08 September 2020 | 05:35 WIB

Terkini

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:01 WIB