60 Peserta kena Corona, Ketua KPU: Debat Pilkada 2020 Tetap Secara Langsung

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 10 September 2020 | 18:34 WIB
60 Peserta kena Corona, Ketua KPU: Debat Pilkada 2020 Tetap Secara Langsung
Ketua KPU Arief Budiman. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman, memastikan pelaksanaan debat para kandidat pasangan calon kepala daerah yang bertarung di Pilkada 2020 tetap dilaksanakan secara langsung. Namun pengunjung dibatasi dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Hal itu masih sesuai dengan rencana meski kekinian tercatat 60 peserta atau calon kepala daerah positif terinfeksi Covid-19.

"Debat tetap dilakukan secara langsung," kata Arief usai hadiri acara di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2020).

Arief mengatakan, nantinya pelaksanaan debat hanya boleh dihadiri oleh 50 orang saja. Dianjurkan hadir hanya pasangan calon, anggota tim kampanye, KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota serta Bawaslu.

"Jadi selebihnya akan mengikuti secara virtual," ungkapnya.

Nantinya kuota 50 orang harus dibagi-bagi melakukan penyesuaian seberapa banyak pasangan calon yang bertarung.

"Kalau jumlah pasangan calonnya ada dua ya kuota 50 dibagi dua. Kalau paslonnya tiga ya berarti kuota 50 dibagi tiga," tuturnya.

Terkait 60 peserta atau calon kepala daerah yang kekinian dalam kondisi positif covid harus dipastikan dulu dirinya benar-benar sembuh dan sehat.

"Nah kan mereka sudah melakukan isolasi mandiri mudah-mudahan 14 hari ke depan mereka melakukan swab lagi mudah-mudahan hasilnya negatif. Sehingga pasangan calon tersebut sudah mengikuti tahapan pemilihan kepala daerah berikutnya," tandasnya.

baca juga

60 peserta kena Corona

Ketua KPU Arief Budiman menyampaikan perkembangan terbaru jumlah calon kepala daerah yang terpapar Corona (Covid-19).

Berdasarkan data hingga Kamis (10/9/2020) siang tercatat ada 60 peserta Pilkada yang positif terjangkit virus asal Wuhan, China tersebut.

Data itu berdasarkan hasil tes swab yang dijalani calon sebelum mendaftarkan diri.

"Pemeriksaan swab test, laporan sampai dengan hari ini jumlahnya mencapai 60. Per hari ini sampai tadi siang sudah 60 calon dinyatakan positif Covid-19," kata Arief dalam paparan saat rapat di Komisi II DPR, Kamis (10/9/2020).

Arief melanjutkan, 60 calon positif Covid-19 itu tersebar di 21 provinsi. Namun, Arief tidak merinci di wilayah mana saja calon yang positif tersebut.

"Tersebar di 21 provinsi dari laporan yang kami terima dari 32 provinsi," tandas Arief.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marah Check Point PSBB Belum Siap, Wakil Wali Kota Serang: Malu-maluin

Marah Check Point PSBB Belum Siap, Wakil Wali Kota Serang: Malu-maluin

Banten | Kamis, 10 September 2020 | 18:26 WIB

59 Negara Tutup Pintu WNI, KSP: Indonesia Larang Masuk Negara Seluruh Dunia

59 Negara Tutup Pintu WNI, KSP: Indonesia Larang Masuk Negara Seluruh Dunia

News | Kamis, 10 September 2020 | 18:24 WIB

Kasus Covid-19 di Makassar Meningkat, Ribuan Orang Tanpa Gejala

Kasus Covid-19 di Makassar Meningkat, Ribuan Orang Tanpa Gejala

Sulsel | Kamis, 10 September 2020 | 18:06 WIB

RESMI Stadion Patriot Bekasi Jadi Tempat Perawatan Pasien Positif Corona

RESMI Stadion Patriot Bekasi Jadi Tempat Perawatan Pasien Positif Corona

Jakarta | Kamis, 10 September 2020 | 18:02 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×