Menteri Luar Negerinya Soekarno dan Soeharto Lebih Unggul dari Era Jokowi

Siswanto

Jum'at, 11 September 2020 | 06:39 WIB
Menteri Luar Negerinya Soekarno dan Soeharto Lebih Unggul dari Era Jokowi
Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Karier Palar sebagai pengibar bendera NKRI di luar negeri sendiri terus berlanjut. Sejarawan A. B. Lapian dalam Terminologi Sejarah 1945-1950 & 1950-1959 (1996) mengemukakan bahwa selain menjadi Duta Besar RI untuk PBB yang pertama, putra daerah Minahasa ini juga melakoni tugas serupa di India pada 1953 hingga 1956

Pada tahun 1960, konsep 12 mil wiayah perairan dinyatakan konsep kelautan 1939.

Pada zaman kepemimpinan Soeharto, saat itu ada diplomat handal Mochtar Kusumaatmaja. Mochtar menyatakan luas wilayah Indonesia hanya 2.027.087 kilometer persegi tanah diperluas menjadi 5.139.250 atau bertambah banyak 3.166.163 kilometer persegi.

Konsep Nusantara yang dikenal saat ini diadopsi dari era Soekarno. Tahun 1969, Indonesia mengajukan Hukum Selat Kontinental dengan negara tetangga, pada 1973 DPR meloloskan Archipelago Outlook dan dimasukan dalam GBHN, yakni istilah Tanah Air.

Belum lagi Menteri Luar Negeri Ali Alatas yang punya prestasi mentereng, salah satu prestasi spekatkuler yang dibuat Ali sebagai diplomat adalah mewujudkan perdamaian di Kamboja.

Dia bersama PM Kamboja saat itu, Hun Sen, Ali berhasil mengakhiri perang melawan Khmer Merah yang diperkirakan menewaskan antara 1,4 hingga 2,2 juta jiwa warga sipil.

Dalam pemerintahan Soekarno ada tiga politik luar negeri, yakni Menteri Luar Negeri Adam Malik tahun 1966-1978 dan Mochtar Kusumaatmaja 1978-1988 nasionalis-sekuler. Politik luar negeri sebelum Orde Baru. Pertama, periode Revolusi (1945-1949). Kedua, periode Demokrasi Parlementer (1950-1958). Dan ketiga, periode Demokrasi Terpimpin (1959-1965)

Pada 2 September 1948, Hatta berpidato di depan kelompok kerja KNIP yang isinya dikenal awal politik bebas aktif.

Hatta berpendapat politik luar negeri Indonesia harus ditentukan oleh kepentingan Indonesia sendiri dan dijalankan dengan situasi dan kenyataan yang dihadapi.

baca juga

Kabinet pertama 1949-1950, Hatta dianggap arsitek utama politik luar negeri Indonesia dam menolak bersekutu dengan negara adidaya. Kabinet Sukiman dari Masyumi menanda-tangani perjanjian mutual security dengan Amerika Serikat dengan tujuan memperoleh bantuan ekonomi dan politik.

Setelah Irian Barat Politik Luar Negeri Indonesia tetap militan. Soekarno membagi dua menjadi Nefos (New Emercing Forces) dan Oldefos (Old Established Forces) Barat.

Saat Indonesia keluar dari PBB, Soekarno mengajukan dibentuknya Conefo (Confrence of New Emerging) untuk menandingi PBB dan didukung oleh Beijing dan markas di Jakarta dengan poros Beijing-Pyong Yang-Hanoi-Jakarta dengan orientasi anti barat.

Awal Orde Baru terumus politik luar negeri militer (Departemen Pertahanan dan Keamanan HANKAM, Lemhanas, Badan Koordinasi Intelejen Negara (BAKIN) dan Deplu.

Selain Adam Malik, Mochtar Kumumaatmaja, Ali Alatas Indonesia punya diplomat ulung Anwar Sani (dubes di PBB), Hasyim Jalal Ahli Kelautan dan Nana Sutresna.

Keputusan dibuat penasihat Soeharto, Kopkamtib (Jenderal Soemitro), Bakin (Benny Moerdani), CSIS (Ali Moertopo) Bappenas (Ali Wardhana, Widjojo Nitisastro), Deplu (A Malik).

"Ada banyak prestasi yang ditorehkan diplomat ulung di era Soeharto. Berbeda dengan saat ini, saya belum melihat prestasi membanggakan yang dibuat," kata Jerry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bantah Makar, Budi Arie Ungkit Jasa Menangkan Prabowo: Dukungan Tak Geser Sejengkal Pun!

Bantah Makar, Budi Arie Ungkit Jasa Menangkan Prabowo: Dukungan Tak Geser Sejengkal Pun!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 18:03 WIB

Purbaya Kritik Kebijakan Ekonomi Era Jokowi, 10 Tahun Sektor Swasta Tumbuh Lambat

Purbaya Kritik Kebijakan Ekonomi Era Jokowi, 10 Tahun Sektor Swasta Tumbuh Lambat

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 17:05 WIB

Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Lepas Landas

Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Lepas Landas

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:54 WIB

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Bicara Etika Kekuasaan di Ponpes Al Falah, Jokowi Ingatkan Dirinya Tetap Orang Kampung

Video | Selasa, 01 September 2026 | 19:00 WIB

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

Tambang Ilegal di Bukit Soeharto Disikat Satgas PKH, Potensi Denda Tembus Rp147 Miliar

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 20:52 WIB

Viral! Akun Resmi Jokowi Mendadak Repost Konten Melva Pardede Lalu Dihapus Lagi, Ada Apa?

Viral! Akun Resmi Jokowi Mendadak Repost Konten Melva Pardede Lalu Dihapus Lagi, Ada Apa?

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Tanggapi Spekulasi Budi Arie Soal 'Percepatan', Puan: Ikuti Konstitusi, Pemerintahan Per Lima Tahun

Tanggapi Spekulasi Budi Arie Soal 'Percepatan', Puan: Ikuti Konstitusi, Pemerintahan Per Lima Tahun

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:36 WIB

Viral Rapper Jepang Young Coco Disebut Mirip Jokowi, Netizen: Ini Lil Owi!

Viral Rapper Jepang Young Coco Disebut Mirip Jokowi, Netizen: Ini Lil Owi!

Entertainment | Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:24 WIB

Tantang Sumpah Pocong! Botok Bantah Aksi Rakyat Pati di DPR Ditunggangi Jokowi

Tantang Sumpah Pocong! Botok Bantah Aksi Rakyat Pati di DPR Ditunggangi Jokowi

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:16 WIB

Tak Mau Seret Jokowi, Budi Arie Siap Bertanggung Jawab Terkait Isu Percepatan Pemilu

Tak Mau Seret Jokowi, Budi Arie Siap Bertanggung Jawab Terkait Isu Percepatan Pemilu

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Java United FC Tak Gentar Mulai Liga dengan Minus Dua Poin

Jawa Tengah | Jum'at, 04 September 2026 | 22:56 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 22:51 WIB

×