Bambang Tri Siap Jadi Saksi Sidang Ijazah Jokowi, Klaim Punya Bukti Baru dari Buku Sri Adiningsih

Dwi Bowo Raharjo Suara.Com
Selasa, 23 Desember 2025 | 16:46 WIB
Bambang Tri Siap Jadi Saksi Sidang Ijazah Jokowi, Klaim Punya Bukti Baru dari Buku Sri Adiningsih
Presiden ke-7 Jokowi. [Suara.com/Ari Welianto]
Baca 10 detik
  • Bambang Tri Mulyono, penulis buku Jokowi Undercover, siap menjadi saksi fakta dalam sidang dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi.
  • Bambang mengklaim punya bukti baru dari buku Sri Adiningsih tentang perbedaan tahun kelulusan dengan Jokowi.
  • Ia juga menyoroti kejanggalan fisik skripsi Jokowi, termasuk penggunaan jenis huruf yang dianggap tidak lazim.

Suara.com - Penulis buku Jokowi Undercover, Bambang Tri Mulyono, menyatakan kesiapannya untuk hadir sebagai saksi fakta dalam persidangan terkait dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Dalam sebuah podcast bersama Poempida Hidayatulloh, Bambang menegaskan bahwa dirinya ingin memberikan keterangan untuk memperkuat gugatan yang juga dilayangkan oleh Roy Suryo dan rekan-rekan lainnya.

Bambang Tri mengklaim memiliki bukti baru yang bersumber dari buku “Dewan Pertimbangan Presiden 2015-2019: Sejarah, Tugas, dan Fungsi” almarhumah Sri Adiningsih, mantan Ketua Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Menurut Bambang, dalam buku tersebut terdapat data tahun lulusan Sri Adiningsih yang menunjukkan kejanggalan garis waktu pendidikan antara Sri Adiningsih dan Joko Widodo, padahal keduanya diakui sebagai teman seangkatan saat di SMP 1 Surakarta.

"Di buku itu jelas tahun berapa Bu Sri lulus SMP, SMA, dan masuk UGM. Lah kok semuanya beda dengan Jokowi, padahal beliau menyatakan dengan tegas satu angkatan," ujar Bambang Tri dalam kanal Youtube Forum Keadilan TV, Selasa (23/12/2025)

Ia merinci bahwa berdasarkan data buku tersebut, Sri Adiningsih baru masuk UGM pada tahun 1981, sementara Jokowi mengaku masuk pada tahun 1980.

Menurutnya jika benar mereka satu angkatan sejak SMP, menurut Bambang, seharusnya tahun kelulusan dan tahun masuk universitas mereka menunjukkan angka yang sama atau serupa.

Selain masalah timeline, Bambang Tri juga menyoroti kejanggalan pada fisik skripsi Presiden Jokowi yang pernah beredar di media sosial.

Ia mengklaim skripsi tersebut menggunakan font Times New Roman, yang menurut risetnya belum menjadi standar atau umum digunakan pada masa kelulusan Jokowi.

Baca Juga: Buku "Jokowi's White Paper" Ditelanjangi Polisi: Cuma Asumsi, Bukan Karya Ilmiah

"Itu tertulis di buku saya, tidak mungkin kalau bukan skripsi palsu karena ditulis dengan font Times New Roman," ujar Bambang Tri

Selain itu, Bambang juga meragukan sosok Pak Kasmudjo yang ditampilkan ke publik sebagai dosen pembimbing skripsi Jokowi. Ia menyatakan memiliki data yang berbeda mengenai siapa sebenarnya pembimbing skripsi tersebut.

Reporter: Tsabita Aulia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI