Pasien Corona yang Bunuh Diri di RSD Wisma Atlet Diduga Sulit Adaptasi

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Jum'at, 11 September 2020 | 18:50 WIB
Pasien Corona yang Bunuh Diri di RSD Wisma Atlet Diduga Sulit Adaptasi
Sejumlah petugas berjaga di depan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, Kamis (19/3). [ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra]

Suara.com - Seorang pasien positif Covid-19 yang tengah dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat tewas diduga akibat bunuh diri.

Pasien berinisial SP ini melompat dari Tower 6 hingga nyawanya tidak dapat tertolong, Selasa (8/9/2020) malam. Pemicu pasien terjangkit Corona itu bunuh diri akhirnya terungkap.

Dugaan sementara, SP nekat mengakhiri hidupnya itu dengan bunuh diri karena memiliki riwayat sulit untuk menyesuaikan diri.

"(Pasien melompat) sudah punya riwayat sebelumnya, yakni riwayat kesulitan penyesuaian diri ya," kata Tim Psikologi RSD Wisma Atlet, Mayor Inf Yosua Pasaribu di Wisma Atlet, Kemayoran, Jumat (11/9/2020).

Menurut Yosua, kesimpulan itu didapat usai pihaknya mendalami data 1600 pasien yang menjalani perawatan di Wisma Atlet.

"Ya terkait yang itu (pasien diduga bunuh diri) memang kita turut prihatin, ya kita turut prihatin bahwa dari 1.600 pasien saat itu yang sudah kita data dalami kita sentuh ternyata ada yang mempunyai riwayat sebelumnya seperti itu," ungkapnya.

Kendati begitu, Yosua mengaku tak mengetahui lebih detil terkait kejadian tersebut. Menurut sepengetahuannya pasien nekat lompat lantaran diduga memiliki riwayat sulit menyesuaikan diri.

Sementara itu terkait pengamanan pasien, Yosua mengatakan, semua sudah dilakukan secara maksimal. Dimana setiap perawat selalu berjaga mengawasi pasien.

"Bisa lihat ini stand by 24 jam, dalam itu setiap lantai itu ada perawat yang stand by perawat stand by," tandasnya.

baca juga

Terjun Bebas

Saat makin bertambahnya pasien Covid-19 yang dirawat, RSD Wisma Atlet Kemayoran digemparkan dengan kasus tewas seorang pasien diduga bunuh diri dengan cara melompat dari Tower 6 rumah sakit.

"Satu orang meninggal bunuh diri lompat dari Tower 6," ujar Perwira Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian, dalam keterangan pers tersebut di Jakarta, Rabu (9/9/2020).

Aris mengungkapkan pasien yang meninggal berinisial SP berusia 42 tahun. Namun, dia mengaku tak memiliki informasi detail terkait peristiwa bunuh diri itu. Dia hanya menyebut bahwa kejadian nahas itu diduga terjadi pada Selasa sekitar pukul 21.30 WIB.

"(Kejadiannya) kemarin kalau tidak salah. Pukul 21.30 WIB mungkin kejadiannya. Untuk yang lainnya kami tidak tahu, hanya keterangan itu saja," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Minta Pemprov DKI Ambil Alih Wisma Atlet, DPRD DKI: Daripada Kosong Jadi Tempat Kuntilanak

Minta Pemprov DKI Ambil Alih Wisma Atlet, DPRD DKI: Daripada Kosong Jadi Tempat Kuntilanak

News | Rabu, 01 Februari 2023 | 19:35 WIB

Terkini

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

×